Hasil dari kegiatan ini nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah penanganan yang lebih efektif di masing-masing wilayah binaan.
Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Hasanudin, Ia menilai bahwa keterlibatan Polri akan memperkuat jaringan deteksi dini.
Mengingat Bhabinkamtibmas memiliki akses langsung ke masyarakat yang selama ini sulit dijangkau oleh petugas kesehatan secara rutin.
“Kami menghargai langkah Polresta Cilacap yang turut mendukung upaya percepatan penanggulangan TB. Dengan kerja sama lintas sektor, proses penemuan kasus, pendampingan pasien, dan pemantauan pengobatan dapat berjalan lebih optimal,” kata Hasanudin.
Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan program, koordinasi antara pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan akan dilakukan secara berkala.
Evaluasi bersama juga akan menjadi bagian dari strategi untuk memastikan bahwa target penanganan yang ditetapkan dapat tercapai.
Melalui pelatihan ini, Polresta Cilacap berharap Bhabinkamtibmas dapat menjadi ujung tombak dalam menemukan kasus TB Paru di kalangan masyarakat.
Dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, program TOSS TB diharapkan bisa mempercepat kesembuhan pasien dan menekan angka penularan hingga ke daerah terpencil di Kabupaten Cilacap.
Tampilkan Semua

