Ekosistem Wisata Halal Indonesia

ilustrasi kuliner tradisional indonesia
ilustrasi kuliner tradisional indonesia

Mulai dari penyedia visa, katering, hotel, transportasi, telekomunikasi, paket wisata, dan akomodasi lainnya. Sementara, 25 perusahaan dalam negeri merupakan penyelenggara haji dan umrah resmi terdaftar di pemerintah yang juga menyediakan paket wisata halal.Tak hanya itu, sebanyak 45 perusahaan lainnya bergerak di sektor kuliner, kosmetik, fashion, maskapai, dan penunjang ekosistem halal lain. Ada Shafira di bidang fashion, Zoya main di kosmetik, Garuda Indonesia, Saudia dan Flynass untuk transportasi.

Ikon industri pariwisata halal (halal tourism industry) kini makin dikenal publik Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, ceruk pariwisata Indonesia dikenal mancanegara. Seiring meningkat dan berkembangnya tren konsumen halal lifestyle, sektor pariwista tak hanya menawarkan rekreasi atau lokasi wisata, namun di dalamnya termasuk kuliner,penyediaan hotel yang ramah muslim (moslem friendly), layanan keuangan syariah, kebutuhan barang gunaan, fasilitas ibadah,hingga sektor riil.

Perkembangan sektor ini ditengarai memperkuat pertumbuhan industri halal di Indonesia. Menyadari potensi besar sektor ini, Kementerian Pariwisata menetapkan 10 rekomendasi destinasi wisata halal Indonesia, yakni Lombok, Jakarta, Batam, Aceh, Jawa Barat, Yogyakarta, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.

Animo dan minat masyarakat Muslim menyelenggarakan haji dan umrah atau wisata religi juga memunculkan optimisme bagi perkembangan industri pariwisata halal yang terus bergeliat di tanah air. Perbaikan regulasi, pengawasan, pembiayaan, dan pelayanan yang dilaksanakan Kementerian Agama melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah berimplikasi positif bagi pembenahan industri yang memadukan unsur religi dan wisata ini.

Jemaah haji Indonesia sebanyak 231.000 (tahun 2019) adalah jumlah terbesar jemaah haji di dunia. Ada informasi bahwa Arab Saudi akan menambah kembali kuota haji Indonesia sampai 250.000 jemaah di tahun 2021.

Belum lagi kalau mereka menawarkan paket wisata religi di tanah air yang destinasinya tak kalah dengan negara lain. Misalnya ziarah Wali Songo yang digemari oleh masyarakat muslim Jawa dan Kalimantan. Kini ziarah seperti ini melibatkan sektor-sektor bisnis yang krusial: travel agent, tiketing, transportasi, edukasi, kuliner, pembimbing ziarah, dan berkecambahnya ekonomi sektor riil di kalangan masyarakat sekitar lokasi ziarah.

Masjid-masjid bersejarah dan berarsitektur indah di berbagai kota menjadi incaran para pelancong yang ingin memuaskan dahaga spiritual. Kuburan atau makam wali dan penyebar agama Islam tak pernah sepi dari ziarah setiap hari. Artefak-artefak kebudayaan termasuk di dalamnya museum tak luput dari jepretan wisman yang segera diunggah via media sosial.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait