BREBES, CILACAP.INFO – Upaya pencarian terhadap seorang lansia yang hilang di Hutan Wanatirta Paguyangan Brebes masih nihil sampai hari ketujuh, operasi SAR ditutup dan dilanjutkan pemantauan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar menyampaikan, Unit Siaga SAR Brebes bersama Tim SAR Gabungan telah melanjutkan pencarian pada hari ketujuh Survivor yang hilang di Hutan Desa Wanatirta Kabupaten Brebes.
“Namun, dari pagi hingga petang pada hari ketujuh operasi SAR pada Minggu, 05 Juli 2026 yang bersangkutan yakni Kakek Naruh tidak ditemui adanya tanda-tanda keberadaan dan tidak kunjung ditemukan, sehingga operasi SAR ditutup sesuai prosedur,” tutur Syaeful Anwar.
Adapun perluasan area pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan untuk menemukan keberadaan Survivor terutama di bagian jurang, aliran sungai, serta lereng perbukitan Hutan Desa Wanatirta.
Tim dibagi menjadi 2 SRU, SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP hingga ke Titik A 7°18’4.78″S 109° 5’30.39″T; SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP hingga ke Titik B 7°18’30.19″S 109° 5’29.69″T
Survivor yang masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan An. Naruh (78Th/L) diketahui warga RT.05 RW.03 Desa Wanatirta Rt 15 Rw 03 Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes.
Penyebaran informasipun sudah di lakukan oleh Tim SAR Gabungan kepada masyarakat yang beraktivitas di kebun hutan Desa Wanatirta, hingga penyebaran informasi ke desa-desa tetangga apabila menemukan keberadaan Survivor.
Selanjutnya kendala yang di hadapi oleh Tim SAR adalah vegetasu yang rapat, dan tebing yang curam sehingga jarak pandang terbatas.
“Tim SAR Gabungan sudah melakukan Pencarian selama tujuh hari sesuai dengan SOP BASARNAS, pencarian telah dilaksanakan dengan semaksimal mungkin dengan mengerahkan personil, relawan, dan masyarakat sekitar. Namun sampai hari ke-7 pencarian survivor masih belum diketemukan dan dinyatakan hilang, selanjutnya Operasi SAR ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan,” pungkasnya.


