Di Dusun Pasirmanggu, longsoran tebing setinggi tujuh meter dengan panjang sekitar 50 meter menutup akses jalan desa sepanjang 50 meter. Tebalnya material longsoran mencapai satu hingga dua meter sehingga jalan tidak dapat dilalui baik kendaraan maupun pejalan kaki. Selain itu, empat rumah warga mengalami retak-retak hingga jebol pada bagian dinding dan dapur dengan kategori rusak sedang.
Sementara di Dusun Cikadu, longsor besar terjadi pada dua titik tebing dan menimbun area persawahan serta perkebunan warga seluas sekitar tujuh hektar. Dua rumah warga yang berada di atas tebing juga dilaporkan terancam terbawa longsor sehingga penghuni diminta meningkatkan kewaspadaan.
Di Dusun Nambo, turap penahan tebing rumah warga longsor dan menutup jalan desa. Sedangkan di Dusun Arya, longsoran tebing menimpa rumah warga hingga merusak bagian dapur serta menutup akses jalan desa sehingga kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas.
BPBD Kabupaten Cilacap bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan warga setempat langsung melakukan peninjauan dan pendataan di lokasi kejadian.
Warga juga bergotong royong membersihkan material longsor, melakukan pengurugan darurat jalan desa, serta memindahkan barang-barang milik warga ke lokasi aman.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan terjadi pada sejumlah akses jalan desa, empat rumah warga rusak sedang, serta areal persawahan dan perkebunan seluas tujuh hektar.
“Hingga saat ini, satu kepala keluarga dilaporkan sementara mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi rumah yang terancam longsor,” pungkasnya.
Tampilkan Semua
