Operasi SAR Pencarian 8 Orang Penambang Emas di Banyumas Ditutup

Penutupan Operasi SAR terhadap 8 orang penambang emas di Ajibarang Banyumas
Penutupan Operasi SAR terhadap 8 orang penambang emas di Ajibarang Banyumas

BANYUMAS, CILACAP.INFO – Pelaksanaan Operasi SAR resmi dinyatakan ditutup usai sepekan TIM SAR Gabungan melakukan Operasi SAR terkait dengan 8 orang penambang emas yang terjebak di lubang galian.

Adapun lokasi terjebaknya kedelapan penambang emas itu yakni terletak di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

KA Basarnas Cilacap Adah Sudarsa yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, berdasarkan hasil analisa serta musyawarah antara Tim SAR Gabungan, para ahli, dan keluarga korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup.

“Akan tetapi apabila terdapat informasi dan atau adanya tanda-tanda korban untuk dapat dievakuasi, maka Operasi SAR dapat dibuka kembali,” Kata Adah Sudarsa, Selasa, 01 Agustus 2023.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi SAR di Ajibarang, Banyumas. Dengan telah ditutupnya Operasi SAR ini, maka seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing.

“Kami atas nama Tim SAR Gabungan memohon maaf sebesar-besarnya serta turut berbela sungkawa atas musibah yang telah terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” tutupnya.

Untuk diketahui bahwa Kronologi awal mula 8 Penambang emas asal Bogor, Jawa Barat terjebak di Lubang Galian di Ajibarang, Banyumas yakni pada Selasa (25/07) pukul 23.00 WIB.

8 orang penambang itu terjebak di lubang tambang akibat datangnya air secara tiba-tiba dan menggenangi area pertambangan di Kawasan Pertambangan Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas.

Dalam hal ini kedelapan orang penambang emas tersebut masing-masing bernama Cecep Suriyana (29), Muhamad Rama Abd Rohman (38), Ajat (29), Mad Kholis (32), Marmumin (32), Muhidin (44), Jumadi (33), Mulyadi (40).

IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version