JEMBER, CILACAP.INFO – Edisi Minggu, 07 Mei 2023, Haul berasal dari bahasa Arab “hawl” yang artinya “tahun”. Sedangkan yang dimaksud dengan perayaan haul sebagaimana yang sering dilaksanakan oleh umat Islam Indonesia ialah acara peringatan hari ulang tahun kematian.
Acara ini biasanya diselenggarakan di halaman atau di sekitar makam ulama yang akan di peringati haul nya. Sebagian besar haul diperingati untuk orang yang memiliki peran penting atau tokoh yang berpengaruh untuk wilayah setempat.
Tradisi peringatan haul juga dilakukan untuk memperingati hari kewafatan Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid Tanggul. Haul Akbar ini dilakukan pada tanggal 10 Syawal pada setiap tahunnya.
Antusias masyarakat dalam menghadiri haul akbar Habib Sholeh sangat besar, ratusan bahkan ribuan orang memadati halaman kediaman dan makam Habib Sholeh. Para Habaib dari berbagai macam daerah juga ikut serta menghadiri haul akbar di Tanggul. Haul sudah menjadi perilaku sosial atau bisa dikatakan sebagai realitas sosial yang berada di sekitar kita. Peringatan haul menjadi ritual sosial keagamaan.
Masyarakat menerima sebagaimana adanya dan ikut serta dalam prosesi tersebut setiap tahunnya. di dalam acara haul ada kalanya disisipkan dengan beberapa kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan keagamaan seperti, kegiatan ekonomi dan adanya hiburan.
Di dalam haul terdapat acara inti yang lebih bermakna sosiologis, yaitu refleksi sosial religius. Biasanya keluarga atau orang yang ditugaskan untuk mengenang kembali sejarah Habib Sholeh melalui ceramah agama ataupun pembacaan manaqib Dia semasa hidupnya.
Dalam hal ini bertujuan untuk mengambil pelajaran hal-hal baik dalam diri Habib Sholeh, untuk diterapkan dalam kehidupan. Dengan adanya Haul Akbar Habib Sholeh keberkahan turut dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Khususnya dalam bidang ekonomi, masyarakat berjualan di sekitar acara haul dengan harapan mendapatkan rejeki tambahan. Dan ini berlangsung setiap tahun, sehingga bisa dikatakan bahwa Habib Sholeh pasca wafatnya Dia masih memberikan konstribusi yang nyata bagi masyarakat sekitar Tanggul.
Setiap tahunnya manusia tumpah ruah di sepanjang jalan menuju Masjid Riyadus Shalihin, Tanggul, Jember. Mereka berdatangan dari berbagai penjuru tanah air serta ada pula yang datang dari luar negeri untuk memperingati haul Al Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, yang lebih akrab dengan sebutan Al Habib Sholeh Tanggul.
Beliau lahir di Korbah Ba Karman, Wadi ‘Amd, sebuah desa di Hadramaut, pada tahun 1313 H. ayah beliau, Al Habib Muhsin bin Ahmad Al-Hamid terkenal dengan sebutan Al-Bakry Al-Hamid, seorang yang sholeh dan ulama yang sangat dicintai dan dihormati masyarakat manapun beliau berada.
Tampilkan Semua

