RAKORDA dan RAPIM RAPI 11 Jateng Sukses Digelar di Banyumas

Dari kiri ke kanan Ketua RAPI Banyumas Kepala Kesbangpol Banyumas Ketua RAPI Pusat Ketua RAPI Jateng (Foto istimewa)
Dari kiri ke kanan Ketua RAPI Banyumas Kepala Kesbangpol Banyumas Ketua RAPI Pusat Ketua RAPI Jateng (Foto istimewa)

“Bimbingan organisasi sudah diatur dalam AD/ART. Kita hanya menegaskan bahwa syarat bimbingan organisasi ini wajib. Untuk seumur hidup diajukan dengan berbagai macam syarat yang bisa dilihat pada peraturan organisasi. Setiap anggota punya hak untuk diajukan,” tegas Abdul.

Abdul berharap dengan diselenggarakannya Rapim dan Rakorda ini pihaknya bisa menyosialisasikan hasil dari rapat tersebut kepada para anggota terutama pemahaman mengenai aturan organisasi, karena RAPI mempunyai aturan main dan harus dijalankan.

Disamping itu adanya bimbingan teknis ke semua pengurus wilayah mereka bisa saling berdiskusi dengan pemateri terkait mekanisme organisasi RAPI.

“Bagaimanapun kita ada aturan mainnya sehingga harus dijalankan, untuk bimtek ke pengurus-pengurus wilayah bisa memahami betul bagaimana RAPI sebetulnya,” pungkasnya.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyumas, Eko Heru Surono mengapresiasi kegiatan RAPI yang menjadi jembatan dalam menyatukan masyarakat khususnya di Jawa Tengah meskipun sekarang komunikasi sudah canggih dan digital tetapi radio masih banyak yang peduli serta mendorong pendalaman hobi radio komunikasi.

“RAPI ini menjadi jembatan yang menyatukan antar penduduk juga antar kabupaten khususnya Jawa Tengah. Yang kedua juga ini mendorong pendalaman hobi terutama elektronik. Ini masih ada yang peduli dengan radio, sekarang komunikasi sudah canggih sudah digital, tapi yang manual masih dipakai artinya disemangati, diuri-uri,” kata Eko kepada cilacap.info.

Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada anggota maupun masyarakat untuk saling bersatu ditengah hingar bingar media. Apalagi organisasi RAPI menjadi wadah komunikasi semua etnis dari semua pulau dari sabang sampai merauke dalam berkomunikasi dan menyatukan NKRI.

“Yang utama menyatukan NKRI, kepada para anggota dan masyarakat mungkin yang belum mengenal ya belajar tidak ada kata terlambat dengan RAPI. Ini pengayaan komunikasi bisa tukar informasi, tukar budaya dan pengetahuan sekaligus juga bisa anjangsana. Syukur bisa diikuti dengan bisnis agar bisa meningkatkan pendapatan,” pungkasnya. (Asep)

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait