Jangan Meladeni Orang yang Marah di Media Sosial tanpa Sebab

ilustrasi marah marah by pixabay
ilustrasi marah marah by pixabay

CILACAP.INFO – Edisi Minggu, 29 Oktober 2023, Media Sosial diciptakan untuk mempertemukan satu pengguna dengan pengguna lainnya, seperti teman, saudara maupun orang yang tidak dikenalinya sama sekali.

Tiap-tiap Media Sosial juga dilengkapi dengan kolom komentar dan pesan yang memungkinkan pengguna dapat saling berinteraksi melalui kolom komentar dan pesan.

Hemat kami, Media Sosial adalah media Jurnalisme Warga dan Media Sharing, namun bisa juga menjadi Media Promosi dan lain-lain.

Terkini, Media Sosial dianggap sebagai dunia kedua setelah dunia nyata bahkan sudah dianggap sebagai sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia sehari-harinya.

Berbagai cara dan kemampuan yang diketahui penggunanya juga dapat menarik minat pengguna lainnya, meski terkadang ada yang iri dan benci. Hal seperti ini pastilah ada.

Perasaan Iri dalam diri seseorang bisa muncul dikarenakan akun miliknya tidak bisa menjangkau secara luas meskipun pengikutnya juga terbilang banyak.

Sedangkan pengguna yang merasa Benci itu bisa jadi ia juga adalah anggota atau tim admin di suatu halaman yang ia atau sekelompok orang/pengguna memilikinya.

Tidak hanya itu, Benci bisa muncul karena salah persepsi dan salah mengartikan apa yang ditulis dan diunggah orang lain. Benci juga bisa datang karena Fanatisme berlebih.

Seseorang yang sudah fanatik berlebihan maka bisa menjadi apa yang dia lihat akan menjadi salah meskipun orang lain memposting biasa saja.

Ada juga yang karena saking fanatik berlebihan, ketika ada orang lain menggunggah suatu kata-kata yang di dalamnya terdapat figur dan tokoh, lalu ia marah tanpa kejelasan.

Hal yang demikian ini menjangkit orang yang fanatik berlebihan, dan saking tidak sukanya atau saking bencinya, dia akan melihat suatu kalimat bernada baik pun menjadi buruk di matanya.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS
iklan pemilu h sarif abdilah

Berita Terkait