Industri Masa Depan Pasca Covid-19

cilacap info featured
cilacap info featured

Menurut Yeo Siang Tiong, General Manager for Southeast Asia at Kaspersky, optimisme semacam ini juga diiringi dengan sedikit kecemasan. Misalnya,pertanyaan singkat mengenai bagaimana negara-negara kepulauan seperti Indonesia berjuang menangani industri 4.0 secara merata?

Faktanya, ketimpangan infrastruktur tidak hanya dialami negara-negara kepulauan, Bahkan negara seperti Jerman merasa kesulitan menyediakan infrastruktur digital secara merata ke semua bagian negaranya.

Betul bahwa ada banyak hal yang mampu dieksplorasi Indonesia dalam menghadapi industri 4.0 untuk pembangunan nasional yang lebih baik. Misalnya, memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui teknologi dengan fasilitas platform e-commerce, kemudian memajukan jaringan internet berkecepatan tinggi, pusat data cloud, manajemen keamanan dan infrastruktur broadband untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital nasional. Namun selain itu, satu pilar penting dari perjalanan Indonesia menuju industri 4.0 lainnya adalah keamanan internal control system (ICS).

Laporan Kaspersky ICS CERT terbaru menunjukkan, Indonesia berada di peringkat keenam di Asia Tenra sebagai wilayah dengan infeksi terbanyak. Dengan persentasi sebesar 43,2% dari komputer ICS yang infeksinya diblokir selama enam bulan terakhir pada 2018.

Yeo berkata, “Aktivitas siber berbahaya pada komputer ICS dianggap sebagai ancaman yang sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan kerugian materi dan penghentian produksi dalam pengoperasian fasilitas industri. Serangan yang telah Kaspersky hadang membuktikan kehadiran internet di infrastruktur perusahaan ternyata menjadi peluang emas bagi pelaku kejahatan siber untuk melakukan aksi mereka.”

Serangan tersebut berhasil karena kurangnya kemampuan keamanan siber di antara karyawan, yang seharusnya dapat dicegah dengan pelatihan dan kesadaran tinggi dari staf itu sendiri. Pencegahan ini Bahkan lebih mudah daripada mencoba menghentikan aksi para pelaku kehajatan siber.

Industri 4.0 adalah pedang bermata dua, hadir dengan dukungan sistem nirkabel hingga proses dan komunikasi yang lebih cepat, sekaligus konsekuensi serangan siber yang merugikan. Mengingat Indonesia adalah negara ke-6 di dunia yang terkena dampak penargetan ICS pada 2018, berikut ini beberapa rekomendasi untuk menghadapi industri masa depan itu.

Sebuah pembaruan industri dengan menggunakan teknologi digital yang memungkinkan upaya bisnis untuk melakukan transformasi kepada core operation, pengalaman pekerja dan pelanggan mereka, dan pada akhirnya juga mengarah pada pembaruan model bisnis mereka. Dengan demikian, sebuah perusahaan dapat meningkatkan efisiensi baru di berbagai aspek, mulai dari riset & pengembangan, engineering, proses produksi, manufaktur, dan juga fungsi support, dimana semuanya itu akan didukung oleh sebuah sistem, proses, sensor dan tingkat intelejensi baru secara terintegrasi.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait