Saya bukan wanita dan belum berkeluarga, namun saya sedikit mengetahui tabiat wanita. Dari sisi kehidupan, bagaimana wanita itu sabar meski saya kerap melihat orang sudah berumah tangga, istrinya dimarahi suaminya hingga tangannya ikut melampiaskan kekesalan. Namun wanita itu sabar, dan punya caranya sendiri untuk menenangkan.
Mungkin seperti itu, pada wanita yang saya lihat di dunia maya itu, namun yang saya lihat, sepertinya belum berkeluarga dan bukan juga janda. Namun sepertinya seorang pria telah merenggut mahkota dan kesuciannya.
Padahal jika saya melihat berandanya itu, laki-lakinya Bahkan biasa dan tak tampan. Namun segalanya telah diberikan oleh wanita itu begitupun tubuhnya.
Kemudian dia ditinggal oleh orang yang dia cintai dan hingga dia rela memberikan segalanya. Dia ditinggal dengan sang lelaki menikah dengan orang lain. Bagaimana tidak hancur wanita tersebut.
Duh gusti, masa depan wanita dan jejak langkah seseorang bisa berubah karena rasa sakit. Melihat statusnya saya terkadang juga sedih “aku ini kotor siapa yang mau denganku” tulisnya.
Namun statusnya tersebut jelas mengundang reaksi seorang laki-laki yang hanya cinta dengan nafsu, apalagi ditambahi foto pemanis yang cemekel.
Saya sebetunya tidak menyibuki diri dan mendadak mengurusi orang lain, apalagi urusan demikian meski banyak yang lewat diberanda yang agak vulgar. Jangankan komentar, kirim pesan pun enggan sebab bukan lelaki pencari nafsu selangkangan. Ada yang lewat dan ada yang vulgar ya mau bagaimana lagi kalau tidak melihatnya wong memang adanya begitu. Enggan juga jadi orang munafik yang sok baik padahal justru lebih buruk daripada itu.
Sebagai pegiat media sosial yang memiliki beberapa fanpage saya tentu saja mengamati termasuk bagaimana reaksi orang. Terkadang ada yang berlagak namun tak taunya ketika dilihat riwayatnya parah juga.
Kembali ke topik di atas, cintailah seseorang dengan penuh tulus, namun ketulusan sejati bukan hanya dari kata-kata dan ngajak sebatas pacaran.
Ikatan suci adalah segalanya, jangan hancurkan sesuatu yang berharga dari seorang wanita. Sebab kalau sudah ditinggalkan, dia bisa apa dan mau apa, ada ikatan juga kagak, hanya bisa pasrah dan Bahkan bisa berubah dengan caranya.
Tampilkan Semua
