oleh

Waspada Gelombang Tinggi hingga 3 November 2019

Cilacap.infoStasiun Meteorologi Tunggul Wulung menginformasikan adanya potensi gelombang tinggi hingga 3 November 2019. Peringatan tersebut berlaku sejak hari Kamis 31 Oktober 2019 Pukul 19.00 s/d Minggu 03 November 2019 pukul 19.00 WIB.

Adapun prakiraan wilayah yang mengalami gelombang tinggi disertai angin kencang yaitu meliputi jawa barat (jabar) dan jawa tengah (jateng).

Antara lain, Perairan Selatan Sukabumi dan Cianjur, Perairan Selatan Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran Jawa Barat.

Kemudian Perairan Selatan Cilacap, Perairan Selatan Kebumen dan Purworejo, Perairan Selatan Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul.

Serta Samudera Hindia Selatan Jawa Barat dan Samudera Hidia Selatan Jawa Tengah dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).

Baca Juga :   Waspada Cuaca Ekstrem di Banyumas

Kondisi Sinoptik tersebut, seperti yang diterangkan Petugas Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Nurmaya. Perairan dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY umumnya berawan berpotensi hujan ringan.

“Tertanggal 31 Oktober 2019 hari Kamis Pukul 19.00 s/d 01 November 2019 hari Jum’at pukul 07.00 WIB. Angin umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 2 – 20 knot. Tinggi gelombang laut berkisar antara 1,3 – 2,5 meter.” Kata Nurmaya di Cilacap.

Sedangkan pada tanggal 01 November 2019 hari Jum’at pukul 07.00 s/d 19.00 WIB. Angin umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 4 – 20 knot. Tinggi gelombang laut berkisar antara 1,3 – 3,0 meter.

Baca Juga :   Lakalantas Terjadi di Kalimanah Purbalingga

“Pada tanggal 1 November pukul 19.00 sampai dengan tanggal 3 november 2019 pukul 19.00 WIB, diprediksi gelombang tinggi berkisar 1,5 – 4,0 meter. Hal itu disertai dengan Angin kencang yang pada umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 4 – 20 knot.” Terangnya.

resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran

Nurmaya mengimbau adanya gelombang tinggi untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

Baca Juga :   Calon Kader IPNU dan IPPNU Wanareja Diajarkan untuk Mencintai NKRI saat Makesta

Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.” Pungkasnya.