3. Kerusakan Permanen pada Kulit
Dalam jangka panjang, penggunaan kosmetik ilegal bisa menyebabkan kerusakan kulit yang permanen. Misalnya, penggunaan krim pemutih berbahan merkuri atau hidrokuinon dalam waktu lama dapat membuat kulit menjadi lebih tipis, sensitif, dan rentan terhadap kerusakan lingkungan seperti paparan sinar matahari.
Kerusakan ini bisa muncul berupa bercak hitam permanen atau perubahan tekstur kulit. Bahkan setelah perawatan medis, kondisi tersebut sering kali tidak bisa pulih sepenuhnya.
Selain itu, lapisan pelindung alami kulit (skin barrier) bisa rusak, membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi bakteri, virus, maupun jamur. Akibatnya, perawatan yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi kulit bisa jauh lebih mahal dan memakan waktu lama.
4. Risiko Terhadap Kesehatan Sistemik
Bukan hanya kulit yang terancam, penggunaan kosmetik berbahaya juga bisa berdampak pada kesehatan sistemik. Zat beracun dalam kosmetik dapat diserap oleh kulit dan masuk ke dalam aliran darah, lalu menyebar ke berbagai organ vital seperti ginjal, hati, hingga otak.
Paparan bahan berbahaya seperti merkuri dan timbal dalam jangka panjang dapat menyebabkan:
● Kerusakan ginjal (nefropati)
● Gangguan sistem saraf pusat
● Gangguan reproduksi
● Masalah perkembangan pada janin jika digunakan oleh ibu hamil
● Penurunan fungsi kognitif
Dampak ini bisa sangat serius dan bersifat jangka panjang. Selain itu, dapat juga mengancam keselamatan jiwa jika tidak segera ditangani dengan tepat.
5. Sulit Mendapatkan Perlindungan Hukum
Ketika kamu membeli dan menggunakan kosmetik yang tidak terdaftar di BPOM, secara hukum posisi kamu menjadi lebih lemah jika mengalami kerugian. Produk ilegal biasanya tidak tercatat dalam sistem pengawasan pemerintah, sehingga sulit untuk melakukan pelacakan terhadap produsen atau distributor nakal.
Jika terjadi efek samping serius, klaim ganti rugi atau tuntutan hukum akan sangat sulit dilakukan. Selain itu, penjual produk ilegal juga seringkali tidak memberikan jaminan keaslian atau pertanggungjawaban apa pun atas produk yang mereka jual.
Dengan menggunakan produk kosmetik berizin BPOM, kamu sebagai konsumen mendapatkan perlindungan hukum yang lebih jelas, termasuk hak untuk melaporkan dan mendapatkan penanganan atas produk yang terbukti membahayakan.
Tips Memilih Kosmetik yang Aman dan Benar
Agar kamu tidak salah pilih, berikut beberapa tips sederhana namun penting dalam memilih kosmetik:
1. Periksa Nomor Registrasi BPOM
Setiap produk kosmetik resmi harus mencantumkan nomor registrasi BPOM pada kemasan. Kamu bisa mengecek keaslian nomor tersebut melalui Website resmi BPOM (cekbpom.pom.go.id) atau dengan menggunakan Aplikasi BPOM Mobile.
Tampilkan Semua
