Sebagai informasi, PLBC memiliki tingkat risiko tinggi saat konstruksi berlangsung. di antaranya, bekerja di ketinggian serta penggunaan peralatan berat yang mendominasi kegiatan konstruksi, serta lokasi konstruksi bersebelahan dengan kilang RU IV Cilacap yang sedang beroperasi. Hal tersebut menjadi tantangan bagi seluruh tim yang terlibat pada pembangunan PLBC. Seluruh tim secara aktif melibatkan diri dalam upaya-upaya mencapai keselamatan kerja, menyusun program-program keselamatan kerja yang wajib didukung oleh setiap individu yang terlibat.
Dalam pengelolaan keselamatan kerja, PLBC memiliki dua strategi jitu dalam mencapai jam kerja aman hingga akhir proyek, yaitu pendekatan teknikal (Visible Approach) dan pendekatan non teknikal (Invisible Approach).
Pendekatan teknikal (Visible Approach) artinya mengelola keselamatan kerja dengan cara yang umum dilakukan (safe work praktis) dimanapun kita bekerja. Misalnya, mematuhi aturan kebijakan, prosedur keselamatan kerja, training/pelatihan, tanda/rambu keselamatan, rapat keselamatan kerja, patroli, management walkthrough, inspeksi keselamatan, dan lain sebagainya.
Sedangkan pendekatan non teknikal (Invisible Approach) adalah program yang membuat seorang pekerja mengerti betul tentang pentingnya keselamatan kerja. Pendekatan ini menyentuh sisi yang tidak terlihat dalam diri seseorang, yaitu bagaimana seseorang berniat, berjanji, berkomitmen, menilai dsb. Pendekatan yang kedua ini menjadi program unggulan dalam mencapai jam kerja aman, suasana pekerja menjadi gembira.(*)
Tampilkan Semua
