CILACAP.INFO – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang tenggelam di Sungai Krama Cenil, Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap pada hari ketiga dalam rangkaian operasi SAR, Sabtu, 06 Juni 2026
Korban bernama Sakim (42) yang merupakan warga Bojongsari RT 01 RW 04, Desa Citepus. Sebelumnya, ia dilaporkan tenggelam pada Kamis (04/06) dan menjadi perhatian utama pencarian Tim SAR Gabungan selama tiga hari terakhir.
Pada hari ketiga operasi SAR, Tim SAR Gabungan mengadakan briefing pada pukul 07. 00 WIB dan membagi anggotanya menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama melakukan penyisiran di darat sejauh 3,5 kilometer menuju hilir dari lokasi tenggelam, sedangkan SRU kedua melakukan pencarian di permukaan air menggunakan metode body rafting sejauh 3,5 kilometer menuju hilir.
Pencarian sempat dihentikan untuk sementara pada pukul 12. 00 WIB karena tidak ada hasil yang berarti, lalu dilanjutkan kembali satu jam kemudian sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Akhirnya, pencarian membuahkan hasil pada pukul 13. 15 WIB. Korban ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan meninggal dunia di koordinat 7°34’52. 1″S 109°00’36. 2″E, sekitar 2,1 kilometer ke arah hilir dari titik kejadian.
“Korban yang bernama Sakim dapat ditemukan pada hari ketiga operasi SAR dalam kondisi telah meninggal dunia, berjarak sekitar 2,1 kilometer dari lokasi tenggelam. Pasca dievakuasi, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses selanjutnya,” ungkap Bima Kalih Kahar selaku Koordinator Tim SAR dari Kantor SAR Cilacap.
Kemudian, jenazah korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarganya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup pada pukul 14. 40 WIB. Seluruh elemen yang terlibat dalam pencarian kembali ke kesatuannya masing-masing disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dukungan di selama pelaksanaan operasi tersebut.
Operasi SAR melibatkan pihak dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Koramil Jeruklegi, Polsek Jeruklegi, Cilacap Rescue, Bagana, Baznas, SAR MTA, MDMC, Redkar, Puskesmas Jeruklegi, Forkopimcam Jeruklegi, Pemerintah Desa Citepus, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
“Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh elemen SAR gabungan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam proses pencarian sejak hari pertama hingga dapat ditemukan. Dengan keberhasilannya ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” tutup Bima Kalih Kahar.
Selama berlangsungnya operasi SAR, cuaca di lokasi terlihat berawan dan cukup mendukung aktivitas pencarian yang dilakukan.

