<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos TKW &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/tkw/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Aug 2019 10:55:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos TKW &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>TKW Berusia 23 Tahun Diperkosa Majikan di Malaysia</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-16782/tkw-berusia-23-tahun-diperkosa-majikan-di-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2019 10:32:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-16782/tkw-berusia-23-tahun-diperkosa-majikan-di-malaysia</guid>

					<description><![CDATA[Kuala Lumpur, CILACAP.INFO &#8211; Kabar tak sedap datang dari Malaysia. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja sebagai PRT diperkosa Majikan yang juga Anggota Legislatif di negara bagian perak malaysia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kabar tak sedap datang dari Malaysia. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja sebagai PRT diperkosa Majikan yang juga Anggota Legislatif di negara bagian perak malaysia.</p>
<p>Aksi bejat itu dilakukan oleh Paul Yong, seorang anggota legislatif di Negara Bagian Perak di rumahnya di daerah Meru.</p>
<p>Paul Young yang meruda paksa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berusia 23 tahun itupun akhirnya di laporkan ke kepolisian jelapang.</p>
<p>Kepolisian sempat menahan majikan dan anggota legislatif bejat nan cabul pada 9 Juli 2019 bulan kemarin. Polisi juga langsung memeriksa terduga pelaku dan juga pelapor.</p>
<p>Pada kesempataan itu kepolisian menginterogasi pelaku dan pelapor serta melakukan serangkaian pemeriksaan medis. Namun Penyidik kemudian membebaskan Yong dengan jaminan.</p>
<p>Kepala Kepolisian Perak, Datuk Razarudin Husain mengatakan. Sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami masih menyelidiki kasus ini, dan setelah selesai, berkas perkara akan kami serahkan kepada Kantor Kejaksaan Negara Bagian,&#8221; katanya Jumat (16/8/2019) dikutip dari malay mail.</p>
<p>Lebih lanjut, ia juga berharap, bahwa Penyelidikan bisa selesai dalam minggu-minggu ini.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Penyelidikan bisa selesai pada pekan ini sebelum diajukan kepada jaksa,&#8221; lanjut Husain saat konferensi pers.</p>
<p>Yong dijerat dengan Pasal 376 tentang pemerkosaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Malaysia. Jika terbukti bersalah, Ketua Komite Urusan non-Islam, Perkampungan, dan Perumahan itu terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan dicambuk.</p>
<p>Sedangkan TKW yang menjadi korban pemerkosaan tersebut, kini masih ditampung di shelter KBRI. Dia tidak bisa pulang ke indonesia, masih menunggu sampai penyelidikan selesai.</p>
<p>Hal di atas dikatakan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Joedha Nugraha. </p>
<p>&#8220;Pihak pemerintah RI, hingga sampai saat ini masih menunggu perkembangan kasus tersebut karena statusnya masih dalam penyelidikan kepolisian Malaysia. Jadi belum ada laporan atau perkembangan dari kepolisian malaysia sampaikan kepada kita,&#8221; kata Joedha dalam jumpa pers.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah TKI: Nahas Bagi Yusuf Mantul Bagi Cece</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-16544/kisah-tki-nahas-bagi-yusuf-mantul-bagi-cece</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 20:52:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-16544/kisah-tki-nahas-bagi-yusuf-mantul-bagi-cece</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Seorang TKI Korea bernama Yusuf tertipu TKW Taiwan karena fisik di wanita tidak seperti di media sosial.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seorang TKI Korea bernama Yusuf tertipu TKW Taiwan karena fisik di wanita tidak seperti di media sosial.</p>
<p>Ceritanya, Yusuf bermula kenalan dengan seorang wanita yang sama-sama bekerja di luar negeri. Yusuf di Korea sementara di wanita di Taiwan.</p>
<p>Bermula dari unggahan-unggahan di wanita di akun facebooknya, Yusuf kemudian mencoba untuk bertegur sapa. Karena dirasa cantik melihat foto-foto di wanita, lama kelamaan yusuf memiliki rasa. Hingga terjadilah penembakan cinta pada wanita tersebut.</p>
<p>Hubungan keduanya tidaklah sebentar melainkan sudah berjalan dalam kurun waktu 2 (dua) tahunan. Mereka berdua menjalin hubungan melalui telepon selama itu. Rasa cinta yusuf pun bak air hujan yang sudah tak dapat menampung sebuah danau.</p>
<p>Cinta Yusuf tak dapat terbendung lagi sehingga rasa cintanya sudah meluber dan ingin dengan segera menikahi di wanita yang dikenalnya melalui facebook itu.</p>
<p>Maka bertolaklah Yusuf dari Korea ke Taiwan dengan maksud untuk bertemu, melamar dan menikahi wanita pujaan.</p>
<p>Akan tetapi sesampainya di Taiwan, Yusuf Bak di sambar geledek, terperanjat dan terkejut. Pasalnya sesudah bertemu wanita yang mengaku bernama cece itu, tidak dijumpai paras seperti yang selalu dikirimkan kepada Yusuf maupun yang diunggah di facebook.</p>
<p>Kisah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ini diketahui melalui postingan akun Pengaduan TKI Taiwan pada Senin 5 Agustus 2019 kemarin.</p>
<p>&#8220;Capek-Capek Dari Korea ke Taiwan Mau Menikah, Ternyata Ceweknya Memakai Foto Palsu (Dimedsos Cantik Ternyata Tua) dan Akhirnya Batal Nikah,&#8221; tulis akun pengaduan TKI.</p>
<p>Konon, Yusuf tidak hanya tertipu di Cece karena parasnya yang tak sesuai di foto, akan tetapi Yusuf juga diporotin, dan sudah memberikan uang jutaan rupiah untuknya.</p>
<p>Aduh-aduh ada saja kisah TKI ini, semoga bisa menjadi pelajaran berharga untuk siapa saja, termasuk TKI lain. Memang kerap kali dijumpai, banyak orang termasuk TKI yang tertipu lantaran medsos, bukan hanya yang pria, tenaga kerja wanita juga kerap kali tertipu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Majikan Sadis di Singapura di Tetapkan 11 Tahun Penjara</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-16438/majikan-sadis-di-singapura-di-tetapkan-11-tahun-penjara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2019 11:29:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-16438/majikan-sadis-di-singapura-di-tetapkan-11-tahun-penjara</guid>

					<description><![CDATA[SINGAPURA, CILACAP.INFO &#8211; Majikan Sadis penganiaya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Indramayu Jawa Barat di Singapura divonis kurungan 11 Tahun Penjara. Kamis (1/8/2019).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SINGAPURA, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Majikan Sadis penganiaya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Indramayu Jawa Barat di Singapura divonis kurungan 11 Tahun Penjara. Kamis (1/8/2019).</p>
<p>Korbannya yakni Khanifah (39), Seorang Ibu yang memiliki dua orang anak. Ia terbang ke negara yang terkenal dengan patung Merlion bermula pada November 2011 saat usianya 32 tahun.</p>
<p>Khanifah bertempat di sebuah apartemen Woodlands, negara Singapura di apertemen milik keluarga Mohamad Dahlan (60) dan Zariah Mohd Ali (58).</p>
<p>Ia pergi menjadi PRT di negara tetangga, tidak lain demi anak-anak yang ia cintai. Kisah awal keberangkatan Khanifah di awal-awal memang berjalan seperti biasanya, tidak ada tindak kekerasan yang terjadi.</p>
<h2>Kisah Kejadian Penyiksaan Terhadap Khanifah</h2>
<p>Namun kisah mengerikan terjadi saat Juni 2012. Majikannya mulai berani melakukan kekerasan fisik kepadanya, dan hal itu terus dilakukan berulang-ulang sampai 6 bulan.</p>
<p>Berbagai Benda atau Peralatan Dapur dari Palu hingga Arit di ayunkan ke bagian anggota tubuhnya. Jari jemarinya pun patah karena di dorong paksa oleh majikan tak punya hati. Bambu hingga Gunting di tusukkan ke Khanifah.</p>
<p>Ia menceritakan, bahwasanya setiap kali ada tamu datang ke tempat majikannya, Khanifah tak boleh keluar, dan tak boleh memiliki telepon ataupun hanya sekedar berkomunikasi dengan siapapun termasuk keluarganya. Sebab sang majikan Takut apabila Khanifah menceritakan kekerasan yang dilakukan Majikan kepadanya. Dan akan menambah murka sang majikan.</p>
<h2>Terbongkarnya Kebusukan Majikan Khanifah</h2>
<p>Enam bulan disiksa majikan, tentunya bagi siapa saja terasa begitu lama termasuk Khanifah, masa-masa yang ditunggu untuk mengakhiri perlakuan majikannya akhirnya tiba. Tepatnya bulan Desember 2012. Khanifah dipulangkan majikannya ke Indonesia.</p>
<p>Majikan Khanifah mendandaninya dengan Make-up, membedaki muka Khanifah seperti layaknya akan main sinetron. Hal itu guna menutupi kebusukannya (majikan). Sebab muka khanifah didapati penuh luka akibat siksaan.</p>
<p>Sesampainya di kampung halamannya di Indramayu, Khanifah tidak langsung mengatakan kepada suaminya tentang peristiwa yang dideritanya selama bekerja di singapura.</p>
<p>Lantas Suami Khanifah tau, pasal ia merasa curiga dengan kondisi fisik istrinya yang tak seperti sebelum berangkat ke negara tetangga.</p>
<p>Kondisi fisik khanifah penuh dengan bekas atau ciri dari tindakan kekerasan. Kemudian Suaminya tersebut menemui Agency (Agen TKI) yang memberangkatkan istrinya ke Singapura.</p>
<p>Beruntung Agency tersebut ikut menyelesaikan masalah yang di alami Khanifah, pasal banyak Agency yang hanya cari keuntungan setelah itu di biarkan.</p>
<p>Agency melapor ke Kedutaan Besar Indonesia (Embassy) dan kemudian di teruskan ke pengadilan Singapura.</p>
<h2>Zariah ketika dihubungi Pihak Agency dan Embassy berdalih</h2>
<p>Zariah ketika dihubungi berdalih bahwasanya dirinya terserang stroke dua kali lantas tidak mungkin menyiksa Khanifah. Namun dari hasil medis, Zariah dinyatakan Sehat dan tidak terdapat Stroke atau riwayat terkena Stroke apalagi Lumpuh seperti yang diakuinya. Rupanya Zariah berbohong.</p>
<h2>Ada Riwayat Mantan Terpidana Pada diri Zariah</h2>
<p>Zariah Mohd Ali ternyata memiliki riwayat bahwa pernah dipenjara karena kasus serupa.</p>
<h2>Jangka Waktu Keputusan Pengadilan yang Lama</h2>
<p>Sejak saat itu, tidak kunjung ada kabar penetapan keputusan dari pengadilan Singapura. Namun pada tahun 2017 ada titik terang kasus penyiksaan tersebut. Pengadilan Singapura mendakwakan 12 kasus kepada majikan Khanifah. Tapi tidak juga di jebloskan ke penjara</p>
<p>Baru, pada Kamis (1/8/2019) Singapura, memutuskan untuk menghukum Zariah 11 Tahun penjara dan Mohamad Dahlan 1 tahun 3 bulan. Zariah juga dikenakan denda S$ 56,000 atau sekira Rp. 578.000.000,- dan Mohamad Dahlan (suami Zariah) di kenakan denda S$ 1.000 atau sekira Rp. 10.000.000,-.</p>
<h2>Khanifah Trauma</h2>
<p>Pada kasus ini, Jaksa penuntut di Singapura menyebut. Kasus penyiksaan yang dialami Khanifah merupakan penyiksaan terburuk terhadap asisten rumah tangga yang pernah terjadi di Singapura.</p>
<p>&#8220;Penyiksaan ini, Tidak hanya meninggalkan luka dan kecacatan pada korban (Khanifah), tapi juga menyebabkan khanifah mengalami trauma.&#8221; Kata Jaksa Penuntut.</p>
<p>Khanifah yang mengikuti jalannya sidang, dan sesi dengar di pengadilan mengaku. Bahwa ia ketakutan melihat mantan majikannya (Zariah). Sebab memunculkan kembali di ingatan Khanifah, bagaimana zariah menyiksanya.</p>
<p>&#8220;Saya merasa ketakutan melihat Dia (Zariah). Sebab mengingatkan saya pada waktu dia melakukan penyiksaan. Saya takut. Takut apabila diserang lagi oleh dia,&#8221; kata Khanifah.</p>
<p>Bahkan kecacatan itu, membuat Khanifah malu dengan tetangga dan sekelilingnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
