Musim Hujan Diprediksi Mundur 2 hingga 3 Desarian

BMKG Logo
BMKG Logo

Cilacap.info – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan pada bulan Oktober 2019.

Dalam prakiraan tersebut BMKG merilis bahwa. 48,1 persen wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan dengan kategori menengah. 35,24 persen mengalami curah hujan rendah, dan 16,66 persen lagi mengalami curah hujan tinggi. 

Sedangkan prakiraan sifat hujan pada Oktober 2019 menunjukkan bahwa 61,22 persen wilayah Indonesia mengalami sifat hujan Bawah Normal. 19,91 persen mengalami sifat hujan Atas Normal, dan 18,87 persen diprakirakan mengalami sifat hujan Normal.

Sementara itu prakiraan curah hujan pada September 2019 menunjukkan bahwa sebanyak 50,31 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori rendah. 37,99 persen mengalami curah hujan kategori menengah, dan 11,7 persen mengalami curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi.

Sedangkan prakiraan sifat hujan pada bulan September 2019 menunjukkan bahwa sebanyak 69,07 persen wilayah Indonesia mengalami sifat hujan Bawah Normal. 18,32 persen mengalami sifat hujan Atas Normal, dan 12,62 persen mengalami sifat hujan Normal.

Adapun pada bulan Juli 2019, curah hujan ekstrem harian dengan kategori lebat (50 – 100 mm/hari) terjadi di 15,6 persen titik observasi curah hujan di Indonesia. Sedangkan curah hujan sangat lebat (> 100 mm/hari terpantau pada 3,19 persen titik observasi.

Pada awal Oktober 2019, hujan akan turun pada sebagian besar wilayah selatan Jawa Tengah. Seperti daerah pegunungan Slamet meliputi Kabupaten Tegal, Purbalingga, Banjarnegara, dan sebagian Kabupaten Banyumas.

Sedangkan wilayah yang akan mengalami musim hujan terakhir dibanding perkiraan awal, yakni daerah Pati, Rembang, sebagian Jepara dan Kudus.

Untuk bulan November hampir di semua daerah Jawa Tengah di antaranya sebagian besar Kabupaten Batang, Pekalongan, Kendal, Blora, Grobogan, Brebes, Wonosobo.

Temanggung, Semarang, Magelang, Demak, Kudus, Klaten, kota Solo, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri. Serta wilayah tengah Kabupaten Tegal dan Pemalang sebagian Kota Solo, Karanganyar dan Sukaharjo. 

Musim hujan mundur selama 2-3 dasarian dari perkiraan awal, jadi bisa dikatakan awal musim hujan di wilayah tersebut akan mengalami musim hujan di bulan Desember.

Dengan datangnya musim hujan tersebut, BMKG memprediksi musim peralihan atau transisi antara musim kemarau ke musim penghujan bisa memicu terjadinya cuaca ekstrem.(*/kominfo)


Penulis : Jurnalisme Warga
Editor : bayu
Jumlah Artikel 43 Pos