<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos UMP &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/ump/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Aug 2025 19:50:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos UMP &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Mahasiswa KKN UMP Kelompok 114 Desa Slarang Kembangkan BULELON dan BonLe</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-79756/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 19:50:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[UMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-79756/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle</guid>

					<description><![CDATA[<em>Cilacap, 18 Agustus 2025</em> – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kelompok 114 yang ditempatkan di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, melaksanakan program inovasi ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dua program unggulan: BULELON (Budidaya Lele dalam Galon) dan BonLe (Abon Lele).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cilacap, 18 Agustus 2025</em> – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kelompok 114 yang ditempatkan di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, melaksanakan program inovasi ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dua program unggulan: <strong>BULELON</strong> (Budidaya Lele dalam Galon) dan <strong>BonLe</strong> (Abon Lele).</p>
<p>Program inovasi ini hadir sebagai jawaban atas tantangan keterbatasan lahan serta kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal. Mahasiswa KKN UMP Desa Slarang berupaya mengedukasi masyarakat bahwa pemanfaatan sumber daya yang sederhana dapat memberikan manfaat ganda, baik dalam aspek pangan maupun ekonomi.</p>
<p>BULELON merupakan metode budidaya lele dengan memanfaatkan galon bekas yang telah dimodifikasi. Galon berkapasitas 20 liter ini dapat menampung sekitar 9 ekor benih lele ukuran kecil. Dengan perawatan yang baik, lele dapat dipanen dalam waktu 2,5 hingga 3 bulan dengan bobot rata-rata 200–250 gram per ekor. Galon juga dilengkapi saluran pembuangan yang mempermudah proses pengurasan air, sehingga lebih efisien dan praktis bagi masyarakat.</p>
<p>Selain menghasilkan ikan, bagian atas galon dimanfaatkan untuk sistem hidroponik sederhana. Masyarakat dapat menanam sayuran seperti kangkung, bayam, atau sawi, yang bisa dipanen setiap 2–3 minggu sekali. Kombinasi ini menghadirkan konsep <em>aquaponik mini</em> yang cocok diterapkan di lahan sempit, baik di pedesaan maupun perkotaan.</p>
<p>Penanggung Jawab Proker Unggulan BULELON, Demas, menjelaskan bahwa BULELON merupakan inovasi sederhana yang dirancang agar bisa diaplikasikan oleh masyarakat luas. <em>“BULELON sangat cocok diterapkan di desa maupun di perkotaan dengan lahan terbatas. Harapannya, masyarakat bisa mempraktikkan langsung metode ini untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menambah penghasilan keluarga,”</em> ungkapnya.</p>
<p>Selain fokus pada budidaya lele, mahasiswa KKN UMP Desa Slarang juga memberikan pelatihan pengolahan hasil panen lele menjadi produk bernilai jual tinggi. Melalui pelatihan tersebut lahirlah produk abon lele yang diberi nama BonLe. Dalam pelatihan, masyarakat tidak hanya diajarkan cara mengolah daging lele menjadi abon, tetapi juga teknik pengemasan modern sehingga produk siap dipasarkan.</p>
<img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full" title="WhatsApp Image 2025 09 01 at 02 17 01 (1) (1) (1)" src="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/01/WhatsApp-Image-2025-09-01-at-02.17.01-1-1-1.jpeg" alt="Sinergi Inovasi dan Pemberdayaan demi Wujudkan Ketahanan Pangan serta Ekonomi Kreatif Desa Slarang" width="1200" height="728" /><p class="image-caption">Sinergi Inovasi dan Pemberdayaan demi Wujudkan Ketahanan Pangan serta Ekonomi Kreatif Desa Slarang: Mahasiswa KKN UMP Kelompok 114 Desa Slarang Kembangkan BULELON (Budidaya Lele dalam Galon) dan BonLe (Abon Lele)</p>
<p>Secara teknis, 1 kilogram lele segar dapat menghasilkan sekitar 300–400 gram BonLe. Produk ini memiliki daya simpan hingga 2 bulan jika dikemas dengan baik menggunakan kemasan kedap udara. Pelatihan pengemasan yang diberikan mahasiswa KKN diharapkan mampu membantu warga menghasilkan produk olahan yang higienis, menarik, dan bernilai jual lebih tinggi.</p>
<p>Bagi masyarakat Desa Slarang, pelatihan ini merupakan pengalaman baru. Sebelum adanya program ini, warga belum pernah melihat maupun merasakan abon lele, bahkan tidak mengetahui proses produksinya. Kehadiran BonLe membuka wawasan bahwa ikan lele memiliki potensi lebih besar jika diolah dengan inovasi yang tepat.</p>
<p>Salah satu peserta pelatihan, Bu Yati, mengaku sangat antusias dengan adanya program BonLe. <em>“Kami baru tahu ternyata lele bisa dijadikan abon. Rasanya enak, tahan lama, dan kemasannya juga menarik. Kalau dipasarkan, saya yakin bisa menjadi usaha baru bagi warga,”</em> ujarnya.</p>
<p>Kepala Dusun Winong, Desa Slarang, Pak Rasikun, turut memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN UMP. <em>“Inovasi BULELON dan pelatihan BonLe ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain memanfaatkan lahan sempit, warga juga mendapat keterampilan baru untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil ternak lele. Kami berharap program ini bisa berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berwirausaha,”</em> ucapnya.</p>
<p>Melalui kedua program unggulan ini, mahasiswa KKN UMP kelompok 114 tidak hanya menghadirkan teknologi tepat guna, tetapi juga memberikan bekal keterampilan kewirausahaan bagi masyarakat. Kombinasi antara budidaya inovatif BULELON dan produk olahan BonLe diharapkan dapat menjadi icon baru Desa Slarang dalam bidang ketahanan pangan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.</p>
<p>Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN UMP menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat. Sinergi antara ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan yang dilakukan di Desa Slarang menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/01/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[mahasiswa kkn ump kelompok 114 desa slarang kembangkan bulelon dan bonle]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/01/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[mahasiswa kkn ump kelompok 114 desa slarang kembangkan bulelon dan bonle]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN Desa Kedungkamal Dorong Kesadaran Emosi Remaja Melalui Workshop</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-69833/mahasiswa-kkn-desa-kedungkamal-dorong-kesadaran-emosi-remaja-melalui-workshop</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2025 18:15:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[UMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-69833/mahasiswa-kkn-desa-kedungkamal-dorong-kesadaran-emosi-remaja-melalui-workshop</guid>

					<description><![CDATA[Kedungkamal, 11 Januari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purworejo Kelompok 1 Desa Kedungkamal di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan ibu Ir. Hj. Zulfanita,M.P, MPM, sukses menggelar workshop manajemen emosi bagi remaja di Desa Kedungkamal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kedungkamal, 11 Januari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purworejo Kelompok 1 Desa Kedungkamal di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan ibu Ir. Hj. Zulfanita,M.P, MPM, sukses menggelar workshop manajemen emosi bagi remaja di Desa Kedungkamal.</p>
<p>Wokshop ini bertemakan “Emosiku, Kunci Kebahagiaanku”. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para remaja Desa Kedungkamal dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka dengan lebih baik.</p>
<p>Remaja adalah fase kehidupan yang penuh dengan dinamika emosional. Perubahan hormonal, tekanan akademis, serta interaksi sosial yang komplek seringkali membuat remaja mengalami barbagai emosi yang intens.</p>
<p>Manajemen emosi yang baik menjadi sangat penting untuk membantu mereka menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih sehat dan produktif. Menyadari pentingnya hal ini, mahasiswa KKN UMPWR Desa Kedungkamal Kelompok 1 berinisiatif mengadakan workshop sebagai bentuk kontribusi nyata mereka kepada masyarakat.</p>
<p>Workshop yang diadakan di Balai Desa Kedungkamal ini dihadiri oleh puluhan remaja dari berbagai latar belakang. Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Syafina Rachmadika Aditria, yang menyampaikan pentingnya pengelolaan emosi dalam kehidupan remaja. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Itsna Iftayani, S.Pd. I, M.A seorang ahli dalam bidang psikologi dan pengembangan diri.</p>
<p>Materi yang disampaikam dalam workshop ini meliputi:</p>
<ol>
<li>Pengenalan Emosi: Peserta diajak untuk mengenali berbagai jenis emosi yang ada dan memahami dampaknya terhadap kehidupan mereka. Pemahaman ini menjadi dasar penting dalam membangun kesadaran emosi.</li>
<li>Teknik Manajemen Emosi: Pembicara memperkenalkan beberapa teknik seperti mindfulness dan cara mengatasi emosi dasar. Teknik-teknik ini dirancang untuk membantu peserta merespons situasi emosioanl dengan lebih tenang.</li>
<li>Keterampilan Komunikasi: Peserta diajarkan cara berkomunikasi secara efektif dalam situasi emsional. Dengan keterampilan ini, para peserta dapat mengekspresikan perasaan dengan cara yang positif dan membangun hubungan yang baik.</li>
<li>Pemecahan Masalah: Teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan dalam kondisi emosional juga menjadi bagian penting dari workshop ini. Peserta belajar untuk menghadapi tantangan dengan pendekatan yang lebih konstruktif.</li>
</ol>
<p>Workshop ini tidak hanya berisi ceramah, tetapi juga melibatkan peserta dalam berbagai aktivitas interaktif seperti simulasi dan role play. Aktivitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada remaja dalam mengelola emosi mereka.</p>
<p>Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah praktik “Jurnal Emosi Harian”, di mana peserta diajak untuk menuliskan emosi yang dirasakan pada saat menghadiri kegiatan workshop ini. Metode ini dirancang untuk membantu peserta lebih sadar akan emosi mereka yang berdampak pada aktivitas sehari-hari mereka.</p>
<p>Dengan inisiatif ini, Mahasiswa KKN UMPWR Desa Kedungkamal Kelompok 1 berharap mampu memberikan kontribusi nyata bagi para remaja di Desa Kedungkamal dalam mengenali dan mengelola emosi mereka. Dengan kemampuan manajemen emosi yang baik, diharapkan mereka dapat menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih bijak dan percaya diri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ir. Hj. Zulfanita, M.P MPM</strong></p>
<p><strong>Alfath Maharani, Mahasiswa Prodi Psikologi</strong></p>
<p><strong>Syafina Rachmadika Aditria, Mahasiswa Prodi Psikologi</strong></p>
<p><strong>Dan Team KKN Kelompok 1 Desa  Kedung Kamal Grabag Purworejo</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/19/mahasiswa-kkn-desa-kedungkamal-dorong-kesadaran-emosi-remaja-melalui-workshop.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[mahasiswa kkn desa kedungkamal dorong kesadaran emosi remaja melalui workshop]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/19/mahasiswa-kkn-desa-kedungkamal-dorong-kesadaran-emosi-remaja-melalui-workshop-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[mahasiswa kkn desa kedungkamal dorong kesadaran emosi remaja melalui workshop]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
