Hawa Dingin Malam Berkabut di Cilacap, BMKG Sampaikan Tanda Kemarau

Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo
Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo

CILACAP.INFO – Hawa dingin dan malam berkabut di wilayah Cilacap, BMKG Cilacap sampaikan bahwa perubahan cuaca ini tanda kemarau, namun harus waspada lantaran musim kemarau pada tahun ini di bawah normal.

Diketahui bahwa sepekan terkahir, hawa dingin di Cilacap bagian Barat mulai pukul 15.30 WIB sudah begitu terasa, dan pada pukul 20.00 WIB di jalan raya sudah tampak berkabut. Hal tersebut tidak seperti pada malam-malam biasanya.

Mengenai fenomena ini, Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo menyampaikan, fenomena ini tidak hanya terjadi di wilayah Cilacap bagian Barat, namun secara umum Wilayah Cilacap dan sekitarnya sudah tampak tanda tanda musim kemarau.

“Beberapa ciri antara lain, suhu udara pada malam dan pagi hari sudah mulai lebih dingin dari pada biasanya, sedangkan pada siang hari sinar matahari terasa sangat menyengat atau panas, disebabkan karena tutupan awan yang lebih sedikit dan sinar matahari bisa langsung menyinari bumi,” ucap Kepala BMKG Cilacap saat dihubungi wartawan, Kamis, 11 Juni 2026.

Teguh menjelaskan bahwa, pada saat musim kemarau sering muncul kabut. Kabut yang muncul di musim kemarau karena proses pendinginan permukaan bumi secara cepat pada malam hari, atau dikenal sebagai kabut radiasi.

“Fenomena ini terjadi akibat langit yang cerah,tanpa awan sehingga panas matahari yang terserap tanah sepanjang hari, terlepas bebas ke atmosfer pada malam hari membuat udara menjadi sangat dingin,” tuturnya.

Adapun penurunan suhu yang cepat membuat uap air di udara dekat permukaan berubah menjadi titik-titik air kecil yang melayang dan membentuk kabut.

“Kondisi ini umumnya terjadi pada malam hingga pagi hari, sehingga pada malam hingga pagi hari menjadi lebih dingin. Kabut akan menghilang dengan sendirinya setelah matahari terbit dan mulai menghangatkan suhu udara, kejadian demikian adalah normal saat musim kemarau,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan suhu udara minimum di Stasiun Meteorologi Kelas II Tunggul Wulung Cilacap tercatat di kisaran 23˚C masih dalam kondisi normal, namun di dataran tinggi suhu udara akan lebih dingin, karena ada laju penurunan suhu terhadap ketinggian tempat. Kondisi Cilacap bagian Barat akan lebih dingin dibanding bagian selatan.

“Kedepan suhu udara masih akan dingin, pada saat puncak musim kemarau, suhu udara akan lebih dingin, puncak musim kemarau diprakirakan terjadi di bulan Agustus 2026,” imbuhnya.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait