Rektor UMP Support Agar PPM Zam-Zam Cilongok Menjadi Pesantren Terbesar Sedunia

Para Wisudawan Angkatan IX MBS Zam-Zam Cilongok
Para Wisudawan Angkatan IX MBS Zam-Zam Cilongok

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Pesantren (BPP) PPM Zam-zam sekaligus Ketua PCM Cilongok, Bapak KH Casiwan HS berpesan: “Kalian adalah anak-anak yang sangat luar biasa, selamat dan sukses, jagalah nama baik persyarikatan, amalkan ilmu-ilmu yang telah didapatkan, ingatlah ikrar alumni yang telah diucapkan”.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU) antara PPM Zam-Zam Muhammadiyah oleh Ustadz Arif Fauzi, Lc,. M.Pd selaku Direktur dengan UMP oleh Assoc. Prof. Dr. Jebul Suroso selaku Rektor, terkait dengan upaya-upaya peningkatan kualitas layanan meliputi bidang pendidikan, sumber daya manusia serta pengabdian masyarakat. Selanjutnya dilakukan MoU antara PPM Zam-Zam Muhammadiyah dengan Pimpinan Cabang Istimewa (PCIM) Amerika Serikat diwakili oleh Bapak Duta Mardin Umar.

Kepala SMA MBS Zam-Zam, Ustadz Pandi Yusron, B.SH., M.H, memaparkan bahwa jumlah keseluruhan santri yang diwisuda adalah 282 anak telah dinyatakan lulus 100 prosen. Mereka terdiri dari 115 putra dan 167 putri yang tersebar dari santri Program IPA: 109 anak, Program IPS: 83 anak, Program Bahasa dan Budaya: 43 anak, Program KMI: 47 anak.

“Secara umum mereka lulus dengan hasil yang memuaskan dengan torehan-torehan prestasi akademik maupun non-akademik. Untuk capaian tahfidz, rata-rata wisudawan/wati telah memiliki hafalan 5 juz ke atas, dengan rincian hanya 17 prosen dari total santri yang mencapai target pas, yaitu 3 juz dalam setahun. Selebihnya atau 83 % telah melampaui target. Santri hafal antara 4 – 9 juz (204). Hafalan 10 – 19 juz (22 santri), hafalan 20 – 29 juz (3 santri) dan yang selesai 30 juz (3 santri). Sedangkan keterserapan study lanjut di perguruan tinggi, meskipun baru diwisuda, ada 117 anak (41,5 %) yang sudah diterima di PTN dan sebanyak 68 anak diterima di PTS dan yang terbanyak adalah di UMP sejumlah 24 anak yang dua di antaranya diterima di Fakultaas Kedokteran. Santri lainnya masih berproses masuk di Universitas Madinah dan Turki. Sementara dalam bidang non akademik, santri MBS Zam-zam dapat berprestasi tingkat Kabupaten/ Kota tingkat Karesidenan (29), Prestasi tingkat Provinsi (8), prestasi tingkat Nasional (23). Jadi total ada 60 kejuaraan untuk santri yang saat ini diwisuda. Ini merupakan anugerah tersendiri buat kami PPM Zam-Zam, mengingat pondok terbesar di Jawa Tengah ini bukan pondok khusus tahfidz. di sini anak-anak ditempa dengan berbagai kegiatan, mapel saja ada 22, tetapi mereka masih bisa menghafal al-Qur’an dengan capaian yang sangat menggembirakan dan membanggakan,” tandas Wadir Tarbiyah.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait