MAKKAH, CILACAP.INFO – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menyatakan bahwa seluruh jamaah haji Indonesia telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.
Dengan demikian, rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah selesai dilaksanakan.
Menteri Haji mengapresiasi ketertiban para jamaah serta dedikasi petugas selama fase Armuzna. Selain itu, layanan kepada jamaah akan terus berlanjut, termasuk pendampingan bagi jamaah yang masih akan menyelesaikan tawaf ifadah.
“Mulai 1 Juni 2026, jamaah haji Indonesia akan dipulangkan secara bertahap ke Tanah Air. Pada waktu yang bersamaan, Kementerian Haji juga mulai mempersiapkan penyelenggaraan Haji 2027 melalui evaluasi dan perbaikan layanan sejak dini,” jelas H Moch. Irfan Yusuf, pada hari Minggu (31/5).
Kepulangan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2026
Jamaah haji Indonesia untuk tahun 2026 direncanakan untuk pulang mulai dari 1 Juni hingga 1 Juli 2026.
Puncak rangkaian ibadah haji 2026 telah berlalu. Pada 31 Mei 2026, sebagian jamaah haji dari kelompok awal mulai mempersiapkan kepulangan ke Tanah Air.
Kepulangan kelompok pertama jamaah haji Indonesia akan dimulai pada 1 Juni 2026, bersamaan dengan berakhirnya pelaksanaan puncak ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang dimulai sejak Senin, 25 Mei 2026, dan berakhir pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Dendi Suryadi, mengatakan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi saat ini tengah mematangkan rencana kepulangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Air yang akan dimulai pada 1 Juni 2026.
Beliau menjelaskan bahwa proses pemulangan jamaah haji akan berlangsung dengan tertib sesuai dengan jadwal keberangkatan kelompok terbang (kloter) dari Indonesia.
“Kloter pertama dari Tanah Air berangkat pada 22 April 2026. Idealnya, mereka akan menjadi kelompok pertama yang pulang pada 1 Juni,” ungkap Dendi di Mekkah, pada hari Sabtu, 30 Mei 2026.
Kepulangan jamaah haji Indonesia untuk tahun 2026 akan dibagi menjadi dua gelombang, dengan penerbangan yang akan mendarat di berbagai embarkasi di seluruh Tanah Air.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah merilis secara resmi Jadwal Kepulangan Haji 2026 untuk Gelombang I dan II.
Berikut adalah rincian jadwal kepulangan jamaah haji 2026:
1. 1 Juni 2026/15 Zulhijah 1447 H: Awal pemulangan jamaah haji gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air.
2. 1 Juni 2026/15 Zulhijah 1447 H: Awal kedatangan jamaah haji gelombang I di Tanah Air.
3. 7 Juni 2026/21 Zulhijah 1447 H: Awal pemberangkatan jamaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.
4. 15 Juni 2026/29 Zulhijah 1447 H: Akhir pemulangan jamaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air.
5. 16 Juni 2026/1 Muharam 1448 H: Tahun Baru Hijriah 1448 H.
6. 16 Juni 2026/1 Muharam 1448 H: Awal pemulangan jamaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
7. 16 Juni 2026/1 Muharam 1448 H: Awal kedatangan jamaah haji gelombang II di Tanah Air.
8. 21 Juni 2026/6 Muharam 1448 H: Akhir pemberangkatan jamaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.
9. 30 Juni 2026/15 Muharam 1448 H: Akhir pemulangan jamaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
1 Juli 2026/16 Muharam 1448 H: Penutupan kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air

