Komitmen Arab Saudi dalam Mengusung Islam Moderat

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Komitmen Arab Saudi
dalam Mengusung Islam Moderat (Wasathi) dijelaskan oleh Kiai Haji Ali M. Abdillah M.A.

Kemarin delegasi Amirul Haji Indonesia diundang oleh dua lembaga di Arab Saudi: Museum Kehidupan Sahabat dan Pameran Haji dari masa ke masa. Walau terlambat karena penghancuran situs-situs pada masa lalu namun Pemerintah Arab Saudi saat ini sedang berusaha menghidupkan kembali peninggalan pada zaman dahulu.

Ada yang menarik saat mengunjungi ruang pameran yang menjelaskan peta masa depan Arab Saudi. Di situ terpampang jelas bahwa Arab Saudi hingga tahun 2030 akan menyebarkan ajaran Islam wasathi (moderat), i’tidal (tegak lurus), melawan radikalisme dan ektrimisme dan membangun ukhuwah Islamiyah. Prinsip ini sebagai duplikasi dari prinsip dasar NU yang tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal.

Komitmen Arab Saudi dalam mengusung Islam moderat dilakukan secara serius dengan melakukan tindakan nyata seperti:

1. Pemecatan para ustadz dan ulama yang berpaham radikal dan provokatif.

2. Pemerintah arab saudi sudah tidak lagi menyebarkan buku2 secara masif yang berpaham wahabi kpd Jamaah haji dan umroh. Hal ini sebagai respon terhadap protes kerasnya Ketua Umum PBNU Kyai Said Aqil Siroj yang disampaikan kpd Duta Besar Arab Saudi sekitar tahun 2017 saat pertemuan dengan PBNU. Selain itu, Kemenag juga melayangkan surat protes terhadap penyebaran ajaran wahabi melalui buku2 yang dibagikan scr gratis kpd Jamaah haji dan umroh.

3. Lembaga2 pendidikan atau madrasah di Arab Saudi sudah diberi kebebasan membaca shalawat Nabi atau al-Barjanji. Ketika pengurus lembaga pendidikan ditanya kenapa sekarang membaca shalawat Nabi ? bukannya wahabi melarang ? Mereka menjawab, kami bukan wahabi tapi ahlus sunnah wal jamaah.

Komentar