PINKFLASH Buka Produksi Lokal, Rantai Pasok Transparan Bangun Kembali Keyakinan Konsumen

pinkflash buka produksi lokal rantai pasok transparan bangun kembali keyakinan konsumen
pinkflash buka produksi lokal rantai pasok transparan bangun kembali keyakinan konsumen

JAKARTA, CILACAP.INFO – Industri kosmetik Indonesia tengah mengalami ekspansi pesat, permintaan konsumen terus meningkat, dan keamanan serta kualitas produk kian menjadi perhatian utama publik.

Dalam konteks ini, bagaimana sebuah merek menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dan perlindungan konsumen menjadi isu penting yang dihadapi industri.

Pada 31 Januari 2026, PINKFLASH resmi memulai produksi lokal di Indonesia dan secara bersamaan meluncurkan “PINKPromise Transparent Factory Traceability Program” (Program Ketertelusuran Pabrik Transparan PINKPromise).

Langkah ini membuka proses produksi, pengujian kualitas, serta informasi kepatuhan regulasi kepada publik, menunjukkan sikap proaktif merek dalam membangun kembali kepercayaan pasar.

Mitra produksi lokal adalah PT Aesthetic & Health Beauty, pabrik yang berlokasi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Berdiri sejak tahun 2006, pabrik ini berfokus pada produksi kosmetik dekoratif dan perawatan kulit.

Pabrik ini memegang sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) tingkat A, sertifikasi internasional ISO 22716 dan GMPC untuk praktik manufaktur kosmetik yang baik, serta sertifikasi Halal.

Sistem manajemen bahan bakunya memiliki kemampuan ketertelusuran hingga ke level batch terkecil, sehingga memungkinkan penelusuran dari produk jadi kembali ke batch bahan baku, memperkuat pengendalian keamanan produk dari sumbernya.

Dalam pengujian kualitas, pabrik menerapkan mekanisme verifikasi ganda. Produk diuji melalui laboratorium internal dan diverifikasi pula oleh laboratorium pihak ketiga independen. Item pengujian mencakup uji stabilitas, uji mikrobiologi, uji logam berat, dan pengujian lainnya.

Uji mikrobiologi ditujukan untuk mengidentifikasi dan mencegah kontaminasi produk, mengurangi risiko infeksi kulit pasca pemakaian; sementara uji logam berat secara ketat mengontrol kandungan zat berbahaya seperti timbal, arsen, dan merkuri, mencegah risiko kesehatan akibat akumulasi melalui penyerapan kulit dalam jangka panjang.

Sebagian informasi hasil pengujian tersebut kini dapat diakses konsumen melalui kode QR pada kemasan produk, guna memperpanjang rantai transparansi.

Kegiatan ini turut mengundang sejumlah kreator konten lokal Indonesia untuk menyaksikan secara langsung keseluruhan proses produksi palet eyeshadow, mulai dari pencampuran bahan baku, pengisian, pengepresan, pengujian kualitas, hingga pengemasan.

Keterlibatan ini bukan sekadar tampilan merek, melainkan upaya untuk meninjau kepatuhan dan transparansi lokasi produksi dari sudut pandang konsumen.

Perlu dicatat, inisiatif transparansi ini selaras dengan kerangka regulasi Indonesia yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No. 25 Tahun 2025 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik, terdapat pembaruan mengenai bahan yang diizinkan, dibatasi, dan dilarang dalam kosmetik.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait