Ini Usaha Progresif Pertamina Geothermal Energy Genjot Potensi Panas Bumi di Indonesia

pertamina geothermal energy genjot potensi panas bumi di indonesia
pertamina geothermal energy genjot potensi panas bumi di indonesia

Terkait dengan penerapan teknologi co-generation, Yani menyebutkan teknologi tersebut akan diimplementasikan pada pengembangan proyek panas bumi di Hululais (60 MW), Lumut Balai (40 MW), Ulubelu (40 MW), dan Lahendong (35 MW).

“Semua itu dapat berkontribusi terhadap target Perseroan untuk menambah 340 MW kapasitas terpasang dalam dua tahun mendatang,” katanya.

Lebih lanjut Yani menjelaskan teknologi co-generation ini menggunakan teknologi binary untuk membangkitkan listrik tambahan dengan pemanfaatan brine geothermal, bottoming unit serta sumur bertekanan rendah.

Ia mengatakan pemanfaatan teknologi ini memungkinkan PLTP untuk menghasilkan listrik dari pemanfaatan fluida panas yang memiliki suhu yang lebih rendah dibandingkan dengan teknologi PLTP konvensional.

“Penerapan teknologi co-generation dapat mempersingkat proses pengembangan pembangkitan listrik dengan biaya operasi yang lebih efisien. Efisiensi biaya ini disebabkan oleh penggunaan energi yang sudah ada dan juga tidak perlu melalui tahap eksplorasi,” katanya.

Yani mengatakan pembangkit listrik dengan teknologi binary berkapasitas 500 KW saat ini sudah dibangun dan beroperasi di Area Lahendong.

Target ke depan, Pertamina Geothermal Energy akan mengembangkan teknologi binary di enam wilayah kerja lainnya, yaitu Sibayak, Sungai Penuh, Hululais, Ulubelu, Kamojang, dan Lumut Balai.

“Di sinilah menjadi penting kolaborasi dan sinergi untuk bisa mengoptimalkan potensi panas bumi. Tentunya Pertamina Geothermal Energy akan terus menjalankan komitmen ini untuk kepentingan nasional,” tutur Yani.

Kegiatan IIGCE kesembilan ini merupakan acara tahunan terbesar industri panas bumi. Kegiatan ini berlangsung pada 20-22 September 2023 di Jakarta Convention Center, Senayan.

Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin ini menekankan perlunya transisi energi dari berbasis fosil ke Energi Baru Terbarukan (EBT) serta energi rendah emisi.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait