CILACAP.INFO – Diduga korsleting listrik sebuah bengkel motor di Jalan Kapten Tendean No 52 Kelurahan Tegalreja Kecamatan Cilacap Selatan terbakar, Rabu 22 Juli 2026 sekira pukul 21.47 WIB.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo menyampaikan, awalnya kami mendapat laporan adanya kebakaran di sebuah bengkel motor di Cilacap Selatan pada pukul 22.00 WIB dan Quick Response 2 menit.
“Mendapati laporan tersebut pada pukul 22.00 WIB bahwa adanya kebakaran, kami dari Pos Damkar Cilacap langsung meluncur ke TKP guna melakukan pemadaman dengan keluar 3 unit armada damkar Cilacap,” tutur Gatot.
Namun kendati api tidak terkendali dan untuk menghindari api menjalar ke pemukiman warga, pihak Damkar Cilacap mrminta bantuan sejumlah unsur.
“Kendati api membesar dan tidak terkendali, kami pun meminta bantuan ke Damkar Pos Kroya, Pertamina, Solusi Bangun Indonesia, Pelindo, S2P, Water Canon Polresta Cilacap untuk melakukan pemadaman,” imbuhnya.
Adapun api dapat dikendalikan, dan dipadamkan sekira pukul 11.30 WIB dengan dilanjutkan pendinginan dan dinyatakan hijau Pukul 00.40 WIB, selanjutnya ditutup dengan Apel bersama.
“Dalam kejadian ini, 16 unit sepeda motor, onderdil lainnya hangus terbakar juga, sementara taksiran kerugian belum diketahui berapa banyak total kerugiannya,” ujar Gatot.
Sementara itu, terkait kronologi kejadian kebakaran tersebut bermula diketahui oleh Priyono pada hari Rabu tanggal 22 Juli 2026 sekira pkl 21.46 WIB ketika sedang berjualan dengan istrinya di kios sebelah Bengkel Motor Hari Gemilang Lestari.
Saksi mengatakan bahwa ketika itu Ia melihat atap bengkel ada percikan api dan menyala, lalu Ia menyampaikan ke saksi 2, yakni Rois Farid Ma’ruf bahwa ada api dibengkel.
Selanjutnya kedua saksi berteriak meminta tolong kepada warga sekitar bahwa ada kebakaran lalu melapor ke Pos Damkar Cilacap.
Upaya yang dilakukan Damkar Cilacap yakni meliputi: Pemadaman, Pendinginan, Overhaul, Sosialisasi Aplikasi Satkartaru SIAP & No Pos Damkar Cilacap dan pelaporan.
“Untuk jumlah air yang dihabiskan untuk pemadaman, kurang lebih sekitar 40.000 Liter,” terang Gatot.
Dalam hal ini, petugas dan unsur yang terlibat: Damkar Cilacap, Damkar Kroya, Pertamina, Solusi Bangun Indonesia, S2P, Pelindo, Basarnas, Polresta Cilacap, PMI, Redkar dan Siaga Peduli.
