<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos TKI &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/tki/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Dec 2023 22:58:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos TKI &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Viral WNI di Taipei, Taiwan Coblos dulu, KPU Gelar Siaran Pers Akui Ada Kelalaian</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-57312/viral-wni-di-taipei-taiwan-coblos-dulu-kpu-gelar-siaran-pers-akui-ada-kelalaian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2023 22:31:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[WNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-57312/viral-wni-di-taipei-taiwan-coblos-dulu-kpu-gelar-siaran-pers-akui-ada-kelalaian</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Baru-baru ini sebuah video berdurasi singkat viral di media sosial, memperlihatkan momen seorang Tenaga Kerja Indonesia atau TKI lebih dulu mendapatkan suara pemilu 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Baru-baru ini sebuah video berdurasi singkat viral di media sosial, memperlihatkan momen seorang Tenaga Kerja Indonesia atau TKI lebih dulu mendapatkan suara pemilu 2024.</p>
<p>Diketahui dari unggahan video yang dibagikan akun TikTok @hany_ajja88 tersebut memperlihatkan momen seorang TKI di Taiwan tengah membuka sebuah amplop berupa surat suara pemilu 2024 mendatang.</p>
<p>TKI asal Taiwan ini memperlihatkan tiga foto Capres dan Cawapres dalam surat suara yang ikut serta dalam Pemilu 2024 tersebut. Nampak, ada ketiga pasangan calon yang terdiri Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud. </p>
<p>Seperti diketahui, pesta demokrasi yang bakal diselenggarakan di Indonesia nanti akan digelar pada 14 Februari 2024. Namun ternyata hal berbeda terjadi di Taiwan, warga negara Indonesia yang ada di sana justru sudah menggunakan hak pilihnya lebih dahulu. </p>
<p>&#8220;TAIWAN, kita duluan nyoblos ya besti, kalian udah ada yang dapat juga belum nih?&#8221; tulis keterangan dalam video tersebut. Berdasarkan keterangan dari pemilik video, surat suara Pemilu 2024 itu dikirimkan langsung ke alamat pemilih melalui pos. </p>
<p>Para pemilih yang ada di Taiwan atau luar negeri bisa memberikan hak suaranya dengan tiga cara yaitu datang langsung ke tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) di kantor-kantor perwakilan Indonesia di luar negeri, kedua metode kotak suara keliling (KSK), dan ketiga metode surat suara via pos. </p>
<p>Reaksi Warganet dari unggahan video berdurasi singkat yang memperlihatkan early voting ini pun menuai beragam reaksi warganet. &#8220;Ada yang tau knp tdk ada partai prima di surat suara, pdhl mereka dukung paslon 2,&#8221; tulis warganet.</p>
<p>&#8220;Gimana dapat nya sii,aku pingin nyoblos,,,satu suara juga mungkin berguna buat dukungan ku Prabowo Gibran,&#8221; tulis lainnya. &#8220;D Taiwan aj dpt y srt suara nya knpa d Bekasi q GK dpt,pdhl parantauan,&#8221; tanya pengguna media sosial lainnya. </p>
<p>&#8220;Taiwan rame coblos nomer 2,&#8221; kata lainnya. &#8220;Oke gas.. oke gas,&#8221; tulis lainnya. &#8220;Nomor 2 torang Gasss,&#8221; timpal lainnya.</p>
<p><strong>KPU Akui Kelalaian</strong> </p>
<p>Sementara itu KPU akui ada kelalaian atau ketidakcermatan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Taipei terkait lembaran surat Pemilu sudah diterima oleh WNI. Kata Ketua KPU Hasyim Asy&#8217;ari dalam konferensi pers di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2023) kemarin.</p>
<p>&#8220;PPLN tak mengikuti jadwal pendistribusian kepada pemilih yang sudah ditetapkan. Jadi kalau boleh dikatakan terdapat kelalaian atau ketidakcermatan PPLN Taipei, itu yang paling utama karena tidak memperhatikan jadwal yang sudah ditentukan dalam PKPU,&#8221; tuturnya. </p>
<p>Hasyim menyebut PPLN Taipei berasalan pendistribusian lebih awal menghindari situasi di luar kendali kala ada perayaan Tahun Baru China. Lantaran kasus itu, KPU pusat pun memberikan instruksi kepada PPLN di seluruh dunia untuk mempedomani aturan yang sudah ada.</p>
<p>&#8220;Kemarin, KPU sudah melakukan tindakan-tindakan berupa memberikan peringatan kepada semua PPLN sedunia, 128 PPLN, termasuk Taipei. Yang pertama, agar memperhatikan dan memedomani ketentuan yang ada dalam peraturan perundang-undangan, baik itu UU Pemilu dan PKPU,&#8221; ujar Hasyim.</p>
<p>Hasyim mengatakan untuk saat ini ada kemungkinan PPLN di Taipei akan diberikan sanksi. Ia mengatakan sanksi itu bakal ditentukan usai rapat pleno para pimpinan.</p>
<p>&#8220;Tentu saja nanti secara internal, karena ada situasi boleh dikatakan tidak taat dan tidak cermat dalam peraturan KPU kami akan melakukan tindakan administratif, soal nanti sanksinya apa yang tepat itu nanti akan kami sampaikan, akan kami bahas lagi di internal KPU Melalui rapat pleno,&#8221; ujar Hasyim.</p>
<p>&#8220;Tapi yang kami utamakan adalah, setelah termitigasi, supaya surat suara yang sudah kami kirimkan tidak sesuai dengan jadwal bisa ditangani atau diatasi terlebih dulu, supaya kami siapkan antisipasi atau penggantinya,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Hasyim menyebut KPU memang sudah mengirimkan surat suara ke PPLN Taipei sebanyak 230.307 lembar tetapi semestinya didistribusikan pada jadwal yang sesuai.</p>
<p>Adapun 175.145 lembar surat suara yang dikirim KPU ke PPLN Taipei diperuntukan bagi pemilih yang menggunakan metode pos. Pun disebut, dari 175.145 lembar surat suara itu, 31.276 di antaranya sudah dikirim PPLN Taipei kepada pemilih.</p>
<p>&#8220;Amplop atau surat yang dikirimkan pada gelombang pertama dari PPLN kepada pemilih itu 18 desember 2023 sebanyak 929 amplop, di dalam 1 amplop terapat 2 jenis suara suara presiden dan DPR RI,&#8221; tutur Hasyim.</p>
<p>Pada gelombang kedua nanti, yakni 25 Desember 2023 PPLN Taipei kembali mengirimkan 30.347 amplop lembar suara kepada pemilih. Dengan demikian keseluruhan yang telah didistribusikan ke pemilih sebanyak 31.276 untuk jenis suara Pilpres dan Legislatif.</p>
<p>&#8220;Pengiriman surat suara PPLN Taipei kepada pemilih menurut lampiran 1 peraturan KPU 25/2023 mestinya dijadwalkan tanggal 2-11 januari 2024 tapi faktanya PPLN Taipei sudah mengirimkan itu mendahului dari yang sudah dijadwalkan yaitu dikirimkan secara bergelombang tadi,&#8221; ujar Hasyim.</p>
<p>&#8220;Surat suara yang sudah dikirim kepada pemilih dengan metode pos sebanyak 31.276 lembar untuk masing-masing jenis pemilu pilpres dan DPR RI dapil DKI 2 pada 18 Desember maupun gelombang kedua 25 Desember kami nyatakan surat suara tersebut masuk kategori rusak dan tidak diperhitungkan dalam catatan surat suara dalam formulir C. Hasil LN-pos,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Untuk itu, KPU akan mendistribusikan surat suara baru sesuai dengan jumlah lembaran yang dinyatakan rusak. Surat suara tersebut akan diberi tanda khusus berupa silang pada alamat dan nomor TPS LN berserta dengan tanda tangan ketua PPLN.</p>
<p>&#8220;Surat suara yang tidak diperhitungkan tersebut (dimasukkan) ke dalam sebuah kantong atau wadah yang sudah disediakan dan diikat untuk selanjutnya disimpan ke PPLN Taipei dengan perhatikan aspek keamanan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/27/foto-viral-wni-di-taipe-taiwan-coblos-duluan-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[foto viral wni di taipe taiwan coblos duluan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/27/foto-viral-wni-di-taipe-taiwan-coblos-duluan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[foto viral wni di taipe taiwan coblos duluan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jenazah 2 PMI asal Cilacap yang Jadi Korban Kapal Karam Dipulangkan ke Rumah Duka</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-42718/2-pmi-asal-cilacap-yang-jadi-korban-kapal-karam-dipulangkan-ke-rumah-duka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Dec 2021 19:35:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Migran]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-42718/2-pmi-asal-cilacap-yang-jadi-korban-kapal-karam-dipulangkan-ke-rumah-duka</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Jasad 2 PMI Korban perahu Karam asal Cilacap yang hendak bekerja di Malaysia dipulangkan ke rumah duka.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Jasad 2 PMI Korban perahu Karam asal Cilacap yang hendak bekerja di Malaysia dipulangkan ke rumah duka.</p>
<p>Adapun kabar pemulangan tersebut diinformasikan oleh BP2MI, Senin, 27 Desember 2021.</p>
<p>Dikutip <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; melalui laman resmi BP2MI, BP2MI kembali berduka setelah banyak kasus pemulangan jenazah PMI ke rumah duka, Rabu pekan lalu, BP2MI memulangkan kembali 2 jenazah PMI asal Cilacap.</p>
<p>&#8220;Setelah proses identifikasi, kedua jenazah, Tukimin Martameja dan Andy Maulana, dipulangkan dari Malaysia melalui rute Batam &#8211; Jakarta &#8211; Cilacap.&#8221; Tulis BP2MI.</p>
<p>Menurut keterangan resmi dari BP2MI, Saat ini terdapat 11 PMI yang ditemukan meninggal dan telah difasilitasi pemulangannya oleh BP2MI yaitu 7 asal NTB, 2 asal Cilacap, 1 asal Jawa Timur, dan 1 asal Pekanbaru.</p>
<p>Sedangkan terkait dua jenazah PMI asal Cilacap, telah dilakukan acara serah terima jenazah kedua PMI korban kapal tenggelam yang dilaksanakan di rumah duka dengan dipimpin langsung oleh Direktur Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik, Yana Anusasana, bersama Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI wilayah Jawa Tengah, Pujiono; Kepala UPT BP2MI wilayah Banten, Joko Purwanto; dan perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap pada Sabtu dini hari (25/12/2021).</p>
<p>&#8220;Kepala BP2MI beserta seluruh jajaran turut prihatin dan berduka cita yang mendalam atas musibah ini dan mendoakan agar kedua korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan&#8221;, tutur Yana.</p>
<p>Segenap keluarga dan perwakilan dari perangkat desa kedua PMI sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BP2MI berikut jajarannya serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah memfasilitasi pemulangan jenazah tersebut. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-perahu-terbalik-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi perahu terbalik]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-perahu-terbalik-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi perahu terbalik]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah Pilu Rohimah di Malaysia, Daun Ubi jadi Penghidupan bersama 2 Anaknya</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-24888/kisah-pilu-rohimah-di-malaysia-daun-ubi-jadi-penghidupan-bersama-2-anaknya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2020 23:14:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-24888/kisah-pilu-rohimah-di-malaysia-daun-ubi-jadi-penghidupan-bersama-2-anaknya</guid>

					<description><![CDATA[KUALA LUMPUR, CILACAP.INFO &#8211; Kisah tak mengenakan dan penuh pilu datang dari negri jiran Malaysia. Rohimah (32) wanita asal Cilacap terpaksa harus memakan dedaunan seperti Daun Ubi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kisah tak mengenakan dan penuh pilu datang dari negri jiran Malaysia. Rohimah (32) wanita asal Cilacap terpaksa harus memakan dedaunan seperti Daun Ubi.</p>
<p>Daun-daun ubi itu ia petik dan dimakan bersama kedua anaknya lantaran ia kesulitan untuk mencari bahan kebutuhan.</p>
<p>Sementara itu, Siti Rohimah hanya bertiga dengan dua anaknya, karena suaminya telah pulang ke indonesia semenjak ditangkap. Karena hal itu juga maka suaminya tak bisa kembali lagi ke Malaysia.</p>
<p>Seperti yang dilansir Antaranews, Semenjak Malaysia memberlakukan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP), Rohimah yang menempati rumah kontrakan di Bukit Serdang Malaysia teratamat kepayahan.</p>
<p>Pasalnya penerapan itu diberlakukan oleh Malaysia sejak 18 Maret sampai dengan 14 April 2020.</p>
<p>Kondisi tersebut akhirnya diketahui oleh relawan, mereka kemudian mengunjungi bilik (rumah) yang dihuni Rohimah.</p>
<p>Tatkala Relawan datang ia pun teramat senang menangis penuh haru menyambut kedatangan mereka.</p>
<p>Ketua Partai Gerindra Malaysia, Darsil Abdul Muis mengatakan. Dirinya mendatangi Rohimah di Bukit Serdang dengan diantar oleh Bapak Sugi (relawan).</p>
<p>&#8220;Saat kami datang bersama para relawan, yang tergabung dari kami (gerindra), Pasomaja (Persatuan Malaysia Jawa), Persatuan Indonesia (PI), kami disambut baik oleh Ibu rohimah.&#8221; Kata dia.</p>
<p>Ia menerangkan terkait kondisi rohimah, Ibu 2 anak itu sebetulnya bekerja di restaurant dengan pekerjaan mencuci piring. Namun dikarenakan malaysia PKP (Lockdown) karena pandemi Corona, Ibu rohimah harus menghidupi dirinya dan kedua anaknya.</p>
<p>&#8220;ibu rahimah sangat senang, ketika kami datang dan memberikan sembako berupa beras, minyak goreng, mie instan dan telur. Kami disambut dengan isak tangis. Ibu rohimah sangat berterimakasih atas pemberian tersebut.&#8221; Kata Darsik. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pabrik Karet di Taiwan Terbakar, TKI Asal Cilacap Mengalami Luka Bakar</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-20046/pabrik-karet-di-taiwan-terbakar-tki-asal-cilacap-mengalami-luka-bakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2019 20:25:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Taiwan]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-20046/pabrik-karet-di-taiwan-terbakar-tki-asal-cilacap-mengalami-luka-bakar</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cilacap Jawa Tengah mengalami luka bakar akibat pabrik tempatnya bekerja kebakaran. Kejadian ini terjadi di sebuah pabrik karet di daerah Tolio, Yunlin, Negara Taiwan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cilacap Jawa Tengah mengalami luka bakar akibat pabrik tempatnya bekerja kebakaran. Kejadian ini terjadi di sebuah pabrik karet di daerah Tolio, Yunlin, Negara Taiwan.</p>
<p>Peristiwa kebakaran itu terjadi pada hari Senin 25 November 2019. Dan pekerja pabrik asal Cilacap bernama Sadiyo (34) kini dirawat di Thai Hospital Dou Lio, Yunlin.</p>
<p>Saat kebakaran terjadi, dia (Sadiyo) sedang tertidur lelap di mesnya yang berada di lantai dua.</p>
<p>Dia berhasil selamat dengan berlari ke luar dari kamarnya, namun ia mengalami luka bakar yang amat serius.</p>
<p>Saat itu, teman-temannya berteriak ada kebakaran dan membangunkan TKI asal Cilacap ini, kendati lelah dan dianggap itu hanya lelucon maka dia (sadiyo) tak menghiraukan teriakan temannya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Seorang TKI Asal Kerinci Jambi Meninggal Tertimpa Pohon</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-18744/seorang-tki-asal-kerinci-jambi-meninggal-tertimpa-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 01:07:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-18744/seorang-tki-asal-kerinci-jambi-meninggal-tertimpa-pohon</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Nasib nahas dialami seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Desa Hiang Tinggi, Kecamatan Sitinjau Laut, Kerinci, Jambi bernama Nuraisah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nasib nahas dialami seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Desa Hiang Tinggi, Kecamatan Sitinjau Laut, Kerinci, Jambi bernama Nuraisah.</p>
<p>Terkait hal itu, Ketua Kerinci Bersatu Malaysia, Madya Akmal membenarkan bahwa adanya TKI asal Kerinci yang meninggal karena tertimpa pohon.</p>
<p>&#8220;Korban saat kejadian berjalan sedari tempat kerjaannya yang saat itu tengah hujan dengan intensitas lumayan deras disertai angin kencang. Seketika pohon yang korban lalui itu roboh dan menimpa korban.&#8221; Ucap Akmal.</p>
<p>Kejadian ini juga membuat akmal turut berduka atas musibah yang menimpa TKI asal Kerinci tersebut. &#8220;Kami turut berduka atas musibah ini dan kami saat ini berusaha untuk menghubungi pihak keluarga korban. Setelah ada keputusan dari pihak keluarga korban, apakah akan dibawa ke indonesia atau dimakamkan di Malaysia, kami masih menunggu keputusan dari keluarga korban.&#8221; Kata akmal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>TKI asal Timor Tengah NTT Dimangsa Buaya di Malaysia</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-18266/tki-asal-timor-tengah-ntt-dimangsa-buaya-di-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2019 01:28:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-18266/tki-asal-timor-tengah-ntt-dimangsa-buaya-di-malaysia</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, CILACAP.INFO &#8211; Tenega Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Timor Tengah Nusa Tenggara Timur (NTT) Dimangsa Buaya di Malaysia. Potongan tubuh jenazah pekerja migran Indonesia dikrim dari Negeri Jiran Malaysia Rabu (9/2019).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kupang, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tenega Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Timor Tengah Nusa Tenggara Timur (NTT) Dimangsa Buaya di Malaysia. Potongan tubuh jenazah pekerja migran Indonesia dikrim dari Negeri Jiran Malaysia Rabu (9/2019).</p>
<p>Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Siwa mengatakan. TKI tersebut adalah TKI yang berangkat ke Malaysia dengan cara non prosedural (ilegal).</p>
<p>&#8220;Kejadian atau penemuan potongan tubuh TKI tersebut yaitu diketahui pada bulan Maret 2019 lalu di sungai Serawak, Korban diketahui bernama Yosep Tefa.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Ia menerangkan bahwa proses untuk memastikan potongan tubuh yang dimangsa buaya itu adalah TKI tidaklah sebentar melainkan dengan proses yang cukup lama.</p>
<p>&#8220;Untuk memastikan potongan tubuh tersebut adalah benar TKI asal Indonesia butuh waktu yang cukup lama. Dalam indentifikasi dan kepastian tubuh tersebut diperlukan sampel darah orang tua Yosef. Usai dimintai sampel darah ayahnya, lalu sampel itu di kirim ke malaysia oleh pihak dari BP3TKI Kupang. Hal itu guna mengecek DNA Korban.&#8221; Terang dia.</p>
<p>Lebih lanjut, Siwa mengatakan. Usai di identifikasi dengan darah ayah korban, ternyata hasilnya positif, bahwa korban adalah WNI asal NTT bernama Yosef Tefa.</p>
<p>&#8220;Jadi, Potongan tubuh korban baru bisa dikirim ke Indonesia dari Malaysia usai melalui proses panjang. Yaitu melalui identifikasi dan kepastian bahwa potongan tubuh itu sesuai dengan DNA ayahnya.&#8221; Kata Siwa.</p>
<p>Siwa mengakhiri penjelasannya, &#8220;Pengiriman potongan tubuh Yosef baru tiba pada hari Rabu (9/2019) di Bandara El Tari Kupang.&#8221; Ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jenazah Wasriyah TKI asal Kawunganten Cilacap Baru Dikebumikan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-17341/jenazah-wasriyah-tki-asal-kawunganten-cilacap-baru-dikebumikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 08:32:01 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Saudi Arabia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-17341/jenazah-wasriyah-tki-asal-kawunganten-cilacap-baru-dikebumikan</guid>

					<description><![CDATA[MAKKAH, CILACAP.INFO &#8211; Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kawunganten Cilacap yang meninggal di tanah Suci baru di kebumikan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKKAH, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kawunganten Cilacap yang meninggal di tanah Suci baru di kebumikan.</p>
<p>Sebelumnya, jenazah wanita bernama Wasriyah ditemukan tengkurap di mina saat melaksanakan Haji sebelum di bawa ke rumah sakit. Informasi tersebut diketahui melalui akun Facebook Noraysah Makkah.</p>
<p>Bahkan pihak keluarga korban menyampaikan bahwa korban akan dikebumikan di Arab Saudi usai menghubungi embassy dan kedutaan. Informasi tersebut masih ada dalam database <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; tertanggal 17 Agustus 2019.</p>
<p>Wanita Asal Kawunganten Cilacap Meninggal saat melaksanakan Haji Namun Jenazahnya tak Bisa Dipulangkan</p>
<p>Baru hari ini <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; kembali memperoleh kabar dari laman web LiputanBMI.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah tadi sore sudah kita makamkan dan dishalatkan di Masjidil Haram,&#8221; kata Satgas KJRI Jeddah di Makkah, Suyatno saat dikonfirmasi LiputanBMI melalui sambungan seluler, Senin (2/9/2019).</p>
<p>Menurut pria yang akrab disapa Pak Nur, informasi kematian tersebut diperolehnya tiga minggu lalu di group Facebook Buruh Migran Indonesia Saudi Arabia (BMI-SA).</p>
<p>&#8220;Setelah dapat berita di Facebook kami langsung datangi ke RS Annor Makkah untuk mengecek kebenarannya. Setelah dapat datanya kami langsung menghubungi keluarganya untuk meminta surat izin pemakaman dari ahli waris,&#8221; terangnya.</p>
<p>Suyatno mengimbau PMI di Makkah yang sakit agar secepatnya pulang ke Indonesia dengan cara menyerahkan diri ke Kudai, Makkah agar dideportasi melalui Tarhil Sumayshi.</p>
<p>&#8220;Sebelum kondisinya memburuk, PMI yang punya riwayat penyakit berat seharusnya pulang saja daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Referensi : LiputanBMI</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>TKW Berusia 23 Tahun Diperkosa Majikan di Malaysia</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-16782/tkw-berusia-23-tahun-diperkosa-majikan-di-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2019 10:32:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-16782/tkw-berusia-23-tahun-diperkosa-majikan-di-malaysia</guid>

					<description><![CDATA[Kuala Lumpur, CILACAP.INFO &#8211; Kabar tak sedap datang dari Malaysia. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja sebagai PRT diperkosa Majikan yang juga Anggota Legislatif di negara bagian perak malaysia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kabar tak sedap datang dari Malaysia. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja sebagai PRT diperkosa Majikan yang juga Anggota Legislatif di negara bagian perak malaysia.</p>
<p>Aksi bejat itu dilakukan oleh Paul Yong, seorang anggota legislatif di Negara Bagian Perak di rumahnya di daerah Meru.</p>
<p>Paul Young yang meruda paksa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berusia 23 tahun itupun akhirnya di laporkan ke kepolisian jelapang.</p>
<p>Kepolisian sempat menahan majikan dan anggota legislatif bejat nan cabul pada 9 Juli 2019 bulan kemarin. Polisi juga langsung memeriksa terduga pelaku dan juga pelapor.</p>
<p>Pada kesempataan itu kepolisian menginterogasi pelaku dan pelapor serta melakukan serangkaian pemeriksaan medis. Namun Penyidik kemudian membebaskan Yong dengan jaminan.</p>
<p>Kepala Kepolisian Perak, Datuk Razarudin Husain mengatakan. Sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami masih menyelidiki kasus ini, dan setelah selesai, berkas perkara akan kami serahkan kepada Kantor Kejaksaan Negara Bagian,&#8221; katanya Jumat (16/8/2019) dikutip dari malay mail.</p>
<p>Lebih lanjut, ia juga berharap, bahwa Penyelidikan bisa selesai dalam minggu-minggu ini.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Penyelidikan bisa selesai pada pekan ini sebelum diajukan kepada jaksa,&#8221; lanjut Husain saat konferensi pers.</p>
<p>Yong dijerat dengan Pasal 376 tentang pemerkosaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Malaysia. Jika terbukti bersalah, Ketua Komite Urusan non-Islam, Perkampungan, dan Perumahan itu terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan dicambuk.</p>
<p>Sedangkan TKW yang menjadi korban pemerkosaan tersebut, kini masih ditampung di shelter KBRI. Dia tidak bisa pulang ke indonesia, masih menunggu sampai penyelidikan selesai.</p>
<p>Hal di atas dikatakan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Joedha Nugraha. </p>
<p>&#8220;Pihak pemerintah RI, hingga sampai saat ini masih menunggu perkembangan kasus tersebut karena statusnya masih dalam penyelidikan kepolisian Malaysia. Jadi belum ada laporan atau perkembangan dari kepolisian malaysia sampaikan kepada kita,&#8221; kata Joedha dalam jumpa pers.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah TKI: Nahas Bagi Yusuf Mantul Bagi Cece</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-16544/kisah-tki-nahas-bagi-yusuf-mantul-bagi-cece</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 20:52:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-16544/kisah-tki-nahas-bagi-yusuf-mantul-bagi-cece</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Seorang TKI Korea bernama Yusuf tertipu TKW Taiwan karena fisik di wanita tidak seperti di media sosial.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seorang TKI Korea bernama Yusuf tertipu TKW Taiwan karena fisik di wanita tidak seperti di media sosial.</p>
<p>Ceritanya, Yusuf bermula kenalan dengan seorang wanita yang sama-sama bekerja di luar negeri. Yusuf di Korea sementara di wanita di Taiwan.</p>
<p>Bermula dari unggahan-unggahan di wanita di akun facebooknya, Yusuf kemudian mencoba untuk bertegur sapa. Karena dirasa cantik melihat foto-foto di wanita, lama kelamaan yusuf memiliki rasa. Hingga terjadilah penembakan cinta pada wanita tersebut.</p>
<p>Hubungan keduanya tidaklah sebentar melainkan sudah berjalan dalam kurun waktu 2 (dua) tahunan. Mereka berdua menjalin hubungan melalui telepon selama itu. Rasa cinta yusuf pun bak air hujan yang sudah tak dapat menampung sebuah danau.</p>
<p>Cinta Yusuf tak dapat terbendung lagi sehingga rasa cintanya sudah meluber dan ingin dengan segera menikahi di wanita yang dikenalnya melalui facebook itu.</p>
<p>Maka bertolaklah Yusuf dari Korea ke Taiwan dengan maksud untuk bertemu, melamar dan menikahi wanita pujaan.</p>
<p>Akan tetapi sesampainya di Taiwan, Yusuf Bak di sambar geledek, terperanjat dan terkejut. Pasalnya sesudah bertemu wanita yang mengaku bernama cece itu, tidak dijumpai paras seperti yang selalu dikirimkan kepada Yusuf maupun yang diunggah di facebook.</p>
<p>Kisah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ini diketahui melalui postingan akun Pengaduan TKI Taiwan pada Senin 5 Agustus 2019 kemarin.</p>
<p>&#8220;Capek-Capek Dari Korea ke Taiwan Mau Menikah, Ternyata Ceweknya Memakai Foto Palsu (Dimedsos Cantik Ternyata Tua) dan Akhirnya Batal Nikah,&#8221; tulis akun pengaduan TKI.</p>
<p>Konon, Yusuf tidak hanya tertipu di Cece karena parasnya yang tak sesuai di foto, akan tetapi Yusuf juga diporotin, dan sudah memberikan uang jutaan rupiah untuknya.</p>
<p>Aduh-aduh ada saja kisah TKI ini, semoga bisa menjadi pelajaran berharga untuk siapa saja, termasuk TKI lain. Memang kerap kali dijumpai, banyak orang termasuk TKI yang tertipu lantaran medsos, bukan hanya yang pria, tenaga kerja wanita juga kerap kali tertipu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Majikan Sadis di Singapura di Tetapkan 11 Tahun Penjara</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-16438/majikan-sadis-di-singapura-di-tetapkan-11-tahun-penjara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2019 11:29:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-16438/majikan-sadis-di-singapura-di-tetapkan-11-tahun-penjara</guid>

					<description><![CDATA[SINGAPURA, CILACAP.INFO &#8211; Majikan Sadis penganiaya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Indramayu Jawa Barat di Singapura divonis kurungan 11 Tahun Penjara. Kamis (1/8/2019).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SINGAPURA, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Majikan Sadis penganiaya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Indramayu Jawa Barat di Singapura divonis kurungan 11 Tahun Penjara. Kamis (1/8/2019).</p>
<p>Korbannya yakni Khanifah (39), Seorang Ibu yang memiliki dua orang anak. Ia terbang ke negara yang terkenal dengan patung Merlion bermula pada November 2011 saat usianya 32 tahun.</p>
<p>Khanifah bertempat di sebuah apartemen Woodlands, negara Singapura di apertemen milik keluarga Mohamad Dahlan (60) dan Zariah Mohd Ali (58).</p>
<p>Ia pergi menjadi PRT di negara tetangga, tidak lain demi anak-anak yang ia cintai. Kisah awal keberangkatan Khanifah di awal-awal memang berjalan seperti biasanya, tidak ada tindak kekerasan yang terjadi.</p>
<h2>Kisah Kejadian Penyiksaan Terhadap Khanifah</h2>
<p>Namun kisah mengerikan terjadi saat Juni 2012. Majikannya mulai berani melakukan kekerasan fisik kepadanya, dan hal itu terus dilakukan berulang-ulang sampai 6 bulan.</p>
<p>Berbagai Benda atau Peralatan Dapur dari Palu hingga Arit di ayunkan ke bagian anggota tubuhnya. Jari jemarinya pun patah karena di dorong paksa oleh majikan tak punya hati. Bambu hingga Gunting di tusukkan ke Khanifah.</p>
<p>Ia menceritakan, bahwasanya setiap kali ada tamu datang ke tempat majikannya, Khanifah tak boleh keluar, dan tak boleh memiliki telepon ataupun hanya sekedar berkomunikasi dengan siapapun termasuk keluarganya. Sebab sang majikan Takut apabila Khanifah menceritakan kekerasan yang dilakukan Majikan kepadanya. Dan akan menambah murka sang majikan.</p>
<h2>Terbongkarnya Kebusukan Majikan Khanifah</h2>
<p>Enam bulan disiksa majikan, tentunya bagi siapa saja terasa begitu lama termasuk Khanifah, masa-masa yang ditunggu untuk mengakhiri perlakuan majikannya akhirnya tiba. Tepatnya bulan Desember 2012. Khanifah dipulangkan majikannya ke Indonesia.</p>
<p>Majikan Khanifah mendandaninya dengan Make-up, membedaki muka Khanifah seperti layaknya akan main sinetron. Hal itu guna menutupi kebusukannya (majikan). Sebab muka khanifah didapati penuh luka akibat siksaan.</p>
<p>Sesampainya di kampung halamannya di Indramayu, Khanifah tidak langsung mengatakan kepada suaminya tentang peristiwa yang dideritanya selama bekerja di singapura.</p>
<p>Lantas Suami Khanifah tau, pasal ia merasa curiga dengan kondisi fisik istrinya yang tak seperti sebelum berangkat ke negara tetangga.</p>
<p>Kondisi fisik khanifah penuh dengan bekas atau ciri dari tindakan kekerasan. Kemudian Suaminya tersebut menemui Agency (Agen TKI) yang memberangkatkan istrinya ke Singapura.</p>
<p>Beruntung Agency tersebut ikut menyelesaikan masalah yang di alami Khanifah, pasal banyak Agency yang hanya cari keuntungan setelah itu di biarkan.</p>
<p>Agency melapor ke Kedutaan Besar Indonesia (Embassy) dan kemudian di teruskan ke pengadilan Singapura.</p>
<h2>Zariah ketika dihubungi Pihak Agency dan Embassy berdalih</h2>
<p>Zariah ketika dihubungi berdalih bahwasanya dirinya terserang stroke dua kali lantas tidak mungkin menyiksa Khanifah. Namun dari hasil medis, Zariah dinyatakan Sehat dan tidak terdapat Stroke atau riwayat terkena Stroke apalagi Lumpuh seperti yang diakuinya. Rupanya Zariah berbohong.</p>
<h2>Ada Riwayat Mantan Terpidana Pada diri Zariah</h2>
<p>Zariah Mohd Ali ternyata memiliki riwayat bahwa pernah dipenjara karena kasus serupa.</p>
<h2>Jangka Waktu Keputusan Pengadilan yang Lama</h2>
<p>Sejak saat itu, tidak kunjung ada kabar penetapan keputusan dari pengadilan Singapura. Namun pada tahun 2017 ada titik terang kasus penyiksaan tersebut. Pengadilan Singapura mendakwakan 12 kasus kepada majikan Khanifah. Tapi tidak juga di jebloskan ke penjara</p>
<p>Baru, pada Kamis (1/8/2019) Singapura, memutuskan untuk menghukum Zariah 11 Tahun penjara dan Mohamad Dahlan 1 tahun 3 bulan. Zariah juga dikenakan denda S$ 56,000 atau sekira Rp. 578.000.000,- dan Mohamad Dahlan (suami Zariah) di kenakan denda S$ 1.000 atau sekira Rp. 10.000.000,-.</p>
<h2>Khanifah Trauma</h2>
<p>Pada kasus ini, Jaksa penuntut di Singapura menyebut. Kasus penyiksaan yang dialami Khanifah merupakan penyiksaan terburuk terhadap asisten rumah tangga yang pernah terjadi di Singapura.</p>
<p>&#8220;Penyiksaan ini, Tidak hanya meninggalkan luka dan kecacatan pada korban (Khanifah), tapi juga menyebabkan khanifah mengalami trauma.&#8221; Kata Jaksa Penuntut.</p>
<p>Khanifah yang mengikuti jalannya sidang, dan sesi dengar di pengadilan mengaku. Bahwa ia ketakutan melihat mantan majikannya (Zariah). Sebab memunculkan kembali di ingatan Khanifah, bagaimana zariah menyiksanya.</p>
<p>&#8220;Saya merasa ketakutan melihat Dia (Zariah). Sebab mengingatkan saya pada waktu dia melakukan penyiksaan. Saya takut. Takut apabila diserang lagi oleh dia,&#8221; kata Khanifah.</p>
<p>Bahkan kecacatan itu, membuat Khanifah malu dengan tetangga dan sekelilingnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
