Seorang Pria Hilang di Hutan Nambo Cimanggu Cilacap

tim SAR gabungan tengah mencari orang hilang di Hutan Nambo Girang, Cimanggu, Cilacap
tim SAR gabungan tengah mencari orang hilang di Hutan Nambo Girang, Cimanggu, Cilacap

CILACAP.INFO – Seorang pria bernama Heri Yanto Pramono (35) hilang di Hutan Nambo Girang Desa Bantarpanjang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap dan dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan, Rabu, 24 Juni 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah melalui Koordinator Tim SAR Gabungan, Maryadi menyampaikan, pihaknya sedang melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Nambo Girang.

Dari keterangannya, Maryadi mengatakan bahwa pada hari Selasa (23/06) pukul 16.55 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima informasi dari Thamrin mengenai laporan seorang warga yang belum kembali setelah pergi ke kawasan hutan.

Korban bernama Heri Yanto Pramono (35 Tahun/Laki-laki), warga Dusun Nambo Girang, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui bepergian menuju Hutan Nambo Girang. Namun hingga sore hari, korban belum kembali ke rumah.

Keluarga dan warga setempat telah berupaya mencari di area hutan dan lokasi-lokasi yang biasa dilalui oleh korban, namun korban belum berhasil ditemukan.

Selanjutnya, pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepada aparat setempat dan diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap untuk meminta bantuan dalam pencarian dan pertolongan.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, satu tim penyelamat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap dikirim ke lokasi kejadian di Hutan Nambo Girang, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap,” tuturnya.

Adapun lokasi kejadian terletak pada koordinat 7°22’12. 1″S 108°50’13. 8″T, dengan jarak tempuh sekitar 68,5 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.

Pada hari Rabu (24/06) pukul 07. 00 WIB, Tim SAR Gabungan mengadakan briefing dan membagi tim menjadi dua Unit Pencarian dan Pertolongan (SRU).

SRU 1 melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah utara Sungai Cikawung dengan radius pencarian sekitar 2 kilometer.

Sementara itu, SRU 2 melakukan penyisiran darat ke arah selatan Sungai Cikawung dengan radius yang sama.

“Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian. Kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau cerah dan mendukung jalannya operasi SAR,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version