15 Desa di Cilacap Alami Kekeringan, BPBD Salurkan Air Bersih

Babinsa Koramil 16 Wanareja Distribusikan Air Bersih untuk Warga yang Terdampak Kekeringan (ilustrasi berita)
Babinsa Koramil 16 Wanareja Distribusikan Air Bersih untuk Warga yang Terdampak Kekeringan (ilustrasi berita)

CILACAP.INFO – Dampak musim kemarau pada tahun 2026 ini, sejumlah desa di Kabupaten Cilacap terdampak kekeringan, tercatat berdasarkan data pendistribusian air bersih oleh BPBD Cilacap, 15 Desa dari 9 Kecamatan terdampak.

Adapun kedelapan desa dari sembilan kecamatan tersebut meliputi Nusawungu (Desa Klumprit dan Kedungbenda), Jeruklegi (Desa Karangkemiri), Gandrungmangu (Desa Cinangsi), Patimuan (Desa Cimrutu dan Rawaapu), Kampunglaut (Desa Ujungalang) dan Adipala (Desa Karangbenda), Adipala (Desa Karangbenda), Wanareja (Desa Madura), Kawunganten (Desa Bojong dan Kubangkangkung), dan Bantarsari (Desa Binangun).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo menyampaikan, bahwa hingga Minggu, 19 Juli 2026, telah didistribusikan sebanyak 420.000 liter air bersih atau setara dengan 80 tangki, yang bersumber dari APBD Kabupaten Cilacap dan CSR.

“Adapun rincian bantuan air bersih dari APBD Kabupaten Cilacap sebanyak 53 tangki atau setara 248.000 liter, CSR 27 tangki atau setara 144.000 liter dan CSR yang terlibat PMI Kabupaten Cilacap 24 tangki (120.000 liter), Siaga Peduli Kabupaten Cilacap 3 tangki (24.000 liter),” tutur Taryo, Minggu, 19 Juli 2026 .

Taryo mengungkapkan bahwa BPBD Kabupaten Cilacap terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdampak bencana kekeringan.

Mengenai realisasi distribusi air bersih yang telah dilakukan, yakni 420.000 liter air bersih atau setara 80 tangki air bersih dengan total 4.471 Kepala Keluarga dan 15.000 jiwa penerima manfaat.

“BPBD Kabupaten Cilacap akan terus melakukan pemantauan kondisi kekeringan serta siap menyalurkan bantuan air bersih sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Taryo mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air, menjaga lingkungan dan siapsiaga dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.

Ia mengajak untuk bersama menggunakan air secara bijak, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

“BPBD Kabupaten Cilacap akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara optimal,” pungkasnya.

Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait