Keunikan Tradisi Syuroan di Cigintung Wanareja Cilacap

oleh

CILACAP.INFO – Ada yang unik di sebuah dusun di Desa Adimulya, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (jateng). Jum’at, 11 September 2020.

Terlihat dari kejauhan ketika kaki melintas di dusun bernama Cigintung, Desa Adimulya. Tampak banyak masyarakat sedang berkumpul.

Rupanya, acara tersebut adalah acara Tasyakuran dan juga peresmian jalan yang baru dibangun oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Adimulya.

Acara tersebut digelar sesuai protokoler, yakni dengan penyemprotan disinfektan.

Turut serta hadir dalam kegiatan tersebut, segenap unsur dari Pemerintah Kecamatan Wanareja, Pol PP Polsek Wanareja, Kades Adimulya.

Baca Juga :   Pine Forest Tourism in Wanareja Cilacap

Tokoh Masyarakat (Tomas) setempat, Kiai Daldiri ketika dimintai keterangan, ia mengatakan bahwa acara tersebut adalah acara syukuran atas persemian jalan.

“Kebetulan persemian jalan ini, juga bertepatan dengan bulan syuro, sehingga acara tasyakuran ini digelar dan juga dengan pembagian berkat untuk masyarakat dengan wadah yang terbuat dari bambu.” Ucap Kiai Daldiri.

Ia menjelaskan, bahwa wadah terbuat dari bambu itu sebagai bentuk nguri-nguri budaya leluhur (merawat tradisi atau warisan leluhur).

Selain daripada itu, wadah yang terbuat dari bambu tersebut dapat mengedukasi masyarakat agar bisa memanfaatkan alam, salahsatunya yakni sebagai sumber ekonomi.

Baca Juga :   Karnaval HUT RI Ke-74 di Majenang dan Wanareja Meriah

“Masyarakat terkini, sudah banyak yang beralih dari bambu ke plastik, oleh sebab itu dengan adanya hal seperti ini, nantinya dapat membantu perekonomian para pengrajin bambu.” Jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Adimulya, Masdin mengatakan, bahwa jalan yang telah rampung di aspal itu, yakni sepanjang 570 meter.

Adapun, masih kata dia, pengerjaan itu memakan waktu selama 8 hari. “Dengan telah rampungnya jalan ini, maka kami dari Pemdes Adimulya dengan menggandeng masyarakat setempat, menggelar acara syukuran.” Kata Masdin.