<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Berita &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/topic/warta-cilacap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 06:14:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Berita &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Hari Desa Nasional (Hadenas) 15 Januari untuk Meneguhkan Undang Undang Desa</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-85343/hari-desa-nasional-hadenas-15-januari-untuk-meneguhkan-undang-undang-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Imam Hamidi Antassalam]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 04:14:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Desa Nasional (Hadenas)]]></category>
		<category><![CDATA[Info Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendes]]></category>
		<category><![CDATA[Pendamping Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-85343/hari-desa-nasional-hadenas-15-januari-untuk-meneguhkan-undang-undang-desa</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8212; Pemerintah resmi menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional (HADENAS). Penetapan tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024 tentang Hari Desa yang ditetapkan pada tanggal 31 Juli 2024 dalam rangka Meneguhkan Undang Undang Desa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8212; Pemerintah resmi menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional (HADENAS). Penetapan tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024 tentang Hari Desa yang ditetapkan pada tanggal 31 Juli 2024 dalam rangka Meneguhkan Undang Undang Desa.</p>
<p>Mengutip unggahan akun Instagram @haridesanasional2026, pemilihan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional (HADENAS) merujuk, berdasarkan kepada sejarah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pada tanggal 15 Januari 2014.</p>
<p>15 Januari sebagai Hari Desa Nasional (HADENAS) kendati diperingati setiap tahun, Keppres momor 23 tahun 2014 ini menegaskan bahwa Hadenas bukan merupakan hari libur nasional.</p>
<p>Momen peringatan Hadenas ini menjadi penting karena dianggap sebagai tonggak utama atas kejelasan status, dan kepastian hukum desa dalam sistem ketatanegaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<h3>Peringatan Hadenas 2025</h3>
<p>Usai Hadenas diresmikan melalui Keputusan Presiden, Peringatan Hadenas pada 15 Januari 2025, menjadi momen pertama kalinya Hari Desa Nasional ini diselenggarakan, dan dipusatkan di Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Mengangkat tema &#8220;Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Desa Swasembada Pangan&#8221;.</p>
<p>Acara berlangsung pada tanggal 14–15 Januari 2025. Mencakup berbagai rangkaian kegiatan seperti:</p>
<ol>
<li>Village Expo yakni Pameran inovasi, produk unggulan desa, dan digitalisasi desa.</li>
<li>Musyawarah Desa Nasional (Musdesnas) yang membahas penguatan fondasi pembangunan desa.</li>
<li>Pencanangan Gerakan Menanam yaitu fokus pada swasembada pangan sebagai pilar ketahanan nasional.</li>
</ol>
<h3><strong>Hadenas 2026 di Boyolali, Jateng</strong></h3>
<p>Untuk tahun ke 2, Peringatan Hari Desa Nasional (Hadenas) pada 2026 ini dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada 15 Januari dengan mengusung tema &#8220;Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia&#8221;.</p>
<p>Lokasi utama kegiatan berada di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, dan kawasan Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Jawa Tengah.</p>
<p>Adapun tema menyoroti peran sentral desa sebagai fondasi utama dan motor penggerak pembangunan nasional, serta kunci pemerataan pembangunan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Maka penyelenggaraan Hari Desa Nasional (HADENAS) 2026 ini menjadi mementum guna penguatan pembangunan Indonesia yang dimulai dari desa dengan menonjolkan potensi wisata serta ekonomi lokal desa.</p>
<h3>Rangkaian Kegiatan Hadenas 2026</h3>
<p>Berikut jadwal rangkaian perayaan Hadenas 2026 yang berlangsung selama enam hari, yakni mulai tanggal 10 sampai dengan 15 Januari 2026;</p>
<p>Kegiatan dibuka dengan Gerakan Bakti Desa yang melibatkan 261 desa se-Kabupaten Boyolali pada 10 Januari 2026.</p>
<p>Hari berikutnya, 11 Januari 2026, jalan sehat, car free day, dan donor darah sebagai bentuk partisipasi masyarakat. Pada tanggal yang sama hingga 13 Januari 2026, Lomba E-Sport Nasional dan Piala Bupati yang melibatkan peserta dari berbagai daerah.</p>
<p>Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah kompetisi olahraga sepak bola Liga Desa Tingkat Nasional yang berlangsung pada 11-14 Januari 2026. Kompetisi ini diikuti oleh 7.800 desa yang telah melalui seleksi ketat dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.</p>
<p>Kemudian, pada 12 Januari 2026, <em>coaching clinic</em> khusus Kepala Desa dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan desa.</p>
<p>Menjelang puncak perayaan pada 14 Januari 2026, sejumlah kegiatan besar akan digelar di Kebun Raya Indrokilo. Kegiatan tersebut meliputi pameran potensi unggulan desa, pasar murah, seminar dan lokakarya desa, final Liga Desa Nasional 2026, serta malam Hadenas akan diputar layar tancap untuk hiburan masyarakat.</p>
<p>Puncak peringatan pada 15 Januari 2026 akan dimeriahkan dengan upacara seremonial Hari Desa Nasional, tepat tanggal 15 Januari 2026.</p>
<p>Acara puncak peringatan Hadenas 2026 dihadiri oleh pemerintah pusat, daerah, desa serta unsur Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kemendesa PDT yang terdiri dari Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD), dan Pendamping Lokal Desa (PLD).</p>
<p>Rangkaian acara dijadwalkan akan ditutup dengan tasyakuran pagelaran wayang kulit, serta kegiatan &#8216;Ngopi Bersama&#8217; antara Menteri Desa PDT Yandri Susanto dengan TPP se Jawa Tengah, bersama masyarakat dan kepala desa. (IHA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/14/TPP-Cilacap-Pendamping-Desa-Kemendes-PDT-Bersiap-Rayakan-Hadenas-2026-Ke-Boyolali.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1600"
				height="994">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[TPP Cilacap Pendamping Desa Kemendes PDT Bersiap Rayakan Hadenas 2026 Ke Boyolali]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/14/TPP-Cilacap-Pendamping-Desa-Kemendes-PDT-Bersiap-Rayakan-Hadenas-2026-Ke-Boyolali-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[TPP Cilacap Pendamping Desa Kemendes PDT Bersiap Rayakan Hadenas 2026 Ke Boyolali]]></media:description>
													<media:copyright>Imam Hamidi Antassalam</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>TACB Cilacap Menilai Gamelan Batu Salebu Warisan Kearifan Lokal yang Harus Dilestarikan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-85011/tacb-cilacap-menilai-gamelan-batu-salebu-warisan-kearifan-lokal-yang-harus-dilestarikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Imam Hamidi Antassalam]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 16:06:41 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Berita Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[cagar budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Keramat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-85011/tacb-cilacap-menilai-gamelan-batu-salebu-warisan-kearifan-lokal-yang-harus-dilestarikan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8212; Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cilacap menilai Gamelan Batu Salebu memiliki nilai penting sebagai warisan kearifan lokal yang harus dilestarikan. Mewakili TACB Cilacap, Arkeolog Luthfi Eka Bhagaskara menegaskan dalam laporan identifikasi awal terkait temuan benda budaya tersebut di Balai Desa Salebu, Majenang, Cilacap. Selasa, (6/1/2026)]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8212; Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cilacap menilai Gamelan Batu Salebu memiliki nilai penting sebagai warisan kearifan lokal yang harus dilestarikan. Mewakili TACB Cilacap, Arkeolog Luthfi Eka Bhagaskara menegaskan dalam laporan identifikasi awal terkait temuan benda budaya tersebut di Balai Desa Salebu, Majenang, Cilacap. Selasa, (6/1/2026)</p>
<p>&#8220;Gamelan batu Salebu adalah satu-satunya yang ditemukan di Wilayah Cilacap. Sebagai warisan kearifan lokal budaya masyarakat Desa Salebu, maka perlunya upaya pelestarian, sekaligus perlindungan terhadap Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ini, kedepan TACB Cilacap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, beserta instansi yang terkait akan mendorong untuk ditetapkan sebagai Peringkat Kabupaten,&#8221; akunya usai melakukan identifikasi awal dan kunjungan lokasi temuan.</p>
<p>Status tersebut diperlukan untuk memastikan adanya perlindungan hukum dan upaya konservasi yang komprehensif terhadap warisan budaya masyarakat Salebu tersebut.</p>
<p>Adapun <a href="https://daerah.cilacap.info/ci-84236/warisan-budaya-gamelan-batu-salebu-ditemukan">identifikasi Gamelan Batu Salebu</a> yang dilaporkan sebagai benda cagar budaya (BCB) masih merupakan dugaan.</p>
<p>&#8220;Gamelan Batu Salebu ini masih berstatus dugaan sebagai BCB karena merupakan temuan tunggal. Maka perlu kerja keras dalam rangka membuka tabir peradaban masa lalu,&#8221; ungkapnya</p>
<p>Diketahui Batu Gamelan Salebu ini ditemukan di sungai yang alirannya dari hulu gunung padang Salebu, berjenis batuan andesit yang pada umumnya masyarakat pada masa lalu memilihnya untuk digunakan membuat bangunan-bangunan megalitik, candi, piramida, begitu juga perkakas-perkakas.</p>
<p>&#8220;Jaman nenek moyang dulu, diketahui memang banyak memakai material batu berjenis andesit. Dan tidak menutup kemungkinan masyarakat masa lampau memilih batu ini untuk gamelan, sebagai sarana kesenian atau spiritual mereka,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dia menjelaskan bahwasannya batu andesit sebagai jenis batu pilihan untuk artefak yang terdapat pada sarkofagus (peti kubur dari batu), punden berundak, lumpang batu, meja batu, menhir, arca, dan perkakas maupun alat pertanian kuno, di jaman berburu dan meramu saat itu.</p>
<p>Kendati batu berbunyi Gamelan pertama kali ditemukan di aliran sungai, hilir dari Gunung Padang Salebu ini sebesar lumpang pipih ukuran 30&#215;27 cm, mesti dugaannya beragam tafsir, karena melintasi ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu, dari masa ke masa, itu sudah menyimpulkan ada perpindahan tempat oleh kondisi alam maupun manusianya.</p>
<p>&#8220;Tidak lagi insitu, jadi perlu kerja keras lagi, untuk menemukan benda pendukung lainnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Maka sementara ini pihaknya belum bisa memastikan Gamelan Batu Salebu sebagai BCB. Jadi menurutnya perlu dukungan semua pihak untuk identifikasi lebih lanjut terhadap perhatian atas temuan ini.</p>
<p>Upaya pelestarian tentunya melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat setempat, untuk memastikan keberlanjutan warisan budaya ini bagi generasi mendatang.</p>
<p><a href="https://www.google.com/amp/s/daerah.cilacap.info/ci-84901/tacb-cilacap-akan-identifikasi-mendalam-gamelan-batu-salebu-mulai-besok/amp">Hingga berita ini diunggah temuan batu di Desa Salebu, Kecamatan Majenang, Cilacap</a>, yang dikenal sebagai Gamelan Batu Salebu, masih dalam tahap identifikasi awal oleh pihak berwenang.</p>
<p>Kepala Bidang Kebudayaan Ahmad Fatoni mengaku akan melakukan kajian mendalam terhadap warisan Budaya Masyarakat Desa Salebu ini.</p>
<p>&#8220;Nanti akan kami kaji secara akademik. Termasuk bagaimana pemajuan nilai budayanya bahkan memungkinkan mereplika gamelan batu ini agar bisa digunakan untuk tujuan edukasi,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, dalam jangka panjang kajian gamelan batu akan membantu mengungkap potensi khazanah budaya Desa Salebu sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara. Yakni dengan keberadaan kesenian khas dari gamelan batu.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Salebu, Agus Fauzi mengaku optimis keberadaan gamelan batu ini bisa menjadi aset berharga bagi identitas budaya desa bahkan bangsa. Hal ini kemudian membawa multi efek bagi warga dengan berkembangnya UMKM sampai home stay.</p>
<p>“Dengan jadi ikon, orang akan tertarik untuk datang ke Salebu,” harapnya. (IHA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/07/TACB-Cilacap-Identifikasi-Awal-Gamelan-Batu-Salebu.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1600"
				height="1176">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[TACB Cilacap Identifikasi Awal Gamelan Batu Salebu]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/07/TACB-Cilacap-Identifikasi-Awal-Gamelan-Batu-Salebu-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[TACB Cilacap Identifikasi Awal Gamelan Batu Salebu]]></media:description>
													<media:copyright>Imam Hamidi Antassalam</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mandala Mata Bumi, Situs Megalitik Miliki Banyak Pintu, Unik, dan Monumental</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-84446/mandala-mata-bumi-situs-megalitik-miliki-banyak-pintu-unik-dan-monumental</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Imam Hamidi Antassalam]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 09:26:29 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Berita Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[cagar budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Dayeuhluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Keramat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-84446/mandala-mata-bumi-situs-megalitik-miliki-banyak-pintu-unik-dan-monumental</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8212; Situs megalitik Mandala Mata Bumi yang baru-baru ini ditemukan di puncak pegunungan Subang, wilayah Desa Kuta Agung, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, selain disebut situs terbesar di Jawa Tengah dengan keistimewaan dan keunikan pada arsitektur punden berundaknya yang tidak biasa, berada di dataran tinggi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8212; Situs megalitik Mandala Mata Bumi yang baru-baru ini ditemukan di puncak pegunungan Subang, wilayah Desa Kuta Agung, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, selain disebut <a href="https://daerah.cilacap.info/ci-84386/mandala-mata-bumi-situs-megalitik-terbesar-di-jawa-tengah-ditemukan-di-dayeuhluhur-cilacap">situs terbesar di Jawa Tengah</a> dengan keistimewaan dan keunikan pada arsitektur punden berundaknya yang tidak biasa, berada di dataran tinggi.</p>
<p>Situs prasejarah ini juga disebut monumental, pasalnya situs &#8216;Mandala Mata Bumi&#8217; ini memiliki banyak pintu masuk, juga adanya batu ukir, batu relief berpasangan, di sisi kanan dan sisi kiri situs.</p>
<p>&#8220;Saya lihat, dan tidak ada di wilayah lain, di Jawa Tengah, adapun di Kabupaten Karanganyar itu satu, di sekitar kawasan tersebut yang kemudian ditemukan Candi Cetho dan Candi Sukuh, itu dulunya merupakan punden berundak, sama,&#8221;</p>
<p>&#8220;Bedanya, Situs Mandala Mata Bumi ini pintu masuknya banyak, ini unik, suatu hal yang istimewa, dan menjadi keunikan utama, adanya batu berelief, dua batu, berdiri di sisi kanan dan kiri, berpasang-pasangan, ini monumental, dan saya tidak menemukan di tempat lain,&#8221; terang ahli arkeologi Kementerian Kebudayaan, Wahyu Broto Raharjo SS.M.Hum usai melakukan observasi, peninjauan lapangan sekaligus kajian ilmiah bersama tim, pada Selasa, (23/12/2025).</p>
<p>Tenaga ahli arkeologi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X dengan wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta tersebut mengemukakan bahwa situs prasejarah Mandala Mata Bumi ini jelas merupakan warisan budaya bangsa yang harus dilindungi undang-undang sebagai benda cagar budaya.</p>
<p>&#8220;Dari segi regulasi, Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, mengamanatkan perlindungan, pelestarian, pengembangan serta pemanfaatannya untuk melestarikan warisan budaya bangsa dalam rangka memperkuat identitas kepribadian bangsa, dan umat manusia,&#8221; katanya</p>
<p>&#8220;Oleh karenanya, dalam Undang-undang Cagar Budaya, dengan kriteria-kriteria yang disebutkan, bahwa benda yang bernilai sejarah budaya bangsa, dan berusia minimal 50 tahun, maka situs Mandala Mata Bumi, sudah pasti, dan jelas lebih dari itu,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dia pun menjelaskan bahwa punden berundak pada situs &#8216;Mandala Mata Bumi&#8217; ini sebagai warisan budaya peninggalan purbakala telah berlangsung jauh sebelum adanya agama-agama.</p>
<p>&#8220;Budaya punden berundak sudah ada di Nusantara, di Indonesia, jauh sebelum ada agama-agama,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dia menjelaskan bahwa punden berundak adalah struktur pemujaan kuno yang dibangun oleh masyarakat tradisi megalitik, masa Neolitikum, sekitar 2500–1500 Sebelum Masehi.</p>
<p>&#8220;Tradisi itu berlangsung lalu berkembang di Indonesia jauh sebelum masuknya pengaruh agama, Hindu, Buddha, Kristen, maupun Islam yang datang belakangan ke Nusantara,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Adapun fungsi utama punden berundak terkait erat dengan kepercayaan lokal, animisme dan dinamisme, yang merupakan <em>local genuine,</em> sistem kepercayaan orang asli Nusantara, bukan agama dalam pengertian sekarang.</p>
<p>&#8220;Fungsi punden berundak digunakan sebagai sarana pemujaan roh nenek moyang. Masyarakat prasejarah percaya bahwa arwah leluhur bersemayam di tempat yang tinggi (gunung atau bukit), sehingga mereka membangun struktur bertingkat sebagai media komunikasi ritualnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ketika agama-agama masuk ke Nusantara, konsep bangunan berundak ini kemudian berasimilasi, untuk selanjutnya berpadu dengan unsur-unsur arsitektur keagamaan baru.</p>
<p>Dia mencontohkan, Budha-Hindu, bahkan Islam sekalipun, dengan candi-candi seperti Candi Borobudur, Prambanan, Masjid Menara Kudus, Masjid Indrapuri Aceh dan lainnya itu memiliki struktur yang menyerupai punden berundak, menunjukkan adanya kesinambungan budaya dari masa prasejarah ke masa sejarah.</p>
<p>&#8220;Dengan demikian, adanya punden berundak beserta stuktur kawasannya, dan unsur lainnya, kompleksitas arsitektur, dan adanya batu relief, adalah bukti fisik adanya sistem kepercayaan dan peradaban yang berkembang di masa lalu, jaman prasejarah di Gunung Subang ini, situs &#8216;Mandala Mata Bumi&#8217; ini ada dan berkembang, jauh sebelum &#8216;agama-agama formal&#8217; datang,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, adapun terkait adanya dugaan perkampungan purba yang berkaitan dengan situs megalitik ini belum tereksplorasi secara menyeluruh,</p>
<p>&#8220;Sehingga kawasan warisan budaya purbakala ini harus dipahami sebagai satu kesatuan lanskap budaya yang kompleks dengan layar kebudayaannya yang luas, bukan hanya satu titik atau satu struktur saja,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diketahui bahwa situs megalitik yang kaya nilai tradisi budaya dan unik, bahkan keutuhannya masih terjaga hingga kini. <a href="https://www.cilacap.info/ci-84504/mandala-mata-bumi-situs-megalitik-yang-tersembunyi-di-balik-manuskrip-belanda">Situs Mandala Mata Bumi berada di puncak pegunungan Subang dengan ketinggian sekitar 1.210 meter di atas permukaan laut, dengan luasan sekitar 150 Ha, berada di kawasan hutan primer wilayah Desa Kuta Agung.</a></p>
<p>Selain situs tertutup oleh vegetasi hutan yang lebat, keberadaannya yang tidak biasa, hampir tidak tersentuh aktivitas manusia selama berabad-abad, demikian akses menuju lokasi pun betapa ekstrem, dan begitu sangat sulit, maka sangat disarankan untuk menggunakan jasa pemandu lokal.</p>
<p>Pemandu lokal tidak hanya memberikan jasa layanan pendampingan atau informasi sejarah, tetapi juga konteks budaya dan adat istiadat setempat yang penting untuk dihormati saat mengunjungi situs sakral ini.  (IHA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/26/Mandala-Mata-Bumi-Situs-Megalitik-Unik-Monumental.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1260"
				height="718">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mandala Mata Bumi; Situs Megalitik Unik Monumental]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/26/Mandala-Mata-Bumi-Situs-Megalitik-Unik-Monumental-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mandala Mata Bumi; Situs Megalitik Unik Monumental]]></media:description>
													<media:copyright>Imam Hamidi Antassalam</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Reses, Amelia Rizqi Anggota DPRD Kabupaten Cilacap soroti Mahalnya Biaya Pertanian</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-37782/reses-amelia-rizqi-anggota-dprd-kabupaten-cilacap-soroti-mahalnya-biaya-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rozi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 10:58:24 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Reses DPRD cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-37782/reses-amelia-rizqi-anggota-dprd-kabupaten-cilacap-soroti-mahalnya-biaya-pertanian</guid>

					<description><![CDATA[Cilacap.info, Kesugihan &#8211; Maksimalkan peran dan fungsi sebagai wakil rakyat, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Cilacap Amelia Rizqi Priyantiaz, serap aspirasi masyarakat dengan kegiatan reses di Wilayahnya, Desa Karangjengkol Kecamatan Kesugihan, Minggu, 28 Maret 2021.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cilacap.info, Kesugihan</strong> &#8211; Maksimalkan peran dan fungsi sebagai wakil rakyat, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Cilacap Amelia Rizqi Priyantiaz, serap aspirasi masyarakat dengan kegiatan reses di Wilayahnya, Desa Karangjengkol Kecamatan Kesugihan, Minggu, 28 Maret 2021.</p>
<p>Amelia menjelaskan kepada Cilacap.info, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin mengunjungi konstituennya dalam bentuk reses setelah masa sidang.</p>
<p>&#8220;Beberapa hari yang lalu, kami mengadakan kegiatan reses tepatnya di masa sidang 2, Alhamdulillah kegiatan reses tetap bisa digelar tentunya dengan mentaati protokol kesehatan yang ada,&#8221; terang Amelia.</p>
<p>&#8220;Dalam hal kegiatan ini sejatinya merupakan agenda rutin saya, sebagai wujud memaksimalkan peran dan fungsi anggota DPRD sebagai wakil rakyat,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dalam reses kali ini,beberapa aspirasi masyarakat disampaikan, terutama dalam bidang pertanian yang menjadi topik utama. Mahalnya biaya produksi pertanian menjadi salah satu hal yang diutarakan para peserta reses.</p>
<p>&#8220;Dari hasil reses, ini, banyak sekali masukkan dan tuntutan dari masyarakat, terutama para petani yang menyampaikan keluhan terkait mahalnya pupuk dan biaya produksi pertanian. dan ini nantinya yang akan menjadi modal saya untuk di perjuangkan,&#8221; tegas Amelia.</p>
<p>Anggota Dewan termuda di Kabupaten Cilacap dari Fraksi Demokrat ini menyebutkan, berkaitan dengan aspirasi yang berkembang salah satunya adalah usaha tani, normalisasi pengairan, jembatan-jembatan dan gorong-gorong penyebrangan serta alat mesin pertanian dan peternakan (alsintan).</p>
<p>&#8220;Saya rasa karena memang Kesugihan merupakan daerah pertanian, sejauh ini banyak hal ya dominan dengan kebutuhan-kebutuhan para petani dan peternak &#8221; paparnya.</p>
<p>Selain itu ada juga aspirasi terkait kegiatan-kegiatan kepemudaan dan pelatihan-pelatihan yang berguna untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Dapil 6 yang merupakan daerah pemilihannya.</p>
<p>&#8220;Usulan ini akan masuk dalam Pokok-pokok pikiran, yang Insya Allah bisa direalisasikan jika kondisi keuangan daerah baik serta skala prioritas pembangunan daerah di Cilacap dapat berjalan dengan baik,&#8221; tutupnya (Rzy)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Reses-Amelia-Rizqi-Anggota-DPRD-Cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Reses Amelia Rizqi Anggota DPRD Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Reses-Amelia-Rizqi-Anggota-DPRD-Cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Reses Amelia Rizqi Anggota DPRD Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>POLRI &#8211; NU Jalin Komunikasi Khodimul NKRI</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-36301/polri-nu-jalin-komunikasi-khodimul-nkri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2021 10:05:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[MWC NU Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-36301/polri-nu-jalin-komunikasi-khodimul-nkri</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Kapolsek Majenang, Hj. Erna Trihastuti, bersama jajarannya berkunjung ke Kantor MWCNU Majenang, di Kompleks SMK Diponegoro Jalan Pahonjean Majenang, Sabtu (30/1/2021) siang. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kapolsek Majenang, Hj. Erna Trihastuti, bersama jajarannya berkunjung ke Kantor MWCNU Majenang, di Kompleks SMK Diponegoro Jalan Pahonjean Majenang, Sabtu (30/1/2021) siang. </p>
<p>Dalam kunjungannya ke Kantor MWCNU Majenang di sambut Ketua Tanfidiyah MWCNU, KH Hizbullah Huda, SH. dan Jajarannya.</p>
<p>Dia menjelaskan bahwa kunjungannya dalam rangka selain silaturahmi, juga ta&#8217;aruf (perkenalan) pasalnya, dirinya mendapat amanah jadi kapolsek baru di Majenang.</p>
<p>Di samping itu, kunjungan bermaksud menjalin komunikasi lebih antara kepolisian dengan NU Majenang, menjalin hubungan yang lebih baik dalam melayani masyarakat/umat.</p>
<p>&#8220;Walaupun selama ini NU dan Polri sudah terjalin hubungan kerja sama yang baik dalam melayani umat.&#8221; tutur Hj. Eni Kapolsek Majenang.</p>
<p>KH Hizbullah Huda, SH, Ketua Tanfidiyah MWCNU Majenang, menyambut baik dan memberi dukungan serta doa dengan harapan bisa saling mewarnai antara Polri dan NU Majenang, dalam melayani bangsa sebagai Khodimul NKRI.</p>
<p>&#8220;Mari bersamasama kita saling dukung dan saling mendoakan, dan kepada kapolsek baru, Hj. Erna, semoga amanah dan sukses untuk program kinerjanya. Aamiin..&#8221; Terangnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua Pengurus Anak Cabang Ansor Majenang, Syamsul Bahri.</p>
<p>&#8220;PAC Ansor beserta Banser Majenang sudah selalu bersinergi dengan Polri dalam malaksanakan kegiatan-kegiatan pelayanan masyarakat/umat.&#8221; terang pimpinan Ansor Majenang.</p>
<p>Hj. Erna Trihastuti, Kapolsek baru Majenang, senada dengan Kapolri Baru, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, diberitakan bahwa sehari setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo, Kapolri bersama jajarannya berkunjung ke Kantor PBNU, di Jakarta, Kamis (28/1/2021).</p>
<p>Dalam kunjungan ke PBNU, Kapolri baru, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan!</p>
<p>&#8220;Terhadap rekan-rekan NU yang ada di wilayah, bahkan sampai di level cabang, kalau ada polisi, kapolsek, kapolres, kapolda yang tidak mau bertemu dengan (warga) NU, berarti tidak menghormati saya sebagai warga Nahdliyin,&#8221; terang Kapolri Sigit.</p>
<p>Sementara itu Katib Syuriah MWCNU Majenang, KH Mazin Al Hajari (Buya Mazin) memberi pandangan bahwa Khodimul NKRI, merupakan kewajiban keagamaan dan kenegaraan hal tersebut ialah perbuatan yang mulia, saling melayani dan mengayomi, masing-masing memiliki tugas dan kewajibannya dalam menjaga NKRI dengan sebaik-baiknya.</p>
<p>&#8220;Mudah mudahan, untuk yang akan datang hal tersebut manjadi tradisi, bagi korp.kepolisian ketika ada Kapolsek, Kapolres, Kapolda yang baru dilantik, sowan ke NU.&#8221; terangnya.</p>
<p>Bersilaturahmi hal tersebut menurutnya mulia dan bisa mungkin, ketika kader-kadernya semakin nyata dalam menjaga dan mengamalkan 4 pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 45, Bhinneka tunggal Ika dan NKRI. tutur Hj. Erna sapaan akrab Kapolsek Majenang.</p>
<p>(Imam Hamidi Antassalam)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kapolsek-Majenang-Jalin-Sinergitas-dan-sowan-ke-MWCNU-Majenang.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kapolsek Majenang Jalin Sinergitas dan sowan ke MWCNU Majenang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kapolsek-Majenang-Jalin-Sinergitas-dan-sowan-ke-MWCNU-Majenang-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kapolsek Majenang Jalin Sinergitas dan sowan ke MWCNU Majenang]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cara Santri Ponpes Sufyan Tsauri Cari Donasi Saat Pesantren Lockdown</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-35722/cara-santri-ponpes-sufyan-tsauri-cari-donasi-saat-pesantren-lockdown</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 03:03:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Sufyan Tsauri Cigaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-35722/cara-santri-ponpes-sufyan-tsauri-cari-donasi-saat-pesantren-lockdown</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Bagaimana jadinya bila pemerintah atau sebuah pesantren memberlakukan kebijakan lockdown? Apalagi sudah ada satu pesantren yang memberlakukan kebijakan lockdown, yaitu di Cigaru, Majenang, Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bagaimana jadinya bila pemerintah atau sebuah pesantren memberlakukan kebijakan lockdown? Apalagi sudah ada satu pesantren yang memberlakukan kebijakan lockdown, yaitu di Cigaru, Majenang, Jawa Tengah.</p>
<p>Lockdown berarti mengunci atau membatasi ke luar masuk orang ke daerahnya. Artinya mereka total berdiam di kamar asrama tanpa aktivitas. Nah, untuk mengatasi ini perlu persiapan matang bagi pesantren apalagi santrinya. Lalu persiapannya di mana?</p>
<p>Dalam kondisi seperti itu, diperlukannya bantuan bagi mereka yang terdampak dari kebijakan Lockdown. Untuk pemenuhan kebutuhan harian maka perlu bantuan itu. Macam macam cara cari donasi, ada dengan video lucu agar para donatur tertarik dan gembira memberikan donasinya.</p>
<p>Dan ada juga yang dengan cerita bernarasikan kisah mereka selama dalam penjara isolasi baik santri maupun kiai.</p>
<p>&#8220;Dalam situasi begini, butuh nutrisi bahagia sepanjang hari. Mari bantu mereka..,&#8221; tulis salah satu santri via pesan diaplikasi wa-nya.</p>
<p>Dalam pesan tersebut, menyertakan sebuah gambar yang bikin kamu ketawa dan gembira. Gambar itu menceritakan seorang pelaksana medis kesehatan atau satgas covid19 di tengah upaya melakukan tugasnya yakni cek kesehatan para santri mereka menggunakan kostum bak astronot, pun berpose bak foto model, sang Kiai dengan pesan &#8220;covid.. siapa takut&#8230;bendera merahputih dan ditimpali ketika astronot singgah di bumi santri..</p>
<p>Namun ada pula vidio dengan mengetengahkan main kartu yang sesungguhnya menjelaskan tentang ajakan ingat sholat lima waktu.. ada banyak cara santri cari donasi guna memenuhi kebutuhan sehari-hari selama terjadi lockdown ini. </p>
<p>Itulah narasi ajakan untuk memberikan bantuan kepada mereka kaum pesantren yang terdampak dari wabah corona ini. Ajakan cari donasi diinisiasi oleh Tim Sakti/Sahabat Kiai dan Santri, seperti gusdurian Majenang, Lesbumi Majenang, Banom-banom NU, GP Ansor-Banser juga Alumni Pesantren Cigaru.</p>
<p>Seperti di ketahui bahwa Wabah virus Corona COVID-19 makin berdampak dan meluas.</p>
<p>Pemberlakuan PSBB, kebijakan kerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah saja, inilah sejarah baru, peradaban baru kehidupan tengah di mulai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Satgas-Covid-19-Saat-Tes-Swab-di-Ponpes-Sufyan-Tsauri-Cigaru-Majenang.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1278"
				height="720">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Satgas Covid 19 Saat Tes Swab di Ponpes Sufyan Tsauri Cigaru Majenang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Satgas-Covid-19-Saat-Tes-Swab-di-Ponpes-Sufyan-Tsauri-Cigaru-Majenang-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Satgas Covid 19 Saat Tes Swab di Ponpes Sufyan Tsauri Cigaru Majenang]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemeriksaan Tes Swab Bagi Santri Pesantren di Majenang Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-35634/pemeriksaan-tes-swab-bagi-santri-pesantren-di-majenang-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 14:37:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Swab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-35634/pemeriksaan-tes-swab-bagi-santri-pesantren-di-majenang-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Satgas Covid-19 melakukan tes dengan 167 sampel pada hari Jum&#8217;at, 8 Januari 2021 di Pesantren di wilayah Majenang. &#8220;Dari jumlah tersebut akan diketahui hasilnya setelah dilakukan uji lab, kurang lebih selama tiga hari hingga 5 hari.&#8221; Kata Camat Majenang, Iskandar Zulkarnaen, selaku ketua satgas gugus tugas covid19 tingkat Kecamatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Satgas Covid-19 melakukan tes dengan 167 sampel pada hari Jum&#8217;at, 8 Januari 2021 di Pesantren di wilayah Majenang. &#8220;Dari jumlah tersebut akan diketahui hasilnya setelah dilakukan uji lab, kurang lebih selama tiga hari hingga 5 hari.&#8221; Kata Camat Majenang, Iskandar Zulkarnaen, selaku ketua satgas gugus tugas covid19 tingkat Kecamatan.</p>
<p>Pasalnya, sebelumnya pada 3 Januari 2021, telah dilakukan tes kepada 19 sampel. Pada pemeriksaan tersebut, didapati ada beberapa santriwati dinyatakan positif.</p>
<p>Swab kepada seluruh santri, jajaran pengurus dan masyayikh pesantren pada hari ini, dilakukan guna meminimalisir penyebaran pandemi covid 19 meluas. katanya.</p>
<p>Selama menunggu hasil swab/paska swab para santri telah dikarantinakan diruang isolasi yang telah disiapkan pesantren.</p>
<p>Selain melakukan tracing dan tes PCR untuk yang kontak erat, Satgas juga sudah melakukan pengobatan kepada sejumlah santri yang terkonfirmasi positif. akunya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Tim Satgas Pesantren, KH Mazin AlHazary, juga salah satu pengasuh Pesantren mengatakan jauh-jauh hari, minggu lalu usai kegiatan imtihanan, kami sudah arahkan para santri untuk pulang.</p>
<p>Bagi santri yang jauh memang yang masih mukim dipesantren. Disamping itu juga pembagian alat pendukung protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, media cuci tangan, penyemprotan disinfektan, dan pesantren sedia dapur umum santri pesantren.</p>
<p>&#8220;Selama pandemi Pesantren menerapkan protokoler kesehatan, pesantren sebagai lembaga edukasi juga memiliki Pusat Kesehatan (puskestren) yang siap-sedia dalam hal kebutuhan obat-obatan dan vitamin, jadi kepada semua, terutama bagi wali santri ampun panik gih.. putra/i njenengan aman.&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Untuk saat ini, pondok pesantren memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), maka sementara ini masyarakat sekitar pesantren guna sholat jum&#8217;at tidak terbuka untuk umum, hanya kalangan untuk pesantren saja. dan aktifitas kepesantrenan diliburkan. tegasnya.</p>
<p>upaya pesantren maksimal dalam rangka atasi pagebluk pandemi covid19, Ketua gugus tugas pesantren cigaru ini juga mengajak masyarakat selalu eling, beliau memberi ijazah doa untuk amalan! </p>
<p>نسئل الله العظيم رب العرش العظيم أن يشفيهم ٧ x
NASALULLOOH AL&#8217;ADHIIM
ROBBAL&#8217;ARSYIL &#8216;ADHIIM
AYYASYFIYAHUMA 7X</p>
<p>&#8220;Kami memohon kehadirat Allah yang Maha Agung, yang Menguasai &#8216;Arsy, agar menyembuhkan rois NU cilacap KH. SU&#8217;ADA, KH. Nasrulloh, dan Saudara/i santri yang positif sars-covid19.&#8221;</p>
<p>Aamiin ya Robbal &#8216;alaamiin&#8230; </p>
<p>Tulis Kiai yang juga pembina Gusdurian Majenang tersebut melalui aplikasi pesan smartphonnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/IMG-20210108-WA0014.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1005"
				height="582">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pemeriksaan Tes Swab di Pesantren Majenang Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/IMG-20210108-WA0014-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Keterangan foto: Pemeriksaan Tes swab terhadap para Santri, jajaran pengurus dan masyayikh di salah satu Pesantren di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Pada Hari Jumat, 8 Januari 2021. (Imam Hamidi Antassalam-red)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
