PURBALINGGA, CILACAP.INFO – Sekitar 600 orang jama’ah hadiri Pengajian Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid al-Hasan Kalikabong, Kalimanah, Purbalingga yang dikawal dan dijaga ketat oleh KOKAM Purbalingga, Senin, (11/04/2023).
Ikhsanudin, S.E mengatakan bahwa ta’mir Masjid al-Hasan Kelurahan Kalikabong Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga telak melaksanakan berbagai kegiatan selama bulan Ramadhan.
“Kegiatan yang kami jalankan adalah Tafsir al-Qur’an ba’da shubuh, pengajian ibu-ibu, TPQ, cukur gratis, pembagian beras gratis, buka bersama warga, berbagai perlombaan Islami, tahsin al-Qur’an, tadarus para dan ba’da sholat tarawih, sholat tarawih berjama’ah, kajian ke-Islaman sebelum buka puasa, pengajian peringatan nuzulul qur’an yang akan dilanjutkan dengan itikaf, pembagian zakat fitrah, gema takbir malam lebaran, sholat idul fitri dan silaturrahmi antar jama’ah dan warga sekitar masjid al-Hasan,” ungkap Ketua Ta’mir Masjid al-Hasan Kalikabong.
“Malam hari ini adalah malam berbahagia bagi kita semua karena tim safari ramadhan Pesantren Modern MBS Bumiayu berkenan untuk ikut meramaikan kegiatan yang kami selenggarakan dengan kiprah dan perannya. Pertama, mereka mengirimkan Ustadz M.Wildan Khoiruzzidana sebagai pengisi Kajian Ke-Islaman Pra Buka Puasa. Kedua, mengutus Ananda Abrar Naffa Zhalifunnas (Santri MBS Bumiayu asal Kalikabong, Kalimanah Purbalingga) untuk menjadi imam sholat tarawih dan witir berjama’ah. Ketiga, Mudir MBS Bumiayu, Kiai Sutriyono, S.Ag akan menjadi penceramah pengajian peringatan Nuzulul Qur’an dan keempat adalah mengutus tiga santri MBS Bumiayu asal Kabupaten Purbalingga, yakni Ananda Abrar Naffa Zhalifunnas dan Fahmi Fadhillah Yasien (Santri asala Kalikabong Kalimana) serta Ananda Sulthan Nadzif Andinansyah (asal Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja) untuk membantu syiar dakwah di PCM Kalikabong. Terima kasih kami ucapkan atas bantuan dan Kerja samanya, semoga dakwah persyarikatan kita semakin membumi dan memberdayakan umat,” imbuh Ketua PCM Kalikabong Purbalingga.
Ustadz M.Wildan Khoiruzzidana selaku pengisi kajian pra Buka Puasa menegaskan “pentingnya menjadikan bulan Ramadhan sebagai waktu yang tepat untuk merenung dan memperbanyak dzikir, mengolah pikir dan merancang aksi dakwah. Ketiganya harus berjalan seiring sejalan agar dakwah persyarikatan Muhammadiyah lebih tepat sasaran dan memberdayakan umat,”
Sementara itu, Kiai Sutriyono, S.Ag dalam tausyiahnya pada peringatan Nuzulul Qur’an menegaskan “pentingnya menguatkan jiwa dan raga dengan senantiasa menyiraminya dengan dzikir, lantunan kalam ilahi serta membiasakan menampilkan wajah Islam yang ramah dan bersahabat dengan selalu mengajak umat berlomba dalam kebaikan dengan contoh yang baik serta saling bahu-membahu membangun peradaban Islam yang mencerahkan semesta,” tegas Mudir MBS Bumiayu.
Tampilkan Semua