Perlu diketahui, bahwa kode pelacakan default google analytics adalah menggunakan gtag.js, maka gunakanlah analytics.js.
Karena laman ini menggunakan anti copy paste, maka kami tidak menuliskan kodenya di sini. Namun anda bisa mengcopy kodenya dari laman developer google dan akan kami pandu.
Silahkan klik tautan ini developers.google.com dan copy kode seperti pada gambar di bawah ini untuk di tempatkan di tema anda.

copy kode analytics js
Jangan lupa Ganti UA-XXXXX-Y dengan Kode Pelacakan Google Analytics anda seperti pada nomer 5.
Biasanya tema di wordpress ada yang support Head dan Footer, maka anda bisa langsung pastekan di admin area.
Namun jika tidak ada dan tidak ingin memasang kode secara manual pada tema anda dan di khawatirkan hilang apabila tema yang anda gunakan upgrade, maka anda bisa menggunakan plugin Head, Footer and Post Injections.
Plugins Head, Footer and Post Injections kami rekomendasikan, karena anda dapat memasang kode hanya di laman non amp atau di laman amp.
Sehingga jika anda menggunakan Accelerated Mobile Pages, pada laman amp anda tidak akan terjadi error karena pemasangan kode GA.
Sekian tutorial ini kami buat, lain kali akan buat tutorial cara membuat google tag manager.
Note:
Jika anda menggunakan plugins cache seperti LSCWP dan anda mengoptimasi semua javascript, maka kecualikan atau exclude JS dengan cara klik Page Optimization -> Tuning -> JS Exclude dan tuliskan atau isi kolom dengan analytics.js.
Kemudian jika anda mengaktifkan Localization di Lscwp, jangan lupa hapus url di bawah ini.
https://www.google-analytics.com/analytics.js
Tujuan di atas yakni agar kode GA dan GTM muncul di bagian head ketika anda melihat kode website view source (CTRL+U).
Tampilkan Semua
