Waduh, Mahasiswi Universitas Brawijaya Malang Meneliti Bentuk Kaki Wanita, Hoax atau Fakta?

oleh

MALANG, CILACAP.INFO – Sebuah informasi tentang seorang mahasiswi yang mengaku dari Universitas Brawijaya tengah melakukan penelitian soal bentuk kaki wanita beredar di aplikasi pesan instan WhatsApp dan media sosial Twitter.

Pembuat pesan mengklaim sebagai mahasiswi semester akhir Jurusan Ilmu Psikologi Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Klaim sebagai mahasiswi disertai surat yang tampak resmi dari Universitas Brawijaya karena dilengkapi kop dan tanda tangan wakil dekan bidang akademik.

Berikut pesan yang beredar terkait penelitian bentuk kaki wanita terhadap karakter dan kesehatan itu:

“Assalamu’allaikum…
Selamat sore malam adek syifa. Sehubungan dengan adanya PSBB karena Covid 19. Ijinkan Saya Ayu Sofia Anggraeni.., mahasiswa akhir imu Psikologi Univ. Brawijaya. Saya sedang melakukan penelitian online tentang “analisa pengaruh bentuk kaki terhadap karakter dan kesehatan wanita”. Saya hanya butuh foto kakinya adek.
Mohon bantuan dan responnya ya, bantuan adek sangat berarti bagi saya..
Terima kasih.”

Selain itu, pembuat dan penyebar pesan juga mengirimkan foto-foto kaki sebagai contoh foto yang diharapkan bisa diperoleh dari para penerima pesan.

Baca Juga :   Benar atau Hoax Muhammadiyah Tidak Mau lagi Terima Bantuan Pemerintah, CEK FAKTANYA

Apakah benar ada mahasiswi Universitas Brawijaya dengan nama dan jurusan sebagaimana terdapat dalam pesan berantai itu?

Penjelasan:
Penelusuran ANTARA di situs resmi Universitas Brawijaya, termasuk situs fakultas kedokteran, tidak terdapat program studi atau jurusan ilmu psikologi kesehatan.

Dalam surat yang disertakan penyebar pesan, pihak yang bertanda tangan adalah Wisnu Barlianto sebagai wakil dekan bidang akademik.

Sementara jika merujuk pada situs resmi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Wisnu Barlianto adalah dekan di fakultas itu.

Kop surat yang beredar masih menyebutkan kampus yang berada di kota Malang, Jawa Timur, itu masih berkedudukan di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Baca Juga :   Hoax! Harimau Berkeliaran di Bengkalis Riau

Padahal, pendidikan tinggi sebagai naungan dari berbagai kampus negeri di Indonesia telah pindah dari Kemristek ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Oktober 2019.

Kepala Bagian Humas Universitas Brawijaya Kotok Guritno, dalam pesan singkat yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, mengatakan tidak terdapat nama mahasiswa pada fakultas kedokteran sebagaimana dalam pesan yang beredar di WhatsApp ataupun Twitter itu.

“Surat yang mengatasnamakan Universitas Brawijaya itu palsu. Nama dan jurusan tersebut tidak ada, setelah kami konfirmasi ke fakultas terkait,” kata Kotok.

Baca Juga :   Hoaks: Viral di Media Sosial, Seorang Bayi Menganjurkan Makan Telur Rebus untuk Cegah Corona

Universitas Brawijaya, lanjut Kotok, juga berharap masyarakat dapat mengonfirmasi pesan-pesan mencurigakan yang mengatasnamakan kampus di Malang, Jawa Timur itu, melalui saluran resmi.

Klaim: Mahasiswi Universitas Brawijaya lakukan penelitian bentuk kaki wanita
Rating: Salah/Hoaks.