Opini: Video Hoax Banjir Bandang Sukabumi Disebar di Media Sosial hanya untuk Viral

by

Selasa, 22 September 2020 jagad media sosial dihebohkan dengan narasi video hoax Banjir di Sukabumi.

Dalam video tersebut terlihat, genangan air datang dan menyebabkan Rumah dan Kendaraan ikut terbawa air bah.

Namun setelah di selidiki dan ditelusuri Cilacap.info lebih lanjut, ternyata video tersebut merupakan dokumentasi banjir di luar negeri yang telah ada dari 3 tahun yang lalu.

Video tersebut adalah dokumentasi tentang tsunami yang menerjang Jepang. Video-video itu, sengaja diunggah di media sosial untuk meyakinkan para pengunjung bahwa telah terjadi banjir bandang yang kian dahsyat.

Sebagai imbalannya yakni akan kebanjiran Like, Follower dan Share dan juga pendapatan dari media sosial yang telah di monetize.

Beruntung kami tidak terlalu terobsesi dengan rating dan jumlah like, juga adsense. Bagi kami, like adalah imbalan dari apa yang telah diberikan, dalam hal ini adalah informasi kepada masyarakat.

Sebab, Malasnya melakukan penelusuran lebih jauh, dan minimnya cek dan ricek sebelum di publish akan rentan sekali dengan hoax. Imbasnya, yang jadi korban pembodohan dan dibodohi adalah masyarakat itu sendiri.

Padahal tugas Citizen Journalism sebagai media warga harusnya mencerdaskan masyakarat, bukan malah dijejali informasi ngawur.

Ujung-ujungnya jika terindikasi hoax, kemudian unggahan yang telah diupload itu dihapus seakan-akan takut dengan hukum karena menyebar informasi hoax dan takut akan UU ITE yang berujung penjara.