Disinilah citizen journalism dihadapkan beberapa faktor, yakni tidak kepercayaan orang lain sehingga orang tidak mahu mengirimkan berita meskipun dalam publikasi tidak meminta uang.
Netizen adalah raja karena mereka adalah pembaca di suatu laman, namun netizen juga ada yang hanya membaca judul tanpa mengetahui di dalam isi, dari mana beritanya, kapan, dimana kejadiannya.
Lantas mereka langsung menjudge hoax, berita bohong, padahal indonesia negara hukum, siapa saja yang menyebar hoax bakal kena undang-undang.
Tak hanya itu, anggapan terkait laman radikal, Bahkan juga turut disebarkan ke linimasa media sosial.
Dampaknya tentu saja, orang enggan mengunjungi laman, namun saya harus berfikir jernih dan dengan kepala dingin.
Disamping itu, abaikan hal tersebut dan tidak perlu berdebat panjang lebar yang akan membuang waktu, tenaga dan pikiran, namun teruslah berkreativitas.
Ketika banyak orang sedikit mengunjungi laman karena dampak yang mereka judge, justru kita berfikir tidak penting. Teruslah berfikir positif.
Alhamdulillah, sehingga laman tersebut naik peringkatnya hari demi hari meski tidak dari berita bisa datang dari tutorial.
Perlu diketahui, bahwa media online sekarang membutuhkan peran serta masyarakat dalam publikasi, sehingga ada kanal tersendiri yakni citizen journalism (jurnalisme warga).
Melangkah Membuat Media Online Butuh Modal
Membuat media online resmi tentunya membutuhkan modal yang tidak sedikit, apalagi jika anda jurnalis media.
Jika anda mengatakan berapa modalnya kepada pemilik media tentu saja mereka akan mengatakan modalnya besar, sehingga membuat media online jadi diurungkan.
Saya memiliki teman seorang blogger dan seorang IT Media Online, peran sertanya mampu membuat media online tersebut tumbuh besar.
Ketika saya sharing, dia mengatakan tentang membuat media online cyber resmi dan modalnya, selain itu ia juga memovitasi untuk hal tersebut.
Namun berapa modalnya intinya butuh modal, dan modal kami adalah kekuatan niat dan tekad meskipun dianggap lelucon dan sentilan receh.
Namun kami membuatnya Insya Allah bukan tanpa hutang Bank, Pegadaian, dan Tanpa Campur Tangan Pihak ke 3 baik lembaga atau sebagainya.
Ini memang sulit, namun beginilah, mau orang tidak percaya tidaklah penting, Insya Allah akan ada waktunya, tinggal tunggu saatnya nanti.
Tidak lupa Diawali Bismillah, kekuatan tekad dan Niat, Insya Allah kita buat media cyber resmi.
Tampilkan Semua
