Baginya, kehadiran Presiden di sekolahnya merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri. Ia bersama teman-temannya menyambut kedatangan Presiden dengan antusias dan semangat.
“Kami para siswa sangat antusias menyambut kehadiran Bapak. Tadi saya berada di depan dan memang sudah di barisan paling depan ketika menyanyikan lagu Indonesia Pusaka,” terangnya.
Rasa yang sama juga dirasakan oleh siswa lainnya, M. Abdan Syakuro, yang sempat bernyanyi di dekat Presiden. “Tentunya saya kaget, terutama semua orang yang ada di sekitar saya pasti merasa terkejut karena kami bernyanyi di sebelah orang nomor satu di Indonesia. Itu adalah pengalaman yang sangat menyenangkan dan membanggakan bernyanyi di dekat Pak Prabowo,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kunjungan kerja, momen kebersamaan ini menciptakan ruang interaksi hangat antara pemimpin negara dan generasi muda. Lagu-lagu yang dinyanyikan tidak hanya menghadirkan nostalgia tetapi juga membangkitkan kembali rasa cinta tanah air di hati para siswa.
Di tengah upaya besar pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan, momen ini menunjukkan bahwa membangun bangsa tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga melibatkan sentuhan hati, menumbuhkan semangat kebangsaan, menghargai para guru, dan menginspirasi masa depan Indonesia.


