oleh

Warga Cilacap ini Ditolak 5 Rumah Sakit, Banyumas, Banjar, Ciamis, Tasik

Cilacap.info – Mengaku bersentuhan dengan orang yang positif Corona di Jakarta, seorang pria asal Cilacap kemudian menuju rumah sakit ketika pulang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) itu memang memiliki kartu tanda penduduk Cilacap Jawa Tengah (jateng), namun dia tinggal dan beristrikan orang Mangunjaya, Pangandaran, Jawa Barat (Jabar).

Ceritanya dia pulang dari bekerja di jakarta, namun pasien tersebut ketika tinggal di kontrakan mengaku dekat dengan penderita corona.

“Pasien asal Cilacap ini mengaku saat bekerja di jakarta tinggal dikontrakan dan sempat bersentuhan dengan orang yang positif corona. Bahkan dari penuturan pasien ini, orang yang positif corona tersebut telah meninggal dunia.” Kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pangandaran, Yedi Sukmayadi.

Baca Juga :   1000 Paket Sembako Disebar di Purbalingga

Masih lanjut Yedi Sukmayadi, pihaknya memperoleh laporan bermula dari puskesmas mangun jaya yang mengatakan ada pasien dalam pengawasan corona. Karena pangandaran belum memiliki Rumah Sakit untuk menangani hal tersebut kemudian pasien tersebut dirujuk ke beberapa rumah sakit umum namun ditolak.

“Ketika kami merujuk pasien dalam pengawasan ke kota banjar, ciamis, tasik, dan 2 rumah sakit di banyumas, mereka tidak menerimanya dengan alasan ruangan sudah penuh.” Tambahnya.

Baca Juga :   Kasdim 0703 Cilacap Pimpin Upacara Pemakaman Almarhum Usmani

Ia menceritakan, PDP asal Cilacap tersebut kondisinya memburuk dan mengalami gejala seperti tanda pada gejala penderita corona saat pulang ke rumah mertuanya di mangunjaya.

“Pasien mengaku sesak nafas disertai gejala flu dan batuk sepulang dari jakarta.” Ujarnya.

Ketika dirujuk ke beberapa rumah sakit dan ditolak, PDP tersebut kemudian pulang ke kampung halamannya di Cilacap. Saat itu PDP tersebut kondisinya agak membaik dan hal itu ditandai dengan suhu tubuh 36° Celcius.

Baca Juga :   Pembebasan Ratusan Napi di Lapas Nusakambangan di Whatsapp, Kalapas: Itu Hoaks

“Kami dari dinas kesehatan kabupaten pangandaran sudah menghubungi pihak-pihak terkait seperti dinas kesehatan cilacap dan puskesmas setempat agar diawasi. Pasien telah diawasi dan kabarnya pasien tersebut dirujuk ke RS di Cilacap dan dalam pantauan dinas kesehatan cilacap.” Terangnya.