oleh

Dulu di Macau, Kini Bakso Corona ada di Surabaya

SURABAYA, Cilacap.info – Semenjak munculnya wabah corona, berbagai informasi yang ada di dunia maya ikut membahasnya, tak terkecuali BMI (Buruh Migran Indonesia) seperti BMI di negara bagian Tiongkok yakni Macao.

Mereka di jejaring sosial facebook membagikan moment membeli bakso corona ketika awal-awal virus tersebut muncul. Hal ini juga diabadikan dalam sebuah tulisan di laman Cilacap.info. Mereka para komunitas BMI Macao ditengah kelangkaan masker lantas membagikan moment lucu. Yakni Membeli bakso Corona.

Baca Juga :   Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Ditangkap KPK

Kali ini kisah unik juga datang di negara ini (Indonesia) di wilayah Jawa bagian Timur, yakni Surabaya. Seorang penjual Bakso di Jalan Raya Gunungsari nomor 53, Surabaya Jatim itu juga menjadi perbincangan publik. Hal itu bukanya tanpa sebab, pasalnya ia menjual bakso tak seperti bakso pada umumnya.

ilustrasi pic virus bentuk corona
ilustrasi pic virus bentuk corona

Bakso yang dijual oleh pria bernama Dodik Pudji Raharjo itu bentuknya tak bulat seperti umumnya bakso. Namun diatas bakso tersebut ada seperti duri-duri diatas baksonya, usut punya usut, ternyata itu adalah jamur. Bahkan jamur itu didatangkan dari luar negri, yakni negara sakura jepang.

Baca Juga :   Uji Coba dengan Sabah FA, Persebaya Surabaya Menang 3-1

Jamur itu bernama jamur enoki, dodik membuatnya pun harus extra, pasalnya membuat bakso yang ia namakan Bakso Corona itu prosesnya lebih lama dari yang bisanya. “Untuk membuatnya memang lebih lama daripada membuat bakso biasa .” Kata Dodik.

Bakso Corona di Surabaya
Bakso Corona di Surabaya

Selain jamur enoki yang ia datangkan dari jepang, dalam bakso buatannya itupun berisi daging sapi. Menurutnya jamur enoki jika dikonsumsi memiliki banyak manfaat, salah satunya yakni meningkatan imun. Bakso Corona yang ia jual itupun terbilang ramai dikunjungi, disituasi seperti ini, dodik berinovasi membuat bakso corona.

Baca Juga :   Badak dukung Kapolres Lumajang dan Ikuti Aksi Damai

Ia menjualnya satu mangkuk dengan harga Rp25 ribu, mengingat pembuatannya kemudian bahannya seperti jamur enoki harus dibeli dari jepang dan melalui langganannya. Jadi harga demikian sendanding dengan proses pembuatannya.