<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Viral &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/viral/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Feb 2026 15:34:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Viral &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Macan Tutul Masuk Kampung dan Lukai 2 Warga di Bandung</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-86535/macan-tutul-masuk-kampung-dan-lukai-2-warga-di-bandung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 15:34:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Satwa]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-86535/macan-tutul-masuk-kampung-dan-lukai-2-warga-di-bandung</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Seekor macan tutul (Panthera pardus) melukai 2 orang dan membuat heboh warga di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (5/2/2026).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seekor macan tutul (Panthera pardus) melukai 2 orang dan membuat heboh warga di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (5/2/2026).</p>
<p>Diduga Macan Tutul tersebut turun dari kawasan hutan Gunung Rakutak dan memasuki pemukiman warga sejak pagi hari. Sementara itu warga yang melihat kemunculan macan tutul tersebut, segera melakukan pengepungan massal, guna mengantisipasi serangan yang dapat mencelakai warga.</p>
<p>Ahmad Faik, salah satu warga setempat yang tengah terlibat langsung dalam aksi penangkapan menceritakan, bahwa dalam upaya melumpuhkan macan tersebut, warga melakukannya tanpa menggunakan senjata tajam atau senapan.</p>
<p>&#8220;Warga sudah berduyun-duyun, lalu saya ambil tindakan bawa jaring. Nah, saat itu kan posisinya macan lagi ada di halaman warga, kejepit dalam ruangan, mau cepat menangkap tetapi dia loncat, saya kejar langsung dia masuk ke lorong antara tembok dan besi,&#8221; tutur Ahmad melansir <a href="https://www.beritasatu.com/jabar/2964583/mencekam-macan-tutul-masuk-desa-di-bandung-2-warga-terluka" rel="nofollow">Beritasatu</a>.</p>
<p>Setelah berjibaku selama dua jam bersama petugas gabungan, macan tutul tersebut akhirnya berhasil diamankan. Untuk mencegah serangan susulan, petugas terpaksa mengikat kaki dan menutup mulut satwa tersebut dengan prosedur keamanan standar.</p>
<p>Serangan hewan buas ini memakan korban. Ahmad mengungkapkan bahwa dua orang tetangganya harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat luka serangan yang cukup dalam.</p>
<p>&#8220;Yang saya tahu, saya sendiri sudah melihat ada dua orang, tangannya di gigit, yang satu parah banget, yang satu ya cuma paling luka sekitar 20 cm-an, terus yang satu parah itu di bagian punggung, tapi saya gak tahu pasti itu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) V, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Vitriana Yulalita, mengapresiasi tinggi sikap bijak masyarakat Maruyung. Meskipun ada korban luka, warga tetap berkomitmen untuk tidak melukai atau membunuh satwa tersebut.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah masyarakat sekitar sini tuh paham. Paham bahwa macan tutul itu adalah satwa dilindungi. Ini kondisi yang sangat bijak, saya kira masyarakat cukup sadar,&#8221; kata Vitriana.</p>
<p>Hingga saat ini, BBKSDA masih menyelidiki penyebab pasti macan tutul tersebut turun gunung ke permukiman warga. Macan dengan nama latin Panthera pardus melas itu akan segera dibawa ke Lembaga Konservasi Cikembulan di Garut.</p>
<p>&#8220;Kita akan ada kajian khusus ya untuk habitat yang memungkinkan untuk pelepasliaran kembali. Itu pun akan dilihat juga kondisi macan tutulnya. Namun untuk saat ini kita akan tangani untuk dibawa ke Cikembulan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/06/1000658770.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[1000658770]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/06/1000658770-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Seekor macan tutul dari Gunung Rakutak menghebohkan warga Desa Maruyung, Bandung. (Beritasatu.com/Algi Gifari)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Fenomena Gunung Es Kasus Viral Guru SD di Jember : Guru Menjadi Role Model Bagi Muridnya</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-71991/fenomena-gunung-es-kasus-viral-guru-sd-di-jember-guru-menjadi-role-model-bagi-muridnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 23:48:58 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-71991/fenomena-gunung-es-kasus-viral-guru-sd-di-jember-guru-menjadi-role-model-bagi-muridnya</guid>

					<description><![CDATA[SURAKARTA – Pada tahun 2025 Dunia Pendidikan kembali dicoreng oleh salah satu oknum Guru SD di wilayah Jember Jawa Timur. Kali ini datang dari kasus Ibu Guru “S” yang viral didunia maya, dimana kasusnya menghebohkan bagi insan Pendidikan. Guru yang seharusnya menjadi panutan bagi muridnya malah memberikan preseden yang kurang pantas dilakukan oleh seorang Guru.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURAKARTA</strong> – Pada tahun 2025 Dunia Pendidikan kembali dicoreng oleh salah satu oknum Guru SD di wilayah Jember Jawa Timur. Kali ini datang dari kasus Ibu Guru “S” yang viral didunia maya, dimana kasusnya menghebohkan bagi insan Pendidikan. Guru yang seharusnya menjadi panutan bagi muridnya malah memberikan preseden yang kurang pantas dilakukan oleh seorang Guru.</p>
<p>Hingga kini kasus video viral Ibu guru S**** menghiasi pemberitaan diseluruh media online baik local ataupun Nasional. Informasi yang terhimpun salah seorang Guru SD yang baru menjalani Guru Magang di wilayah Jember melakukan adegan vulgar di depan kamera sambil berjoged tanpa busana. Kisah ini menyebar setelah dibeberapa portal berita menyebar diseluruh pemberitaan di Indonesia.</p>
<p>Dari video terlihat seorang Ibu Guru yang memakai hijab serta berkacamata yang tanpa busana beraksi didepan kamera. Padahal Ibu Guru yang juga berkuliah di salah satu Universitas negeri di Jember tersebut memiliki program pembelajaran yang baik dan interaktif, dimana ketika ibu Guru mengajar menggunakan metode modern dengan cara penggabungan media sosial seperti Live Tik Tok dengan pembelajaran interaktif dikelas. Sehingga metode ini membuat anak didiknya di Sekolah dasar menjadi antusias serta tidak bosan.</p>
<p>Cepatnya merebaknya pemberitaan ini juga dikarenakan Ibu Guru S*** tersebut juga sangat aktif didunia media sosial seperti Instagram dan Tik Tok. Bahkan selama pembelajaran berlangsung dikelas juga diselingi di Live Tik Tok dalam durasi yang lama yang diupload di media sosial youtube dll.</p>
<p>Atas viralnya kasus viral tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jember Hadi Mulyono menanggapi atas kasus diwilayah kerjanya. Melalui dikutip wawancara Tribun News Jember pada Kamis (20/2) Hadi membenarkan fakta tersebut bahwa Guru tersebut merupakan salah satu Guru SD diwilayah Jember. Tetapi Hadi menyampaikan bahwa Guru tersebut belum menjadi ASN melainkan baru menjadi Guru Honorer yang digaji oleh Sekolah secara mandiri. Hadi juga mengungkapkan baru mendalami kasus tersebut dengan tim yang lain, tetapi untuk saat ini Guru yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari Sekolah Terkait.</p>
<p>Menelusur dari kasus tersebut, ternyata terungkap beberapa versi dimana video tersebut diduga disebar oleh Pacar yang sakit hati karena diputus serta ada juga beberapa versi karena handphone yang kena hacker. Tetapi hingga kini dari Guru S*** belum memberikan konfirmasi apapun.</p>
<p>Tentunya atas insiden ini menjadi keprihatinan bagi dunia Pendidikan, Guru yang seharusnya menjadi role model para murid malah memberikan contoh yang buruk. Atas kejadian ini harus menjadikan pembelajaran bagi semua profesi, termasuk bagi Guru. Bagi Guru SD yang mengaplikasikan pembelajaran interaktif kolaboratif antara media sosial dengan media pembelajaran dikelas, tentunya diharapkan  harus mengetahui Batasan – batasannya ketika mengajar dan bermain media sosial, dikarenakan apabila tidak ada Batasan maka akan membuat Guru menjadi offside, sehingga akan membuat contoh yang tidak baik bagi muridnya.</p>
<p>Apakah kasus ini hanya salah satu kasus yang terungkap ke permukaan? Ataukah masih banyak kasus lagi yang belum terungkap ke permukaan yang kini mengendap dibawah seperti fenomena gunung es yang suatu saat akan meledak ke permukaan. Tentunya ini merupakan PR bagi semua pihak, tidak hanya sekolahan, Dinas terkait tetapi juga Kemendikdasmen dan Kemendikrestikti, dimana mereka mempunyai tugas untuk mencetak calon Guru serta membuat Kurikulum yang baik supaya tercipta generasi yang beradab dan berakhlaq. Sehingga diharapkan kasus Guru seperti ini tidak terulang kembali ke depannya.</p>
<p>Perlu diketahui dengan tegas bahwa Guru merupakan role model atau sebagai contoh bagi siswa di sekolah.  Mereka tidak hanya melaksanakan aturan, tetapi mereka juga membantu siswa memahami alasan di balik aturan tersebut.  Disini peran Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus memahami salah satu aspek penting dari perkembangan individu adalah kebebasan berekspresi, terutama pada usia remaja ketika siswa mulai membentuk identitas mereka sendiri. Seperti yang diungkap pada Penelitian Yudha (2020) bahwa anak didik akan mencontoh apa yang Sudah diajarkan dari orang tuanya dan Gurunya hingga nanti kelak dewasa yang juga akan diajarkan kepada anaknya kembali.</p>
<p>Kemudian untuk mengantisipasi dalam era perkembangan dunia digital yang sangat luar biasa pada sekarang ini diharapkan semuanya pihak harus berhati – hati, bahwa jangan pernah menyimpan video yang tidak pantas didalam handphone. Karena ketika handphone tersebut sudah terkena hacker atau sudah dijual maka file yang sudah dihapus bisa dipulihkan kembali. Maka dari itu, menanggapi ahli pakar IT Profesor Rudolfo yang menyampaikan untuk mencegah kejahatan didunia maya maka disarankan untuk handphone bekas milik pribadi apabila sudah tidak dipakai wajib dihancurkan daripada dijual.</p>
<p>Hal ini tentunya bertujuan untuk melindungi dari kejahatan siber yang pada tahun 2025 sudah banyak memakan korban banyak profesi baik dari artis, pejabat public, ASN hingga Guru. Atas banyaknya kasus video yang sudah viral selama ini harus menjadi pembelajaran bagi semua untuk lebih bijak dalam mempergunakan handphone.</p>
<p>Atas kasus tersebut solusi terhadap masalah ini adalah dengan penataan ulang tenaga pendidikan terutama pada tingkat dasar dan menengah berupa peningkatan kemampuan akademik dan sekaligus penguatan nilai-nilai moral dan etika karena itu sangat menentukan keberhasilan proses belajar di sekolah. Artinya, di samping mendapat ilmu pengetahuan baik guru, siswa juga mendapatkan rasa aman dan menyenangkan dalam belajar.</p>
<p>Selain itu, penanaman nilai-nilai agama, etika, dan norma perlu juga ditanamkan kepada guru serta tidak hanya pada siswa dalam pergaulan di sekolah atau pun lingkungan luar serta komunikasi yang lebih intensif antara orang tua siswa dengan guru. Selain itu juga pentingnya sanksi yang tegas dari dinas terkait serta sekolah bagi Guru yang melakukan pelanggaran, hal ini bertujuan untuk menegakkan budaya disiplin bagi aparatur negara serta pendidik. Jangan sampai garda terdepan dalam Pendidikan malah memberikan contoh yang tidak baik bagi muridnya.</p>
<p><strong>Penulis : Dr. Elinda Rizkasari,S.Pd.,M.Pd</strong></p>
<p><strong>Dosen prodi PGSD Unisri Surakarta</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/03/Foto-profile-penulis.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Foto profile penulis]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/03/Foto-profile-penulis-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Foto profile penulis (Dr. Elinda Rizkasari,S.Pd.,M.Pd)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hendak Melahirkan, Seorang Ibu di Toraja Ditandu, Namun Nahas Bayinya Tak Tertolong</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59301/hendak-melahirkan-seorang-ibu-di-toraja-ditandu-namun-nahas-bayinya-tak-tertolong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 23:35:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tana Toraja]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59301/hendak-melahirkan-seorang-ibu-di-toraja-ditandu-namun-nahas-bayinya-tak-tertolong</guid>

					<description><![CDATA[SULSEL,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Kondisi jalan yang tertutup longsor di wilayah Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan membuat akses jalan terhambat dan kendaraan sulit untuk melintasinya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SULSEL</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kondisi jalan yang tertutup longsor di wilayah Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan membuat akses jalan terhambat dan kendaraan sulit untuk melintasinya.</p>
<p>Kondisi tersebut menyisahkan rasa haru dan kesedihan bagi seorang Ibu muda yang tengah berjuang untuk melahirkan bayi yang dikandungnya.</p>
<p>Ibu muda tersebut terpaksa ditandu oleh beberapa orang menuju Puskesmas Lekke di Kecamatan Simbuang dari Lembang, Puangbembe Mesakada Kecamatan Simbuang Kabupaten Tana Toraja pada Sabtu 11 Mei 2024.</p>
<p>Namun sesampainya di Puskesmas, pihak Puskesmas mengatakan bahwa fasilitas yang dimilikinya tidak memungkinkan dan tidak mendukung untuk prosesi persalinan.</p>
<p>Ditambah tidak adanya Dokter Umum di Puskesmas tersebut karena meminta izin untuk ke Makale.</p>
<p>Sehingga pihak Puskesmas menyarankan agar dirujuk ke Rumah Sakit di Makale. Meski jarak yang ditempuh dari Lekke ke Makale cukup jauh ditambah medan jalan yang masih tertimbun longsoran, Ibu muda berusia 30 tahun itu mau tidak mau harus menuju rumah sakit dengan diantar menggunakan kendaraan.</p>
<p>Akan tetapi belum sampai di Rumah Sakit, di tengah jalan Ibu muda bernama Maru melahirkan bayinya. Namun nahas bayinya tersebut tidak tertolong dan meninggal dunia.</p>
<p>Sementara itu, Ibu bayi selamat dan terlihat mengalami pendarahan usai melahirkan bayinya. Sehingga Ia harus ditandu kembali menuju Puskesmas Lekke.</p>
<p>Seorang warga yang melihat dan mendampingi Ibu tersebut membuat postingan di media sosial yang berisikan kesedihannya melihat kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Hari ini salah seorang ibu harus melahirkan di pinggir jalan karena jalan menuju ibu kota Kabupaten (Makale) tertutup oleh longsor.</p>
<p>Ibu ini awalnya ke Puskesmas Lekke’, namun karena keadaan ibu ini yang tidak memungkinkan untuk bersalin di Puskesmas Lekke’ yang peralatannya belum memadai sehingga petugas puskesmas mengambil tindakan untuk merujuk ke RS yang ada d kota.</p>
<p>Di tengah perjalan menuju ke ibu kota, ibu ini melahirkan.</p>
<p>Dengan bantuan tenaga kesehatan dari puskesmas Lekke’ yang mendampingi beliau, akhirnya ibu ini dapat melahirkan si buah hatinya meskipun persalinan itu di pinggir jalan.</p>
<p>Anaknya tidak dapat tertolong.</p>
<p>Si ibu inipun digotong oleh warga untuk kembali ke Puskesmas Lekke’.</p>
<p>Saya yang ikut mendampingi sampai ke Puskesmas Lekke’ sempat meneteskan air mata melihat perjuangan ibu ini.</p>
<p>Saya berharap tulisan ini dibaca oleh pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Pemprov Sulsel berhubung karena jalan poros Simbuang ini adalah jalan Provinsi.&#8221; Tulis salah seorang warga yang turut ramai dibanjiri komentar warganet.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/14/seorang-ibu-di-Tana-Toraja-Sulawesi-Selatan-melahirkan-di-jalan.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[seorang ibu di Tana Toraja Sulawesi Selatan melahirkan di jalan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/14/seorang-ibu-di-Tana-Toraja-Sulawesi-Selatan-melahirkan-di-jalan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[seorang ibu di Tana Toraja Sulawesi Selatan melahirkan di jalan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral, Satu Kampung dan Tim Sar Gabungan di Brebes Kena Prank</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58153/viral-satu-kampung-dan-tim-sar-gabungan-di-brebes-kena-prank</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2024 07:22:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58153/viral-satu-kampung-dan-tim-sar-gabungan-di-brebes-kena-prank</guid>

					<description><![CDATA[BREBES,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Edisi Minggu, 25 Februari 2024, Kejadian yang membuat gelak tawa warganet terjadi di Jatibarang Kabupaten Brebes Jawa Tengah saat TIM Sar Gabungan melakukan proses pencarian terhadap seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Kamis, 22 Februari 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Edisi Minggu, 25 Februari 2024, Kejadian yang membuat gelak tawa warganet terjadi di Jatibarang Kabupaten Brebes Jawa Tengah saat TIM Sar Gabungan melakukan proses pencarian terhadap seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Kamis, 22 Februari 2024.</p>
<p>Bagaimana tidak, terduga Korban yang dilaporkan tenggelam dan sedang dalam proses pencarian oleh TIM SAR Gabungan malah justru turut menyaksikan proses pencarian tersebut.</p>
<p>Momen tersebut pun sempat terekam kamera dan dibagikan oleh beberapa pengguna Instagram yang membuat hal ini menjadi viral.</p>
<p>Kapolsek Jatibarang AKP Budi Suparyoto menjelaskan, memang mulanya pihaknya mendapatkan laporan dari salah satu warga bahwa ada seorang bocah yang tenggelam di saluran irigasi yang terletak di Desa Kertasinduyasa, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Kamis (22/02).</p>
<p>&#8220;Sesuai dengan SOP, maka kami dari kepolisian yang mendapat laporan adanya kejadian seorang anak yang tenggelam maka kami teruskan ke Tim SAR, BPBD dan Damkar setempat guna ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian.&#8221; Kata Budi.</p>
<p>Namun lanjutnya, kendati tidak didapati tanda-tanda adanya orang tenggelam setelah dilakukan pencarian, maka pencarian dihentikan.</p>
<p>&#8220;Pencarian itu kemarin dihentikan lantaran tidak ada tanda-tanda Korban, bahkan tidak ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.&#8221; Kata Kapolsek Jatibarang.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan, laporan yang diterimanya ini bahwa seusai berziarah dari makam, peziarah ini mendapati ada seorang bocah yang menangis di pinggir saluran irigasi. Namun ketika diajak bicara, ia seperti hanya menunjuk ke arah irigasi sembari menangis.</p>
<p>&#8220;Karena hal ini yang mungkin membuat peziarah tersebut mengira jika ada seorang anak yang tenggelam di saluran irigasi. Dia salah paham, mengiranya ada anak tenggelam, namun setelah kami telusuri bukan orang yang tenggelam dan terbawa arus irigasi melainkan Pancingnya yang terjatuh yang membuat bocah itu menangis.&#8221; Paparnya.</p>
<p>Sementara itu terkait viralnya bocah yang dianggap sebagai korban yang juga ikut melihat jalannya proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan, Kapolsek mengatakan bahwa itu hanya karangan.</p>
<p>&#8220;Foto yang menunjukkan seorang anak yang tengah dalam pencarian oleh Tim SAR malah sedang melihat proses pencarian yang viral, ini hanyalah karangan.&#8221; Kata Budi.</p>
<p>Sebab bagaimana mereka dapat mengetahui bahwa bocah tersebutlah yang sedang dicari, Karena identitas yang dilaporkan saja tidak ada, ujar Budi.</p>
<p>&#8220;Hanya ada laporan bahwa diduga ada anak yang tenggelam lantaran pelapor mendapati seorang anak yang mengidap tunawicara menangis di pinggiran saluran irigasi. Pelapor salah paham dan mengira ada teman bocah itu yang tenggelam, padahal pancing bocah itu yang tenggelam.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/02/25/Bocah-Diduga-tenggelam-di-Brebes-malah-ikut-saksikan-proses-pencarian.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bocah Diduga tenggelam di Brebes malah ikut saksikan proses pencarian]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/02/25/Bocah-Diduga-tenggelam-di-Brebes-malah-ikut-saksikan-proses-pencarian-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bocah Diduga tenggelam di Brebes malah ikut saksikan proses pencarian (dok. istimewa)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral WNI di Taipei, Taiwan Coblos dulu, KPU Gelar Siaran Pers Akui Ada Kelalaian</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-57312/viral-wni-di-taipei-taiwan-coblos-dulu-kpu-gelar-siaran-pers-akui-ada-kelalaian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2023 22:31:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[WNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-57312/viral-wni-di-taipei-taiwan-coblos-dulu-kpu-gelar-siaran-pers-akui-ada-kelalaian</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Baru-baru ini sebuah video berdurasi singkat viral di media sosial, memperlihatkan momen seorang Tenaga Kerja Indonesia atau TKI lebih dulu mendapatkan suara pemilu 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Baru-baru ini sebuah video berdurasi singkat viral di media sosial, memperlihatkan momen seorang Tenaga Kerja Indonesia atau TKI lebih dulu mendapatkan suara pemilu 2024.</p>
<p>Diketahui dari unggahan video yang dibagikan akun TikTok @hany_ajja88 tersebut memperlihatkan momen seorang TKI di Taiwan tengah membuka sebuah amplop berupa surat suara pemilu 2024 mendatang.</p>
<p>TKI asal Taiwan ini memperlihatkan tiga foto Capres dan Cawapres dalam surat suara yang ikut serta dalam Pemilu 2024 tersebut. Nampak, ada ketiga pasangan calon yang terdiri Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud. </p>
<p>Seperti diketahui, pesta demokrasi yang bakal diselenggarakan di Indonesia nanti akan digelar pada 14 Februari 2024. Namun ternyata hal berbeda terjadi di Taiwan, warga negara Indonesia yang ada di sana justru sudah menggunakan hak pilihnya lebih dahulu. </p>
<p>&#8220;TAIWAN, kita duluan nyoblos ya besti, kalian udah ada yang dapat juga belum nih?&#8221; tulis keterangan dalam video tersebut. Berdasarkan keterangan dari pemilik video, surat suara Pemilu 2024 itu dikirimkan langsung ke alamat pemilih melalui pos. </p>
<p>Para pemilih yang ada di Taiwan atau luar negeri bisa memberikan hak suaranya dengan tiga cara yaitu datang langsung ke tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) di kantor-kantor perwakilan Indonesia di luar negeri, kedua metode kotak suara keliling (KSK), dan ketiga metode surat suara via pos. </p>
<p>Reaksi Warganet dari unggahan video berdurasi singkat yang memperlihatkan early voting ini pun menuai beragam reaksi warganet. &#8220;Ada yang tau knp tdk ada partai prima di surat suara, pdhl mereka dukung paslon 2,&#8221; tulis warganet.</p>
<p>&#8220;Gimana dapat nya sii,aku pingin nyoblos,,,satu suara juga mungkin berguna buat dukungan ku Prabowo Gibran,&#8221; tulis lainnya. &#8220;D Taiwan aj dpt y srt suara nya knpa d Bekasi q GK dpt,pdhl parantauan,&#8221; tanya pengguna media sosial lainnya. </p>
<p>&#8220;Taiwan rame coblos nomer 2,&#8221; kata lainnya. &#8220;Oke gas.. oke gas,&#8221; tulis lainnya. &#8220;Nomor 2 torang Gasss,&#8221; timpal lainnya.</p>
<p><strong>KPU Akui Kelalaian</strong></p>
<p>Sementara itu KPU akui ada kelalaian atau ketidakcermatan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Taipei terkait lembaran surat Pemilu sudah diterima oleh WNI. Kata Ketua KPU Hasyim Asy&#8217;ari dalam konferensi pers di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2023) kemarin.</p>
<p>&#8220;PPLN tak mengikuti jadwal pendistribusian kepada pemilih yang sudah ditetapkan. Jadi kalau boleh dikatakan terdapat kelalaian atau ketidakcermatan PPLN Taipei, itu yang paling utama karena tidak memperhatikan jadwal yang sudah ditentukan dalam PKPU,&#8221; tuturnya. </p>
<p>Hasyim menyebut PPLN Taipei berasalan pendistribusian lebih awal menghindari situasi di luar kendali kala ada perayaan Tahun Baru China. Lantaran kasus itu, KPU pusat pun memberikan instruksi kepada PPLN di seluruh dunia untuk mempedomani aturan yang sudah ada.</p>
<p>&#8220;Kemarin, KPU sudah melakukan tindakan-tindakan berupa memberikan peringatan kepada semua PPLN sedunia, 128 PPLN, termasuk Taipei. Yang pertama, agar memperhatikan dan memedomani ketentuan yang ada dalam peraturan perundang-undangan, baik itu UU Pemilu dan PKPU,&#8221; ujar Hasyim.</p>
<p>Hasyim mengatakan untuk saat ini ada kemungkinan PPLN di Taipei akan diberikan sanksi. Ia mengatakan sanksi itu bakal ditentukan usai rapat pleno para pimpinan.</p>
<p>&#8220;Tentu saja nanti secara internal, karena ada situasi boleh dikatakan tidak taat dan tidak cermat dalam peraturan KPU kami akan melakukan tindakan administratif, soal nanti sanksinya apa yang tepat itu nanti akan kami sampaikan, akan kami bahas lagi di internal KPU Melalui rapat pleno,&#8221; ujar Hasyim.</p>
<p>&#8220;Tapi yang kami utamakan adalah, setelah termitigasi, supaya surat suara yang sudah kami kirimkan tidak sesuai dengan jadwal bisa ditangani atau diatasi terlebih dulu, supaya kami siapkan antisipasi atau penggantinya,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Hasyim menyebut KPU memang sudah mengirimkan surat suara ke PPLN Taipei sebanyak 230.307 lembar tetapi semestinya didistribusikan pada jadwal yang sesuai.</p>
<p>Adapun 175.145 lembar surat suara yang dikirim KPU ke PPLN Taipei diperuntukan bagi pemilih yang menggunakan metode pos. Pun disebut, dari 175.145 lembar surat suara itu, 31.276 di antaranya sudah dikirim PPLN Taipei kepada pemilih.</p>
<p>&#8220;Amplop atau surat yang dikirimkan pada gelombang pertama dari PPLN kepada pemilih itu 18 desember 2023 sebanyak 929 amplop, di dalam 1 amplop terapat 2 jenis suara suara presiden dan DPR RI,&#8221; tutur Hasyim.</p>
<p>Pada gelombang kedua nanti, yakni 25 Desember 2023 PPLN Taipei kembali mengirimkan 30.347 amplop lembar suara kepada pemilih. Dengan demikian keseluruhan yang telah didistribusikan ke pemilih sebanyak 31.276 untuk jenis suara Pilpres dan Legislatif.</p>
<p>&#8220;Pengiriman surat suara PPLN Taipei kepada pemilih menurut lampiran 1 peraturan KPU 25/2023 mestinya dijadwalkan tanggal 2-11 januari 2024 tapi faktanya PPLN Taipei sudah mengirimkan itu mendahului dari yang sudah dijadwalkan yaitu dikirimkan secara bergelombang tadi,&#8221; ujar Hasyim.</p>
<p>&#8220;Surat suara yang sudah dikirim kepada pemilih dengan metode pos sebanyak 31.276 lembar untuk masing-masing jenis pemilu pilpres dan DPR RI dapil DKI 2 pada 18 Desember maupun gelombang kedua 25 Desember kami nyatakan surat suara tersebut masuk kategori rusak dan tidak diperhitungkan dalam catatan surat suara dalam formulir C. Hasil LN-pos,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Untuk itu, KPU akan mendistribusikan surat suara baru sesuai dengan jumlah lembaran yang dinyatakan rusak. Surat suara tersebut akan diberi tanda khusus berupa silang pada alamat dan nomor TPS LN berserta dengan tanda tangan ketua PPLN.</p>
<p>&#8220;Surat suara yang tidak diperhitungkan tersebut (dimasukkan) ke dalam sebuah kantong atau wadah yang sudah disediakan dan diikat untuk selanjutnya disimpan ke PPLN Taipei dengan perhatikan aspek keamanan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/27/foto-viral-wni-di-taipe-taiwan-coblos-duluan.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[foto viral wni di taipe taiwan coblos duluan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/27/foto-viral-wni-di-taipe-taiwan-coblos-duluan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[foto viral wni di taipe taiwan coblos duluan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kenapa Video Hot Syakirah Membanjiri Mesin Pencarian?</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-53354/kenapa-video-hot-syakirah-membanjiri-mesin-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 00:03:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-53354/kenapa-video-hot-syakirah-membanjiri-mesin-pencarian</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Video Hot (Panas) Syakirah membanjiri mesin pencarian hari demi hari dari beberapa minggu yang lalu, bahkan media mainstream turut meramaikan perihal tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Video Hot (Panas) Syakirah membanjiri mesin pencarian hari demi hari dari beberapa minggu yang lalu, bahkan media mainstream turut meramaikan perihal tersebut.</p>
<p>Mungkin sebagian orang bertanya, Mengapa media mainstream banyak yang ikut meramaikan video panas yang tengah viral? Jawaban dan alasannya karena sedang populer dan banyak dicari oleh orang-orang di internet.</p>
<p>Sehingga Media Siber atau Daring turut serta mengulas konten yang tengah banyak dicari tujuannya agar orang-orang mengunjungi website-website mereka.</p>
<p>Jika kita membahas tentang Media Online, Media Online bisa mendapatkan penghasilan dari iklan baik melalui kerja sama dengan pemerintah maupun dengan memasang penayangan iklan seperti Adsense. Sehingga penghasilan media online bisa dikatakan double.</p>
<p>Belum cukup sampai sebatas itu, bahkan jika kita menilik website-website top malah penayangan iklan di lamannya sangat banyak dan menganggu pembaca dengan banyaknya Pop-up yang muncul. Tujuannya sekali lagi agar pembaca mengeklik iklan.</p>
<p>Perlu diketahui bahwasanya View Iklan Adsense dengan orang yang mengelik Iklan, rate adsensenya lebih besar orang yang mengeklik, oleh sebab itu tidak peduli meskipun iklan yang tampil di situsnya mengganggu karena yang terpenting adalah cuan.</p>
<p>Dari adsense inilah mulanya mengapa media-media top-top itu saling menargetkan kata kunci yang tengah populer dan banyak dicari agar lamannya selain banyak dikunjungi juga mendapat benefit dari Iklan Adsense.</p>
<p>Bagi sebagian warganet mungkin ada yang menganggap konten-konten populer itu tidak mendidik, ada juga yang beranggapan sampai segitunya suatu media mencari view.</p>
<p>Namun bagi raksasa media tidak peduli, sebab ada beberapa faktor yang menjadikan mereka demikian, seperti agar ranking website tidak turun atau demi agar bisa mencari ranking.</p>
<p>Perlu diketahui bahwasanya Ranking website itu dihitung berdasarkan jumlah kunjungan bahkan ada toolnya ada indikatornya. Dimana semakin banyak kunjungan maka posisi dan ranking suatu website akan naik, atau agar tetap menempati posisi itu sehingga tidak turun dan tergeser oleh yang lain.</p>
<p>Hal tersebut mungkin tidak biasa dan tidak elok sebab seyogyanya media seharusnya dapat mendidik anak-anak muda. Namun jika dikatakan seperti itu tidak benar juga, sebab media besar seperti itu juga banyak memproduksi konten yang positif yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat atau pembaca.</p>
<p>So kita menganggapnya biasa, sebab bisa jadi jika saya atau anda memiliki media top serupa akan seperti itu juga. Disamping Iklan juga kemungkinan karena banyaknya memiliki awak redaksi sehingga penghasilannya itu juga akan dialokasikan untuk jurnalis dan awak media agar mereka dibayar dan sejahtera.</p>
<p>So Positif Thinking saja.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/28/ilustrasi-stop-konten-negatif.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi stop konten negatif]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/28/ilustrasi-stop-konten-negatif-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi stop konten negatif]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hanya Jalan-jalan dikira Mencuri, Ujar Wanita Cantik dari Magelang ini</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-52946/hanya-jalan-jalan-dikira-mencuri-ujar-wanita-cantik-dari-magelang-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 12:05:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Magelang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-52946/hanya-jalan-jalan-dikira-mencuri-ujar-wanita-cantik-dari-magelang-ini</guid>

					<description><![CDATA[MAGELANG,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Edisi Sabtu, 15 April 2023, Netizen tak menyangka seorang wanita berparas cantik mencuri motor akibat halu karena pengaruh pil koplo.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Edisi Sabtu, 15 April 2023, Netizen tak menyangka seorang wanita berparas cantik mencuri motor akibat halu karena pengaruh pil koplo.</p>
<p>Narasi tersebut dibagikan di media sosial hingga video dan foto wanita cantik asal magelang tersebut viral.</p>
<p>Menurut keterangan Wanita berusia 15 tahun itu saat diinterogasi Polisi, ia mengaku tidak mencuri hanya ingin berjalan-jalan mengelilingi kota Magelang pada Rabu (12/04/2023).</p>
<p>&#8220;Terkait viralnya video wanita asal Magelang mencuri motor, kami dari Pihak Kepolisian Kota Magelang hendak mengklarifikasi melalui konferensi pers ini, bahwa yang bersangkutan tidak bermaksud mencuri,&#8221; Kata Kapolres Magelang, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang.</p>
<p>Adapun kendaraan sepeda motor tersebut saat ini sudah dikembalikan, sedang terkait kejadian yakni bermula saat Wanita tersebut dalam pengaruh obat-obatan terlarang.</p>
<p>&#8220;Saat itu Wanita ini sedang jalan-jalan dan melihat ada sebuah sepeda motor terparkir di depan rumah. Kemudian Wanita tersebut mendekati motor itu dan menaikinya. Namun saat coba di starter, ternyata motor tersebut menyala meskipun tanpa kunci. Melihat mesin sepeda motor menyala, kemudian wanita ini berkeinginan mengendarainya dan dibawa berkeliling kota Magelang,&#8221; Terang Kapolres.</p>
<p>Sementara itu Pelapor atau Korban telah mendapat sepeda motornya kembali dalam keadaan utuh dan ia telah mencabut laporannya, sehingga proses hukum terhadap Wanita tersebut tidak dilanjutkan.</p>
<p>&#8220;Kami sangat menyayangkan video viral ini dan menyebut wanita tersebut sebagai pencuri serta mengexplore wajah wanita ini. Oleh sebab itu kami meminta kepada pengunggah konten yang menyatakan hal demikian untuk segera mengklarifikasi,&#8221; Kata Kapolres.</p>
<p>Lebih lanjut Kapolres Magelang Kota mengatakan bahwa wanita tersebut masih di bawah umur dan memiliki masa depan, oleh sebab itu identitasnya tidak boleh diekspos.</p>
<p>&#8220;Jadi wanita ini sekali lagi bukan Pencuri hanya wanita di bawah umur yang frustasi karena permasalahan keluarga,&#8221; Tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/04/15/Polres-Magelang-Kota-gelar-konferensi-pers-terkait-wanita-cantik-curi-motor.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Polres Magelang Kota gelar konferensi pers terkait wanita cantik curi motor]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/04/15/Polres-Magelang-Kota-gelar-konferensi-pers-terkait-wanita-cantik-curi-motor-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Polres Magelang Kota gelar konferensi pers terkait wanita cantik curi motor]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hoax, ODGJ di Cilacap Disangka Penculik Anak</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-51357/hoax-dipelihara-odgj-di-cilacap-disangka-penculik-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2023 11:10:52 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-51357/hoax-dipelihara-odgj-di-cilacap-disangka-penculik-anak</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Sepekan dua hal tentang penculikan anak di Adipala dan Kroya viral di Mesia Sosial (Medsos), setelah diselidiki ternyata itu adalah Hoax.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sepekan dua hal tentang penculikan anak di Adipala dan Kroya viral di Mesia Sosial (Medsos), setelah diselidiki ternyata itu adalah Hoax.</p>
<p>Diketahui, informasi yang pertama adalah video dimana ada seorang ayah yang sedang menvideokan anak laki-lakinya yang sedang dipangku oleh seorang perempuan yang kemungkinan adalah ibunya.</p>
<p>Dalam vidio tersebut ayahnya sedang menanyakan kepada anak laki-laki tersebut tentang kejadian dimana anaknya mengaku dijalan akan diberikan permen oleh 2 orang laki-laki yang naik mobil.</p>
<p>Akan tetapi anak tersebut tidak mau dan ketakutan dan bercerita kepada ortunya dan ayahnya memberikan nasihat kepada anaknya untuk hati hati kalau bermain diluar rumah.</p>
<p>Dan yang kedua vidio dimana di dusun bleberan Desa Bunton Kecamatan Adipala dimana dalam video itu ada salah seorang yang sedang dikerumuni oleh warga dan menerangkan tentang pelaku penculikan</p>
<p>Kapolsek Kroya AKP Sopyan Rahmadyanto S.I.K melalui Kasihumas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto, S.H menerangkan bahwa video itu ada tetapi sebatas orang tua / ayahnya yang sedang menasehati anaknya untuk berhati hati kalau main di luar rumah .</p>
<p>Kapolsek Adipala AKP Budi Suryanto, SH.M.M melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanti, S.H menjelaskan bahwa orang laki-laki itu adalah ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa.</p>
<p>&#8220;Bukan pencuri melainkan ODGJ dan sekarang orang tersebut telah diamankan di Polsek dan sudah diserahkan kepada SatPol PP Kecamatan Adipala dan diserahkan ke Dinas Sosial setempat,&#8221; terang Iptu Gatot Tri Hartanti, Rabu (01/02/2023).</p>
<p>Untuk itu kami sampaikan kepada masyarakat untuk tenang dan tidak panik, jangan percaya berita dan kabar hoax sebelum mengetahui faktanya.</p>
<p>Ia juga meminta kepada para orang tua agar memberikan pemahaman kepada anaknya untuk waspada dan tidak mudah terpengaruh orang yang tidak dikenal.</p>
<p>&#8220;Mengawasi anak apabila di luar rumah dan tidak menggunakan barang mewah dan apabila melihat orang yang mencurigakan agar segera lapor ke petugas terdekat,&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anti-hoax.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi anti hoax]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anti-hoax-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi anti hoax]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dikasih Surat Cinta oleh Kominfo, TikTok Gercap Hapus Konten Ngemis Online</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-51237/dikasih-surat-cinta-oleh-kominfo-tiktok-gercap-hapus-konten-ngemis-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2023 08:09:38 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Ngemis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-51237/dikasih-surat-cinta-oleh-kominfo-tiktok-gercap-hapus-konten-ngemis-online</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Viral dan Dapat Uang dari konten Ngemis Online di Platform TikTok, Sultan pria yang merekam Ibunya dan lansia lainnya mandi lumpur mendapat banyak kecaman.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Viral dan Dapat Uang dari konten Ngemis Online di Platform TikTok, Sultan pria yang merekam Ibunya dan lansia lainnya mandi lumpur mendapat banyak kecaman.</p>
<p>Bagaimana tidak, Pria asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dengan sengaja menyuruh Ibu dan Lansia lainnya untuk mandi lumpur dan aksi itu juga dilakukan pada malam hari.</p>
<p>Konten Ngemis Online yang menjadikan Lansia objek agar orang-orang mengunjungi dan merasa iba/kasihan, dari sinilah si pengunggah konten ini pun mendapat cuan dari saweran para pengguna tiktok.</p>
<p>Mirisnya lagi para lansia itu seolah asyik-asyik saja dan senang lantaran dapat uang banyak daripada mereka harus ke sawah.</p>
<p>Pria pengunggah konten Ngemis Online itu pun seolah bangga dan memamerkan Spek Moge (Motor Gede) hasil dari konten yang dia unggah di TikTok.</p>
<p>Sementara pengguna media sosial lainnya menyebut bahwa orang itu agak lain, &#8220;Emang agak lain nih orang,&#8221; Kata beberapa pengguna facebook dijumpai Cilacap.info.</p>
<p>Pasalnya usai diundang salah satu stasiun televisi dan mendapatkan tawaran pekerjaan dari seorang pengusaha asal Semarang, Pria tersebut malah sesumbar di akun media sosial.</p>
<p>&#8220;Ke Jakarta dari NTB datang ke stasiun televisi nggak dapat apa-apa. Minta duit 200 juta sama Jhon LBF malah ditawarin kerja gajih 6 juta, segitu mah di sini juga bisa dapatin segitu. Saya minta duit saja ke Raffi Ahmad yang lebih kaya, saya pengin emas,&#8221; Kata Sultan.</p>
<p>Sontak unggahan Pria satu ini malah semakin membuat warganet geram dan greget.</p>
<p>Sementara terkait konten Ngemis Online yang viral ini, Menteri Sosial menerbitkan Surat Edaran untuk memberikan Peringatan tegas.</p>
<p>Menindaklanjuti Surat edaran dari Kemensos itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan surat teguran kepada Platform TikTok untuk menghapus konten Ngemis-ngemis Online itu. </p>
<p>&#8220;Dengan adanya Surat peringatan tegas dari Mensos yang melarang adanya kegiatan ngemis online dan eksploitasi lansia, kami sudah meminta platform digital yang menayangkan konten ngemis online itu untuk men-take down konten-konten negatif seperti ini,&#8221; Tegas Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong pada Jumat (20/01/2023).</p>
<p>Sehubungan dengan surat teguran dari Kominfo kepada Platform yang bersangkutan yakni TikTok, pihaknya melalui perwakilannya di Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya telah men-take down konten ngemis online itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/28/ilustrasi-stop-konten-negatif.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi stop konten negatif]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/28/ilustrasi-stop-konten-negatif-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi stop konten negatif]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral Foto Asli Peserta KKN di Desa Penari tapi Hoax</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-47379/viral-foto-asli-peserta-kkn-di-desa-penari-tapi-hoaks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 May 2022 01:10:56 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Hoaks]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Berhantu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-47379/viral-foto-asli-peserta-kkn-di-desa-penari-tapi-hoaks</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Tidak Hoaks tidak cuan, itulah sedikit fenomena yang meresahkan saat ini, lebih berani, gamblang dan blak-blakan demi tayangan video unggahannya viral.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tidak Hoaks tidak cuan, itulah sedikit fenomena yang meresahkan saat ini, lebih berani, gamblang dan blak-blakan demi tayangan video unggahannya viral.</p>
<p>Padahal bisa jadi justru karena unggahannya itu, salah satu atau sekelompok pemilik wajah asli geram dan sangat terganggu.</p>
<p>Salah satunya seperti yang tengah dialami wanita satu ini, ia mengaku sangat terganggu fotonya bersama teman-temannya viral dan dikaitkan dengan peserta KKN di Desa Penari. Oleh sebab itu, salah satu pemilik wajah asli di dalam foto tersebut mengklarifikasi melalui akun Facebooknya.</p>
<p>Ditelusuri Cilacap.info, pemilik akun tersebut yakni Rahmawati Aryel, ia mengunggah sebuah video yang sedang viral di TikTok. Dimana dalam Video berupa Slide itu berasal dari foto kenang-kenangan dirinya bersama teman-temannya.</p>
<p>Namun yang ada dalam foto itu dikaitkan dengan peserta KKN di Desa Penari yang berujung malapetaka. Lantas pemilik wajah asli mengklarifikasinya:</p>
<blockquote><p>Assalamualaikum.., Waktunya sy speak up ya.. secara ini sudah sangat menggangu dan meresahkan! Kasihan temen2, suami dan sodara sy pada kena imbasnya.</p>
<p>Terkait dg foto2 sy yang tersebar TANPA IJIN, yang viral MENUDUH dan MEYAKINI sy dan teman2 Kkn sy sebagai peserta nyata dari Kkn DESA PENARI sy akan perjelas disini,,</p>
<p>1. Sy BUKAN PESERTA KKN DESA PENARI. catet ya!!
2. Nama sy Lutvi Rahmawati BUKAN Widya atau Ayu, sy TIDAK pernah ganti nama!
3. Alhamdulillah sy masih sehat wal&#8217;afiat begitu juga semua teman2 Kkn sy.
4. Sy kuliah di UNTAG BANYUWANGI BUKAN Untag Surabaya.
5. Sy Kkn th 2008 dan LULUS kuliah th 2009. Jadi Kkn nya BUKAN di th 2009!
6. Anggota Kkn sy berjumlah 20 org BUKAN 14 org doank!
7. Tempat Kkn sy di desa Gombengsari kecamatan KALIPURO, BUKAN di Songgon atau di Kalibaru.
8. Kalau tidak percaya monggo di konfirmasi langsung ke pihak Universitas atau tempat yang sy sebut.
CUKUP sy menjelaskan ya, sy TIDAK menerima pertanyaan karena memang sy TIDAK tahu dan BUKAN PESERTA nyata Kkn Desa Penari.
Untuk yang sudah menyebarluaskan foto2 sy, memFITNAH sy semoga kalian diberi Kesehatan dan Umur Panjang
TERIMAKASIHH
</p></blockquote>
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/24/foto-viral-peserta-asli-kkn-di-desa-penari-ini-ternyata-hoaks.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[foto viral peserta asli kkn di desa penari ini ternyata hoaks]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/24/foto-viral-peserta-asli-kkn-di-desa-penari-ini-ternyata-hoaks-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[foto viral peserta asli kkn di desa penari ini ternyata hoaks]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
