Wisuda Ke-10 UNUGHA Cilacap; Menuju Akreditasi Unggul 2028 dengan Spiritualitas Al-Ghazali

Unugha Cilacap Suksek Gelar Wisuda Sarjana ke-10 Tahun Akademik 2025/2026 di Sentul Hall, Sabtu (18/04/2026).
Unugha Cilacap Suksek Gelar Wisuda Sarjana ke-10 Tahun Akademik 2025/2026 di Sentul Hall, Sabtu (18/04/2026).

CILACAP.INFO – Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap sukses menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-10 Tahun Akademik 2025/2026 di Sentul Hall, Sabtu (18/04/2026).

Momentum ini menjadi pembuktian akselerasi institusi yang kian kompetitif di kancah nasional sekaligus penegasan komitmen moral para lulusannya untuk menjadi berkah bagi dunia.

Rektor UNUGHA, Dr. A Lutfi Hamidi, dalam pidatonya menekankan agar 273 wisudawan yang dikukuhkan senantiasa meneladani sosok Imam Al-Ghazali. Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berdiri sendiri tanpa kehadiran spiritualitas.

“Imam Al-Ghazali adalah cendekiawan yang menghadirkan Allah dalam setiap pemikiran. Saya menuntut sarjana UNUGHA, selain menggunakan teori ilmu pengetahuan, hadirkanlah Allah dalam setiap pengambilan keputusan. Jangan hanya usaha, tapi kuatkan dengan doa,” tegas Dr. Lutfi.

Dia juga mengingatkan bahwa sebagai sarjana Nahdlatul Ulama, para lulusan harus memiliki kepekaan sosial. Keputusan yang diambil tidak boleh hanya bersifat teoretis atau “mengangkasa”, melainkan harus membumi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas sesuai prinsip Khoirunnas anfa’uhum linnas.

Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat Prof. Lutfi meminta seluruh wisudawan berdiri dan meletakkan tangan kanan di dada kiri untuk melakukan ikrar setia kepada bangsa, negara, dan NU. Secara lugas, Rektor juga memberikan pesan tajam mengenai keberkahan ilmu yang dimulai dari lingkaran keluarga.

“Gelar sarjana Anda bisa dicabut secara moral jika tidak memberikan manfaat bagi orang tua, suami, atau istri. Jika ada laporan dari orang tua bahwa Anda tidak menjadi berkah bagi mereka, saya akan mempertimbangkan mencabut gelar Anda. Jadilah berkah minimal bagi orang terdekat,” seloroh Prof. Lutfi yang disambut tepuk tangan hadirin.

Capaian Prestisius Menuju “Unggul 2028”
Dalam laporan akademiknya, Wakil Rektor 1 UNUGHA, Dr. Lumaurridlo, M.Pd., memaparkan data yang impresif. Wisuda kali ini meluluskan mahasiswa dari 5 fakultas dan 16 program studi dengan rata-rata IPK keseluruhan mencapai 3,64, di mana 66,67% di antaranya meraih predikat Cum Laude.

UNUGHA juga membuktikan diri sebagai kampus inklusif dengan kelulusan Lingga Puspita Dewi, wisudawati beragama Kristen dari program RPL PGSD. Saat ini, UNUGHA telah meraih predikat akreditasi “Baik Sekali” dan menduduki peringkat ke-9 dari 35 Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Indonesia.

“Kami terus bergerak menuju akreditasi ‘Unggul’ pada tahun 2028. Saat ini, 65,26% dosen telah tersertifikasi profesional, dengan 8 doktor dan 22 dosen lainnya tengah menempuh studi S3,” papar Dr. Lumaurridlo.

Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Dr. Rohmadi, yang turut hadir, mengapresiasi kemajuan UNUGHA. Ia mendorong percepatan jumlah Doktor dan Profesor di lingkungan kampus guna memperkuat standarisasi keilmuan dosen agar mampu bersaing di kancah internasional (Scopus).

Senada dengan itu, Ketua BPP UNUGHA, KH. Lubbul Umam, menekankan pentingnya sinergi antara keilmuan, akhlakul karimah, dan keimanan yang kuat. “Kami mencetak generasi yang siap berkompetisi dengan universitas lain namun tetap memiliki jati diri santri yang kokoh,” tuturnya. (Naelli Rokhmah)

Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait