CILACAP.INFO – Basarnas Cilacap dan Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang warga yang diduga hilang di pantai Bunton, Kecamatan Adipala di hari kedua pada Kamis, 16 Juli 2026.
Koordinator Operasi SAR dari Kantor SAR Cilacap, Trisno menyampaikan, adapun korban yang tengah dalam pencarian tersebut yakni bernama Martomiharjo (57) warga Jalan Cangkring No. 8 RT 01 RW 03, Desa Adipala, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Cilacap pada Rabu (15/7) pukul 13.00 WIB dari pihak keluarga.
“Menurut informasi dari keluarga, korban meninggalkan rumah pada Selasa (14/07) sore menggunakan sepeda tanpa berpamitan. Keesokan harinya, sepeda korban ditemukan di tepi Sungai Domplang sehingga keluarga meminta bantuan Basarnas Cilacap untuk melakukan operasi pencarian,” tutur Trisno.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Cilacap memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan. Namun Hingga sampai saat ini, korban masih dalam pencarian.
“Di hari kedua pencarian ini, Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap Korban. namun Hingga pencarian berakhir pada pukul 17.00 WIB, korban masih belum ditemukan,” ujarnya.
Trisno menjelaskan bahwa pencarian hari kedua diawali dengan briefing pada pukul 07.00 WIB untuk menyusun strategi operasi dan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
“Pada hari kedua ini, pencarian kami fokuskan dengan membagi tiga SRU. SRU pertama melakukan penyisiran di atas permukaan air menggunakan LCR di sekitar lokasi kejadian dengan luas pencarian sekitar 3 nautical mile. Sementara SRU kedua dan ketiga melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki masing-masing ke arah barat dan timur dari lokasi kejadian sejauh radius 2 kilometer,” jelas Trisno.
Pada pukul 12.00 WIB, seluruh SRU melaksanakan evaluasi sementara. Hasil pencarian hingga waktu tersebut masih nihil sehingga operasi dihentikan sementara untuk istirahat dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB sesuai rencana operasi.
Pencarian kembali dilakukan hingga sore hari dengan menyisir area-area yang dianggap berpotensi, baik di jalur perairan maupun daratan. Namun hingga pukul 17.00 WIB, keberadaan korban masih belum berhasil ditemukan.
“Dari hasil pencarian hari kedua, korban masih belum ditemukan. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Jumat, 17 Juli 2026 pukul 07.00 WIB dengan evaluasi serta pengembangan area pencarian berdasarkan informasi yang ada,” tambah Trisno.
Operasi SAR melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Cilacap, Polsek Adipala, Koramil Adipala, BPBD Cilacap, Polairud, Cilacap Rescue, SAR Arnavat, Bagana Cilacap, serta keluarga dan masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan didukung dengan satu unit Rescue Car Type II, satu unit LCR, satu set peralatan air lengkap, satu set peralatan medis, serta empat set alat komunikasi.
Selama pelaksanaan pencarian, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah berawan sehingga cukup mendukung kegiatan operasi.
Kantor SAR Cilacap mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkan kepada Tim SAR Gabungan di Posko Operasi SAR guna membantu mempercepat proses pencarian.
Operasi akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel yang bertugas.

