Liput Demo Omnibus Law, 2 Jurnalis CNN Indonesia Malah Dipentung Polisi, ID Card nya Dibuang

by
Indonesia

JAKARTA, CILACAP.INFO – Jurnalis sebagai pencari berita rentan dengan segala ancaman yang terjadi ketika meliput apalagi jurnalis yang independen. Padahal dalam Pasal 4 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 sudah jelas bahwa mereka dilindungi Undang-undang, namun faktanya masih ada kasus intimidasi pada jurnalis dimana gangguan dan ancaman dialamatkan kepada mereka.

Seperti baru-baru ini, Dua Jurnalis media CNN Indonesia di intimidasi oleh oknum Polisi ketika mereka akan bertugas meliput demo terkait Omnibus Law di Jakarta Pusat (Jakpus) dan satu lagi di Surabaya Jawa Timur (Jatim).

Dua jurnalis tersebut yakni Thohirin saat akan meliput di Simpang Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (08/10/2020) malam dan Farid Miftah Rahman saat akan meliput di Gedung Negara Grahadi Surabaya sekira pukul 15.30 WIB.

Farid sebagaimana yang dirilis media CNN Indonesia mengatakan bahwa saat itu terjadi kericuhan di lokasi, dengan itu polisi kemudian menangkap massa aksi.

Namun saat memfoto peristiwa tersebut, beberapa anggota Polisi mendekatinya dan berusaha merampas handphone miliknya.

“Mereka mengancam dan memaksa saya menghapus foto di handphone. Mereka juga mencoba merebut handphone saya,” kata Farid seperti yang dirilis CNNindonesia.com.

Bahkan masih kata Farid, polisi yang memakai Banch Kuning juga mendekatinya dan nyaris membanting ponselnya, namun dengan mempertahankan ponselnya, sehingga ponsel miliknya tersebut tetap berada pada genggamannya.

“Salah seorang polisi muda bernama Fatkhur mengatakan kepada saya, mas mau saya pentung.” Kata Fathur menceritakan kronologi yang dialaminya.

Ditempat terpisah, Thohirin yang saat itu sedang meliput aksi demo di Simpang Harmoni, Jakarta Pusat (Jakpus) justru mengalami intimidasi dari mulai menerima pentungan dari polisi hingga HP miliknya dibanting.

Tak hanya menerima perlakuan seperti itu saja, Bahkan ID Card Pers yang dimilikinya dan sebagai identitas bahwa ia adalah Jurnalis CNN Indonesia, dibuang oleh Polisi.

Komentar