Hari itu, 9 Shofar 1391 H. atau bertepatan dengan tanggal 5 April 1971 M. kiai panutan umat, pengemban amanat, telah kembali ke haribaan ilahi Rabbi setelah mengasuh Pondok Pesantren Langitan dalam masa yang cukup lama, 50 tahun (1921-1971 M.). Ribuan umat kehilangan tongkat, orang bijak kehilangan hikmat.
Dalam perkembangannya, Ponpes Langitan terus berupaya melakukan perbaikan dan kontekstualitas dalam merekonstruksi bangunan-bangunan sosio kultural, khususnya dalam hal pendidikan dan manajemen.
Usaha-usaha ke arah pembaharuan dan modernisasi memang sebuah konsekuensi dari sebuah dunia yang modern.
Namun Pondok Pesantren Langitan dalam hal ini mempunyai batasan-batasan yang konkret, pembaharuan dan modernisasi tidak boleh merubah atau mereduksi orientasi dan idealisme pesantren.(****)
Artikel ini Merupakan Kiriman dari Penulis aslinya kepada Cilacap.info, Sehingga jika ada Kesamaan Konten diberbagai media merupakan hal wajar, terkait Klaim Konten yang dipublish di sini tidak bisa dijadikan klaim bahwa konten ini berasal dari website Anda. .
Tampilkan Semua
