<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Pertanian &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/pertanian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 09:02:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Pertanian &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Dukung Ketahanan Pangan, Brimob Jateng Panen Jagung 8 Ton di Kendal</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-94580/dukung-ketahanan-pangan-brimob-jateng-panen-jagung-8-ton-di-kendal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 09:02:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Kendal]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-94580/dukung-ketahanan-pangan-brimob-jateng-panen-jagung-8-ton-di-kendal</guid>

					<description><![CDATA[KENDAL, CILACAP.INFO &#8211; Sebagai bentuk dukungan nyata Polda Jateng terhadap program ketahanan pangan nasional, Satbrimob Polda Jawa Tengah telah melaksanakan panen jagung di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, pada hari Kamis dan Jumat (25-26/6/2026).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sebagai bentuk dukungan nyata Polda Jateng terhadap program ketahanan pangan nasional, Satbrimob Polda Jawa Tengah telah melaksanakan panen jagung di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, pada hari Kamis dan Jumat (25-26/6/2026).</p>
<p>Dari lahan seluas 4,5 hektare tersebut dihasilkan sekitar 8 ton jagung kering yang diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan ketersediaan pangan serta mendorong pemanfaatan lahan yang produktif.</p>
<p>Acara panen raya ini dihadiri oleh Kombes Pol Noor Hudaya sebagai Dansat Brimob Polda Jateng beserta para pejabat utama Satbrimob, Camat Singorojo, perwakilan PTPN Regional 3, Kapolsek Singorojo, Danramil, dan pemerintah desa setempat.</p>
<p>Kerjasama antara berbagai pihak ini menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang melibatkan semua elemen masyarakat.</p>
<p>Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Jateng, dipimpin oleh Komandan Kompi Pelopor (Danki) KP Yuniarto Assyidiq, berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan ini.</p>
<p>Dalam suasana tanaman jagung yang siap dipanen, para personel turut serta beraktivitas di lahan bersama unsur pemerintah dan masyarakat, yang mencerminkan semangat gotong royong dalam mendukung program strategis nasional di bidang pangan.</p>
<p>Kegiatan ini adalah realisasi arahan Korps Brimob Polri dalam mendukung ketahanan pangan di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Selain berkontribusi pada peningkatan produksi pangan, pemanfaatan lahan produktif juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi serta memperkuat kemandirian masyarakat di sektor pertanian.</p>
<p>Kombes Pol Noor Hudaya, Dansat Brimob Polda Jateng, menyatakan bahwa keterlibatan Satbrimob dalam program ketahanan pangan adalah bentuk komitmen Polri untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ketahanan pangan adalah salah satu program strategis pemerintah yang memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen bangsa. Satbrimob Polda Jateng berkomitmen untuk berperan aktif melalui pemanfaatan lahan produktif dan kegiatan pertanian yang berkelanjutan. Diharapkan hasil panen ini akan memberi manfaat dan menjadi kontribusi nyata Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,&#8221; ujar Kombes Pol Noor Hudaya. Sabtu (27/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keberhasilan panen raya ini tidak lepas dari kerjasama antara Polda Jateng, pemerintah daerah, PTPN, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian di Kabupaten Kendal.</p>
<p>Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menekankan bahwa dukungan terhadap program ketahanan pangan merupakan bagian dari penerapan Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Polri hadir untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, termasuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Satbrimob Polda Jateng ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian anggota Polri juga diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/27/1000780355-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Brimob Jateng Menghasilkan 8 Ton Jagung di Kendal, Sebagai Dukungan kepada Program Ketahanan Pangan Nasional]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/27/1000780355-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Brimob Jateng Menghasilkan 8 Ton Jagung di Kendal, Sebagai Dukungan kepada Program Ketahanan Pangan Nasional]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Syngenta Indonesia Dukung Swasembada Beras dengan Meluncurkan MIRAVIS Duo® untuk Tanaman Padi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-92889/syngenta-indonesia-dukung-swasembada-beras-dengan-meluncurkan-miravis-duo-untuk-tanaman-padi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 12:52:41 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Syngenta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-92889/syngenta-indonesia-dukung-swasembada-beras-dengan-meluncurkan-miravis-duo-untuk-tanaman-padi</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Syngenta Indonesia secara resmi meluncurkan MIRAVIS Duo® untuk padi, sebuah fungisida inovatif berbasis teknologi ADEPIDYN, pada 4 Juni di Cilacap, Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Syngenta Indonesia secara resmi meluncurkan MIRAVIS Duo® untuk padi, sebuah fungisida inovatif berbasis teknologi ADEPIDYN, pada 4 Juni di Cilacap, Jawa Tengah.</p>
<p>Peluncuran ini menjadi pencapaian penting karena Indonesia adalah negara pertama di dunia yang memperkenalkan teknologi ADEPIDYN khusus untuk budidaya padi.</p>
<p>MIRAVIS Duo® dirancang untuk memenuhi kebutuhan petani akan solusi pengendalian penyakit yang andal, memberikan perlindungan yang kuat dan konsisten, sekaligus menjaga tanaman tetap sehat, lebih hijau, dan bersih, sehingga mendukung potensi hasil panen yang lebih tinggi.</p>
<p>Dengan teknologi ADEPIDYN, produk ini meningkatkan kesehatan tanaman dan memberikan perlindungan efektif terhadap penyakit bahkan di tengah kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi. Teknologi ini juga dikenal memiliki ketahanan terhadap hujan yang sangat baik, dengan perlindungan hingga 14 hari setelah aplikasi.</p>
<p>&#8220;Syngenta Indonesia berkomitmen menghadirkan inovasi yang menjawab tantangan nyata di lapangan. Peluncuran MIRAVIS Duo® untuk padi adalah wujud nyata dari visi Petani MAJU, yaitu membantu petani meningkatkan hasil panen untuk keuntungan maksimal, mempercepat inovasi teknologi fungisida sesuai kebutuhan petani, serta memperkuat kolaborasi agar teknologi pertanian digunakan sesuai rekomendasi demi hasil yang optimal dan berkelanjutan. Seperti slogannya &#8220;Ada Tawa, MIRAVIS Duo® Jadi Pembeda, kami ingin petani tersenyum saat melihat produktivitas mereka meningkat,&#8221; ujar Eryanto, Presiden Direktur Syngenta Indonesia.</p>
<p>Peluncuran ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah karena sejalan dengan upaya meningkatkan produktivitas dan memperkuat budidaya padi di tingkat petani.</p>
<p>&#8220;Kami menyambut baik inovasi perlindungan tanaman yang dapat membantu petani mengelola risiko penyakit, terutama di tengah cuaca yang semakin sulit diprediksi. Kami berharap teknologi seperti ini dapat diadopsi dengan bijak sesuai rekomendasi, sehingga produktivitas dan kualitas panen padi di Cilacap terus meningkat,&#8221; kata Sigit Widayanto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Kabupaten Cilacap dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Jawa dan Indonesia, dengan perkiraan produksi mencapai 855.042 ton Gabah Kering Giling (GKG). Pada 2025, Cilacap juga mencatat surplus beras lebih dari 321 ribu ton.</p>
<p>Hal ini menegaskan peran Cilacap sebagai lumbung pangan yang konsistensinya harus dijaga melalui berbagai upaya, termasuk penerapan teknologi pertanian yang tepat.</p>
<p>MIRAVIS Duo® menghadirkan tiga fitur utama yang menjadi pembeda bagi petani. Pertama, gabah sehat berkilau. MIRAVIS Duo® cepat diserap dan merata ke seluruh tanaman dalam waktu enam (6) jam, memberikan perlindungan hingga 14 hari bahkan di bawah kondisi cuaca yang tidak menentu.</p>
<p>Hasilnya adalah gabah yang sehat dan berkilau, mencerminkan kualitas yang lebih baik. Kedua, daun bendera lebih hijau dan bersih. Daun bendera yang lebih hijau dan bersih meningkatkan kemampuan tanaman menyerap sinar matahari dan memanfaatkan air secara lebih efisien, sehingga mendukung fotosintesis yang optimal dan vitalitas tanaman secara keseluruhan.</p>
<p>Ketiga, produksi meningkat. Dengan perlindungan penyakit yang lebih kuat dan tanaman yang lebih sehat, MIRAVIS Duo® membantu petani mencapai produktivitas lebih tinggi, menghasilkan panen melimpah dengan gabah sehat berkilau.</p>
<p>Sekitar 500 petani menghadiri acara peluncuran dan menyaksikan langsung manfaat MIRAVIS Duo® melalui lahan percontohan. Beberapa petani juga telah mencoba sampel produk ini di lahan mereka sendiri dan merasakan hasilnya.</p>
<p>&#8220;Musim lalu, tanaman padi saya layu, kusam dan tidak bersih, sehingga kualitas gabah dan hasil panen menurun. Musim ini saya mencoba MIRAVIS Duo® pada usia 55 hari setelah tanam dengan dosis 300 ml per hektare. Setelah aplikasi, saya melihat perbedaan: gabah sehat berkilau, daun bendera lebih hijau dan bersih, serta hasil panen meningkat dibandingkan musim sebelumnya,&#8221; ujar Musodik, seorang petani padi dari Cilacap.</p>
<p>Setelah peluncuran di Cilacap, MIRAVIS Duo® untuk padi juga akan segera diperkenalkan di beberapa wilayah sentra produksi beras lainnya di Indonesia, guna mendukung ketahanan pangan nasional dan swasembada beras.</p>
<p><strong>Tentang Syngenta</strong>
Syngenta adalah pemimpin global dalam inovasi pertanian dengan kehadiran di lebih dari 90 negara. Syngenta berfokus pada pengembangan teknologi dan praktik pertanian yang memberdayakan petani, sehingga mereka dapat melakukan transformasi yang diperlukan untuk memberi makan populasi dunia sambil melestarikan planet kita.</p>
<p>Penemuan-penemuan ilmiah yang berani dari Syngenta memberikan manfaat yang lebih baik bagi petani dan masyarakat dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya. Dipandu oleh Prioritas Keberlanjutan, Syngenta mengembangkan teknologi dan solusi baru yang mendukung petani untuk menumbuhkan tanaman yang lebih sehat di tanah yang lebih sehat dengan hasil panen yang lebih tinggi.</p>
<p>Syngenta Crop Protection berkantor pusat di Basel, Swiss; Syngenta Seeds berkantor pusat di Amerika Serikat. Baca cerita kami dan ikuti kami di LinkedIn, Instagram, dan X.
Syngenta Indonesia adalah bagian dari Syngenta global dan telah hadir sejak tahun 1960-an melalui perusahaan legasinya.</p>
<p>Syngenta Indonesia berkantor pusat di Jakarta dan memiliki empat fasilitas industri yaitu Pusat Riset dan Pengembangan Perlindungan Tanaman (Cikampek &#8211; Jawa Barat), Pabrik Produk Perlindungan Tanaman (Gunung Putri – Jawa Barat), Fasilitas Pengembangan Benih (Kediri – Jawa Timur), dan Pabrik Pemrosesan Benih (Pasuruan – Jawa Timur). Lebih dari 800 karyawan kami berperan dalam memajukan pertanian di seluruh Indonesia.</p>
<p>Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Syngenta Indonesia silakan kunjungi www.syngenta.co.id dan Instagram
Perlindungan data sangat penting bagi kami. Anda menerima publikasi ini berdasarkan landasan hukum Pasal 6 ayat 1 huruf f GDPR (&#8220;kepentingan yang sah&#8221;).</p>
<p>Namun, jika Anda tidak ingin menerima informasi lebih lanjut tentang Syngenta, cukup kirimkan pesan singkat kepada kami dan kami tidak akan lagi memproses data Anda untuk tujuan ini. Anda juga dapat menemukan rincian lebih lanjut dalam pernyataan privasi kami.</p>
<p><strong>Pernyataan Peringatan Mengenai Pernyataan Berwawasan ke Depan</strong> </p>
<p>Dokumen ini mungkin mengandung pernyataan berwawasan ke depan, yang dapat diidentifikasi dengan penggunaan istilah seperti &#8216;mengharapkan&#8217;, &#8216;akan&#8217;, &#8216;potensi&#8217;, &#8216;rencana&#8217;, &#8216;prospek&#8217;, &#8216;diperkirakan&#8217;, &#8216;bertujuan&#8217;, &#8216;pada jalurnya&#8217; dan ungkapan serupa. Pernyataan tersebut dapat dipengaruhi oleh risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda secara material dari pernyataan ini.</p>
<p>Bagi Syngenta, risiko dan ketidakpastian tersebut meliputi risiko terkait proses hukum, persetujuan regulasi, pengembangan produk baru, peningkatan persaingan, risiko kredit pelanggan, kondisi ekonomi dan pasar secara umum, kepatuhan dan perbaikan, hak kekayaan intelektual, implementasi perubahan organisasi, penurunan nilai aset tak berwujud, persepsi konsumen terhadap tanaman dan organisme hasil rekayasa genetika atau bahan kimia pelindung tanaman, variasi iklim, fluktuasi nilai tukar dan/atau harga komoditas, pengaturan pasokan sumber tunggal, ketidakpastian politik, bencana alam, dan pelanggaran keamanan data atau gangguan teknologi informasi lainnya.</p>
<p>Syngenta tidak berkewajiban untuk memperbarui pernyataan berwawasan ke depan guna mencerminkan hasil aktual, perubahan asumsi, atau faktor-faktor lainnya.
©2025 Syngenta. Cibis Nine Lt. 6, Jl. TB Simatupang No 2, Jakarta Selatan 12560, Jakarta, Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/04/1000752226-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Syngenta Indonesia secara resmi meluncurkan MIRAVIS Duo® untuk padi di Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/04/1000752226-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Syngenta Indonesia secara resmi meluncurkan MIRAVIS Duo® untuk padi di Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kadispertan Cilacap : Pembuatan Rubuha Masih Swadaya Masyarakat dan Petani</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-61446/kadispertan-cilacap-pembuatan-rubuha-masih-swadaya-masyarakat-dan-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 00:42:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Rubuha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-61446/kadispertan-cilacap-pembuatan-rubuha-masih-swadaya-masyarakat-dan-petani</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Penerbitan berita mengenai Rubuha di Cilacap empat hari yang lalu di www.cilacap.info rupanya direaksi oleh sebagian masyarakat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Penerbitan berita mengenai Rubuha di Cilacap empat hari yang lalu di www.cilacap.info rupanya direaksi oleh sebagian masyarakat.</p>
<p>Pasalnya pasca tayang artikel terkait keberadaan Rubuha (Rumah Burung Hatu) di Cilacap di situs ini, salah seorang warga asal Dusun Kedungwringin, Desa Tinggarjaya Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap mengajukan pertanyaan di LaporGub.</p>
<p>Mengetahui hal ini, lantas awak redaksi cilacap.info mencoba untuk menghubungi Kadispertan Cilacap dan menanyakan sebagaimana yang ditulis salah seorang warga Cilacap di LaporGub.</p>
<p>Yakni apakah ada bantuan agar bisa mendapatkan pengadaan bantuan Rumah Burung Hantu (Rubuha). Pasalnya para petani di wilayah Dusun Kedungwringin, Desa Tinggarjaya Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap tidak dapat membasmi secara total hama tikus meski telah dilakukan berbagai upaya.</p>
<p>Langkah yang sudah dilakukan oleh Masyarakat sekitar yaitu dengan mengundang kelompok pecinta senapan angin untuk membasmi hama tikus.</p>
<p>Dalam hal ini, sekitar ±300 ekor Tikus berhasil dilumpuhkan, namun sisa koloni Tikus masih tetap saja ada. Maka dari itu, adakah bantuan RUBUHA dari Dispertan Cilacap untuk Persawahan di Daerah tersebut?</p>
<p>&#8220;Pengadaan Rumah Burung Hantu sampai saat ini belum ada alokasi. Jadi semua masih swadaya masyarakat / petani. Pada hari Sabtu, 13 Juli 2024 kemarin juga dilaksanakan secara Swadaya semua. Sehingga mendorong para petani untuk mandiri,&#8221; kata Ir Susilan selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap kepada Cilacap.info.</p>
<p>Susilan juga menilai, bahwa penggunaan senapan angin untuk membasmi hama Tikus, meski membantu akan tetapi dapat membahayakan.</p>
<p>&#8220;Membasmi tikus dengan menggunakan senapan angin meski membantu petani dalam mengatasi hama Tikus, akan tetapi sangat berbahaya, dan kami takutkan salah sasaran. Ketimbang menggunakan senapan angin, kita lebih merekomendasikan gropyokan dengan menggunakan belerang di empos,&#8221; tegas Susilan.</p>
<p>Adapun metode membasmi hama Tikus dengan belerang di empos, yakni dengan cara pengomporan dengan menggunakan belerang.</p>
<p>&#8220;Namun, stok belerang yang Dinas miliki sudah habis dan baru diusulkan lagi, semoga lekas dikabulkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, dalam metode Belerang di Empos guna membasmi hama Tikus, adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong>A. Alat dan bahan</strong>
<strong>1.Alat:</strong>
a.kompor/emposan tikus
b.tabung gas 3 kg
c.korek api
<strong>2.Bahan</strong>
a.Belerang/potongan kecil ban bekas
b.sekam padi/bekas gergajian kayu</p>
<p><strong>B.Langkah/Cara Kerja</strong>
1.Cari lubang aktif sarang tikus.
2.Taruh belerang/potongan ban bekas dicampur dg sekam padi/serbuk gergajian didepan lubang aktif tikus.
3.Empos dengan kompor tikus.
4.Jaga lubang embusan tikus yg lain, bila hama tikus keluar. Langsung digebuk
4.Tutup lubang embusan tikus yg lain dan lubang emposan dg tanah basah bila pengemposan satu lubang tikus selesai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/17/Babinsa-Koramil-Kroya-dan-Petani-Gropyokan-basmi-hama-Tikus-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Babinsa Koramil Kroya dan Petani Gropyokan basmi hama Tikus]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/17/Babinsa-Koramil-Kroya-dan-Petani-Gropyokan-basmi-hama-Tikus-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Babinsa Koramil Kroya dan Petani Gropyokan basmi hama Tikus]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Babinsa Wanareja dan UPT Penyuluh Pertanian Bersama-Sama Perangi Hama Wereng</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-61346/babinsa-wanareja-dan-upt-penyuluh-pertanian-bersama-sama-perangi-hama-wereng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 08:30:28 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 16 Wanareja]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-61346/babinsa-wanareja-dan-upt-penyuluh-pertanian-bersama-sama-perangi-hama-wereng</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Serda Wachid, anggota Koramil 16 Wanareja, bersama dengan UPT Penyuluh Pertanian Wanareja melaksanakan penyemprotan hama wereng di sawah milik Kelompok Tani (Poktan) Sido Makmur, Desa Sidamulya, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Senin (15/07/2024).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Serda Wachid, anggota Koramil 16 Wanareja, bersama dengan UPT Penyuluh Pertanian Wanareja melaksanakan penyemprotan hama wereng di sawah milik Kelompok Tani (Poktan) Sido Makmur, Desa Sidamulya, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Senin (15/07/2024).</p>
<p>Babinsa menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang terus digalakkan oleh TNI dan pemerintah daerah.</p>
<p>Hama wereng merupakan salah satu ancaman terbesar bagi produktivitas tanaman padi, yang menjadi sumber pangan utama bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami bersama UPT Penyuluh Pertanian Kecamatan Wanareja berkomitmen untuk membantu petani dalam menjaga dan meningkatkan hasil panen, penyemprotan hama wereng ini adalah salah satu langkah konkret kami dalam upaya tersebut,&#8221; ungkap Serda Wachid </p>
<p>Sementara itu, Ardi, Amd. PPL dari UPT Penyuluh Pertanian, menambahkan bahwa kerja sama dengan TNI sangat membantu kami dalam mempercepat penanganan hama di lapangan. </p>
<p>&#8220;Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, hasil panen padi dapat meningkat dan ketahanan pangan di Wanareja dapat terjaga dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Anggota Poktan Sido Makmur menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar kerja sama yang baik antara TNI dan pemerintah dapat terus berlanjut.</p>
<p>Mereka juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam mengatasi masalah hama wereng yang selama ini menjadi kendala bagi mereka.</p>
<p>Dengan langkah-langkah seperti ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Wanareja dan sekitarnya dapat terjaga, dan kesejahteraan petani dapat meningkat. (ss)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/15/img_1721032141869-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Babinsa Wanareja dan UPT Penyuluh Pertanian Bersama-Sama Perangi Hama Wereng]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/15/img_1721032141869-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Babinsa Wanareja dan UPT Penyuluh Pertanian Bersama-Sama Perangi Hama Wereng]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kadispertan Cilacap: 133 Rubuha Baru di Cilacap Terpasang untuk Atasi Hama Tikus</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-61290/kadispertan-cilacap-133-rubuha-baru-di-cilacap-terpasang-untuk-atasi-hama-tikus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Imam Hamidi Antassalam]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 09:03:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Rubuha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-61290/kadispertan-cilacap-133-rubuha-baru-di-cilacap-terpasang-untuk-atasi-hama-tikus</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tikus sawah atau Ratus agentiventer merupakan hama yang sangat menakutkan bagi para petani. Hewan pengerat ini mematahkan semangat dan harapan para petani untuk memanen padinya, karena dapat menurunkan tingkat produksi padi 40 &#8211; 70 persen. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tikus sawah atau Ratus agentiventer merupakan hama yang sangat menakutkan bagi para petani. Hewan pengerat ini mematahkan semangat dan harapan para petani untuk memanen padinya, karena dapat menurunkan tingkat produksi padi 40 &#8211; 70 persen. </p>
<p>Bahkan &#8216;kenakalan tikus&#8217; berimbas mengancam negara ini pada kelangkaan pangan nasional. </p>
<p>Maka tindakan preventif sebagai upaya pengendalian hama tikus sawah menjadi perhatian khusus dengan bantuan burung hantu (Tyto Alba) sebagai predator alami hama tikus sawah. </p>
<p>Tyto Alba jenis Serak Jawa yang dikenal juga dengan nama Burung Hantu Barn adalah hewan nocturnal yang sangat setia dengan pasangan serta tempat tinggalnya. </p>
<p>Burung Hantu ini pun tak bisa bisa membuat sarang sendiri, mereka bersarang di lubang-lubang pohon besar atau di rumah-rumah kosong yang jauh dari lokasi persawahan.</p>
<p>Agar mereka dapat bersarang di dekat persawahan, maka dibuatkanlah sarang sederhana dari bambu dan kotak kayu bekas di tengah persawahan, yang dikenal dengan nama RUBUHA (Rumah Burung Hantu).</p>
<p>Maka Fungsi utama Rubuha yaitu supaya ada upaya konservasi burung hantu sehingga melalui rumah yang disediakan itu ada proses perkembangbiakan. Anakan burung hantu bisa dikembangbiakan dan burung hantu (Tyto Alba) populasinya terjaga.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Kabupaten Cilacap Susilan menyampaikan sejumlah 133 bangunan baru Rumah Burung Hantu (Rubuha) terpasang secara massal pada Sabtu, (13/07/2024)</p>
<p>&#8220;Rubuha dimulai bangun sejak tahun 2015. Sejak bangunan awal (Exsisting) sejumlah 709 Rubuha telah berdiri. Maka jika ditambahkan dengan Rubuha yang baru 133 maka sejumlah 842 Rubuha ada di Kabupaten Cilacap dan itu tersebar di 24 Kecamatan.&#8221; terangnya saat dikonfirmasi Cilacap.Info Sabtu, (13/07/2024)</p>
<p>Secara rinci disampaikan bahwa pertama dari bantuan Dispertan Propinsi Jateng pada 2015, lalu 2017 ada bantuan dari APBD yang sekarang pada rusak tiang, masih rencana dibuat lagi rubuhannya.</p>
<p>&#8220;Adapun yang rusak sebanyak 264 Rubuha, sementara yang dalam kondisi baik 578 Rubuha.&#8221;
Menurutnya Agar Rubuha kuat dan tidak mudah roboh, tiang harus terbuat dari Besi besar dan pondasi cor beton sehingga tidak mudah roboh di tanah persawahan yang lembek.</p>
<p>Lebih lanjut Kadispertan Cilacap Susilan Bin Danoeri Eka D yang juga Demisioner Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Cilacap masa khidmat 2018-2024 mengungkapkan kondisi tersebut masih sangat jauh dari ideal di banding dengan luasnya areal sawah di Kabupaten Cilacap yang mencapai 66 ribu Ha lebih.</p>
<p>Dia menambahkan bahwa membuatkan sarang sang predator tikus sawah seperti Rumah Burung Hantu (Rubuha) ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Bagaimana membuat Rubuha yang efektif dan mau ditempati.</p>
<p>Tiang harus terbuat dari beton dengan pondasi cakar ayam sehingga tidak mudah roboh di tanah persawahan yang lembek. Tingginya 4 meter dari permukaan tanah untuk memudahkan Serak Jawa mengintai dan membawa pulang hasil buruannya dengan mudah.</p>
<p>Tyto Alba adalah satwa malam yang istirahat pada siang hari. Kandangnya pun dibuat dari kayu dilapisi kawat streaming kemudian dilapisi semen, agar tidak panas di siang hari.</p>
<p>Pintu masuknya pun harus menghadap ke utara atau selatan, sehingga menghalangi sinar matahari masuk. Satwa ini tidak senang kena sinar matahari.</p>
<p>&#8220;Agar terhindar dari gangguan manusia dan kebisingan, penempatan Rubuha juga harus strategis di tengah sawah dengan jarak antara satu dengan yang lainnya antara 50-75 meter sehingga daerah teritorial perburuannya terbagi rata,&#8221; katanya.</p>
<p>Di Desa Maos Kidul, ada 70 Rubuha menjadi sarang bagi 140 ekor Serak Jawa guna mengamankan teritorial persawahan dari serangan gerombolan tikus.</p>
<p>Seekor Serak jawa mampu mengawal lebih kurang 3 hektare sawah, ini berarti kurang lebih 300 hektare sawah dapat terbebas dari serangan tikus.</p>
<p>Setelah dua kali musim panen, Desa Maos Kidul merupakan merupakan desa yang mempunyai produktivitas padi tertinggi di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Terakhir dia berharap dengan banyaknya populasi burung hantu (tyto alba) populasi tikus bisa dikendalikan dan burung hantu bisa jadi sahabat petani yang baik </p>
<p>&#8220;Tyto Alba tidak untuk diburu apalagi dikerdilkan biarkan hidup si Tyto Alba dengan nyaman. Maka produksi padi bisa melimpah.&#8221; terangnya.</p>
<p>Persawahnnya aman dari serangan hama tikus. Tentu saja salah satu penyebabnya adalah adanya Rubuha dalam jumlah yang ideal di areal persawahan tersebut. (IHA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/13/ilustrasi-Rubuha-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi Rubuha]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/13/ilustrasi-Rubuha-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi Rubuha]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Rubuha Upaya Preventif Penanggulangan Bencana Kelangkaan Pangan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-61287/rubuha-upaya-preventif-penanggulangan-bencana-kelangkaan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Imam Hamidi Antassalam]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 06:16:00 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Rubuha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-61287/rubuha-upaya-preventif-penanggulangan-bencana-kelangkaan-pangan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tikus menjadi salah satu musuh petani padi yang sangat merugikan hasil pangan, karena dapat mengurangi hasil produksi padi hingga mencapai 70 % kerusakannya. Maka rubuha sebagai upaya preventif penanggulangan bencana kelangkaan pangan tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tikus menjadi salah satu musuh petani padi yang sangat merugikan hasil pangan, karena dapat mengurangi hasil produksi padi hingga mencapai 70 % kerusakannya. Maka rubuha sebagai upaya preventif penanggulangan bencana kelangkaan pangan tersebut.</p>
<p>Demikian disampaikan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Dr. Ir. Suwandi, M.Si saat memberikan arahan terkait dengan jalannya kegiatan GERMAS RUBUHA (Gerakan Massal Pembuatan Rumah Burung Hantu) yang dihelat oleh Kementan secara daring melalui zoomiting pada Sabtu, (13/07/2024).</p>
<p>&#8220;Posisi saya kini di pasuruan sudah disampaikan kepala dinas tadi bahwa agenda penting hari ini adalah rubuha. Alhamdulillah petani disini sudah sadar terkait penggunaan rubuha mulai 2012 silam.&#8221; katanya</p>
<p>Dia menyampaikan bahwa Sabtu ini serentak seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua memasang rubuha. </p>
<p>&#8220;Hal ini dilaksanakan utamanya untuk mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan) RI terkait percepatan Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Luas Tambah Tanam (LTT) menjadi salah satu solusi untuk mengantisipasi darurat pangan.&#8221;</p>
<p>Dikatakan Kementan terus mendorong peningkatan produksi padi guna menjamin kelangsungan pasokan beras serta mengantisipasi darurat pangan. </p>
<p>&#8220;Selain meningkatkan produksi tanaman pangan dan meningkatkan pendapatan petani, tujuan dari program ini juga untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Dan penting adalah merubah perilaku untuk menjaga kelestarian alam.&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut dia menyampaikan kepada Kepala Dinas, Kepala Desa, dan PPL untuk melakukan edukasi guna menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem sawah. </p>
<p>&#8220;Pertama adalah mensosialisasikan tidak boleh memburu burung hantu, dan kedua adalah larangan penggunaan listrik sebagai perangkap tikus.&#8221; Tegasnya.</p>
<p>Terkait dengan Rumah Burung Hantu, pada kesempatan itu salah satu petani Pasuruan bernama Rosyid memberikan testimoni.</p>
<p>&#8220;Berawal dari gagal panen, mulai dari 2012 petani mendirikan rubuha yang awalnya hanya 3. Setelah diamati ternyata efektif sehingga pada 2017 dilakukan pembangunan dan sekarang jumlahnya ada 23 rubuha. Hasilnya memang bagus sehingga sampai sekarang petani bisa merasakan dan menikmati hasil panen&#8221;. ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Wanareja Triyugo Istianto mengapresiasi giat Germas Rubuha Kementan menurutnya sebagai upaya preventif untuk mengendalikan hama tikus </p>
<p>&#8220;Tindakan ini merupakan upaya Preventif yakni dengan cara menyediakan rumah burung hantu (Rubuha) Tyto Alba sebagai musuh alami hama tikus.&#8221; tegasnya</p>
<p>Menurutnya kegiatan pengendalian selama ini diketahui belum sistematis dan terorganisir maupun terkoordinasi dengan baik, dan tidak berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan kedepan kelompok tani maupun masyarakat petani bisa memanfaatkan secara optimal untuk mengorganisasi tindakan pengendalian, idealnya setiap 5 Ha Sawah ada 1 Rubuha. Maka pembuatan Rubuha ini memudahkan burung hantu berburu tikus di sawah.&#8221; ungkapnya disela-sela pemasangan Rubuha di area persawahan Desa Sidamulya, Wanareja, Cilacap. (IHA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/13/Gerakan-Massal-Pembuatan-Rumah-Burung-Hantu-guna-Penanggulangan-Bencana-Kelangkaan-Pangan-Nasional-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Gerakan Massal Pembuatan Rumah Burung Hantu guna Penanggulangan Bencana Kelangkaan Pangan Nasional]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/13/Gerakan-Massal-Pembuatan-Rumah-Burung-Hantu-guna-Penanggulangan-Bencana-Kelangkaan-Pangan-Nasional-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Gerakan Massal Pembuatan Rumah Burung Hantu guna Penanggulangan Bencana Kelangkaan Pangan Nasional]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Anggota Koramil 12 Kedungreja Bantu Petani Mengatasi Hama Tikus</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-60273/anggota-koramil-12-kedungreja-bantu-petani-mengatasi-hama-tikus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 06:58:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 12 Kedungreja]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-60273/anggota-koramil-12-kedungreja-bantu-petani-mengatasi-hama-tikus</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Dalam upaya mendukung para petani dalam mengatasi masalah hama yang mengancam hasil panen, Sertu Wagirun, anggota Koramil 12 Kedungreja bersama Bhabinkamtibmas dan kelompok tani melaksanakan kegiatan Gropyok Tikus.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dalam upaya mendukung para petani dalam mengatasi masalah hama yang mengancam hasil panen, Sertu Wagirun, anggota Koramil 12 Kedungreja bersama Bhabinkamtibmas dan kelompok tani melaksanakan kegiatan Gropyok Tikus.</p>
<p>Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di area persawahan di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Minggu (16/06/2024).</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya petani, dalam menjaga ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Kegiatan Gropyok Tikus dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah petani di wilayah Kedungreja. Dengan semangat gotong royong, Sertu Wagirun bersama para petani turun langsung ke lapangan untuk membasmi tikus-tikus yang merusak tanaman padi.</p>
<p>Tikus merupakan salah satu hama yang seringkali menyebabkan kerugian besar bagi petani karena merusak tanaman dan mengurangi hasil panen.</p>
<p>Sertu Wagirun mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan. </p>
<p>&#8220;Kami berharap, dengan kegiatan ini, para petani dapat merasa terbantu dan termotivasi untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan produksi pertanian. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan TNI siap berkontribusi dalam upaya ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Para petani di Kedungreja menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran TNI yang memberikan solusi nyata dalam mengatasi masalah hama. </p>
<p>Sementara itu Nur Hidayat selaku ketua Poktan Mulyasari, menyatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini kami sangat berterima kasih atas bantuan dari TNI. </p>
<p>&#8220;Kegiatan Gropyok Tikus ini sangat membantu kami dalam mengendalikan hama yang merusak tanaman padi kami,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengatasi masalah hama. Dengan adanya kolaborasi antara TNI dan petani, diharapkan hasil pertanian dapat meningkat dan ketahanan pangan nasional dapat terjaga dengan baik. (ss)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/06/16/anggota-koramil-12-kedungreja-bantu-petani-mengatasi-hama-tikus-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[anggota koramil 12 kedungreja bantu petani mengatasi hama tikus]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/06/16/anggota-koramil-12-kedungreja-bantu-petani-mengatasi-hama-tikus-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[anggota koramil 12 kedungreja bantu petani mengatasi hama tikus]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kawunganten Jalin Sinergi dengan Masyarakat</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59928/perkuat-ketahanan-pangan-babinsa-koramil-kawunganten-jalin-sinergi-dengan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 09:34:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 09 Kawunganten]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59928/perkuat-ketahanan-pangan-babinsa-koramil-kawunganten-jalin-sinergi-dengan-masyarakat</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Serda Arsad Malik, Babinsa Kawunganten, bersama Poktan Budi Santoso I, melaksanakan kegiatan tanam padi dengan luas lahan mencapai 5 hektar di Desa Kamulyan, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jumat (07/06/2024).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Serda Arsad Malik, Babinsa Kawunganten, bersama Poktan Budi Santoso I, melaksanakan kegiatan tanam padi dengan luas lahan mencapai 5 hektar di Desa Kamulyan, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jumat (07/06/2024).</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh semangat tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan produksi pangan lokal serta memperkuat ketahanan pangan di tengah-tengah tantangan zaman.</p>
<p>Melalui kerja sama yang solid antara Babinsa dan kelompok tani, diharapkan hasil panen yang maksimal dapat membantu mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik bagi masyarakat Bantarsari.</p>
<p>Serda Arsad Malik menegaskan pentingnya sinergi antara TNI AD dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. &#8220;Kami siap mendukung segala upaya yang dilakukan oleh para petani dalam meningkatkan produksi pangan di wilayah ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Karman selaku ketua Poktan Budi Santoso I, mengapresiasi peran serta Babinsa dalam mendukung kegiatan pertanian di kawasan mereka. </p>
<p>&#8220;Kerjasama yang baik antara Babinsa dan petani sangatlah penting untuk mencapai hasil panen yang optimal. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk terus bersinergi dalam mencapai ketahanan pangan yang tangguh,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kegiatan tanam padi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian pangan yang lebih baik di Bantarsari, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. (ss)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/06/07/perkuat-ketahanan-pangan-babinsa-koramil-kawunganten-jalin-sinergi-dengan-masyarakat-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[perkuat ketahanan pangan babinsa koramil kawunganten jalin sinergi dengan masyarakat]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/06/07/perkuat-ketahanan-pangan-babinsa-koramil-kawunganten-jalin-sinergi-dengan-masyarakat-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[perkuat ketahanan pangan babinsa koramil kawunganten jalin sinergi dengan masyarakat]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Cimanggu Komsos Dengan Petani</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59476/dukung-ketahanan-pangan-babinsa-cimanggu-komsos-dengan-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 09:49:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 14 Cimanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59476/dukung-ketahanan-pangan-babinsa-cimanggu-komsos-dengan-petani</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Guna mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, Babinsa Koramil 14 Cimanggu dari jajaran Kodim 0703 Cilacap Serma Sudarto, melaksanakan kegiatan komsos dengan para petani dalam rangka pembinaan, pemberdayaan untuk meningkatkan produksi panen di Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap, Kamis (23/5/2024).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Guna mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, Babinsa Koramil 14 Cimanggu dari jajaran Kodim 0703 Cilacap Serma Sudarto, melaksanakan kegiatan komsos dengan para petani dalam rangka pembinaan, pemberdayaan untuk meningkatkan produksi panen di Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap, Kamis (23/5/2024).</p>
<p>Melalui komsos dan pendampingan ini, Babinsa dapat menumbuhkan rasa semangat yang tinggi terhadap para petani. Bukan pada saat panen saja, akan tetapi pada saat pengolahan lahan, penyemaian benih, pemupukan, perawatan, penyemprotan sampai panen kembali. Ini sebagai wujud kepedulian terhadap para petani.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Serma Sudarto mengatakan bahwa, &#8220;Kami turun ke sawah dan keladang untuk membantu para petani, dengan harapan dapat memberikan masukan, informasi dan motivasi yang positif bagi para petani. Agar lebih giat dalam bekerja guna meningkatkan ketahanan pangan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kebutuhan pangan masyarakat Indonesia sangatlah besar, terlebih saat ini mencari uang dan pekerjaan tidaklah gampang, sehingga kita para petani harus lebih giat lagi dalam bekerja. Bekerjasa dengan semua unsur terkait, untuk memudahkan dan meningkatkan produksi panen, sehingga swasembada pangan Nasional dapat tercapai, &#8220;tutur Serma Sudarto.</p>
<p>Santohir, salah satu petani setempat mengucapkan terima kasih kepada Pak Babinsa, yang selalu hadir memberikan motivasi kepada para petani.</p>
<p>&#8220;Terima kasih Pak Babinsa, yang selalu mendampingi kami dari mulai pengolahan lahan, penanaman, perawatan sampai panen. Mudah mudahan hasilnya nanti sesuai dengan harapan kita semua,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selama kegiatan berjalan dengan lancar aman dan penuh kekeluargaan, Serma Sudarto terus memberikan semangat dan motivasi kepada para petani, karena selain untuk meningkatkan perekonomian, pekerjaan petani sangatlah mulia. (R14)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/23/dukung-ketahanan-pangan-babinsa-cimanggu-komsos-dengan-petani-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[dukung ketahanan pangan babinsa cimanggu komsos dengan petani]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/23/dukung-ketahanan-pangan-babinsa-cimanggu-komsos-dengan-petani-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[dukung ketahanan pangan babinsa cimanggu komsos dengan petani]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kendalikan Hama Wereng, Babinsa Koramil Wanareja Bantu Petani Dalam Penyemprotan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59453/kendalikan-hama-wereng-babinsa-koramil-wanareja-bantu-petani-dalam-penyemprotan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 00:00:03 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 16 Wanareja]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59453/kendalikan-hama-wereng-babinsa-koramil-wanareja-bantu-petani-dalam-penyemprotan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan menjaga produktivitas pertanian, Serma Paimun berikut 6 Babinsa dari Koramil 16 Wanareja bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Sidamulya melaksanakan kegiatan penyemprotan di lahan pertanian untuk mengendalikan hama wereng di area sawah Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Senin (20/05/2024).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan menjaga produktivitas pertanian, Serma Paimun berikut 6 Babinsa dari Koramil 16 Wanareja bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Sidamulya melaksanakan kegiatan penyemprotan di lahan pertanian untuk mengendalikan hama wereng di area sawah Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Senin (20/05/2024).</p>
<p>Kegiatan penyemprotan yang dilakukan pada hari ini bertujuan untuk mengatasi serangan hama wereng yang dapat merusak tanaman padi dan mengancam hasil panen para petani. Dalam kegiatan tersebut, anggota TNI dari Koramil 16 Wanareja bekerjasama dengan PPL Desa Sidamulya menggunakan alat semprot dan pestisida yang telah disediakan untuk menyelamatkan tanaman padi dari serangan hama.</p>
<p>Danramil 16/Wanareja menyatakan bahwa TNI senantiasa siap membantu masyarakat, terutama dalam sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama bagi sebagian besar warga. </p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk selalu mendukung para petani dalam menjaga hasil panen mereka. Penyemprotan ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan kerja sama kami dengan masyarakat desa,&#8221; ujar Letnan Gunadi</p>
<p>Sementara itu, Petugas PPL Desa Sidamulya, Eni Edniyanti, menyampaikan apresiasinya atas bantuan dan kerja sama yang diberikan oleh anggota Koramil 16/Wanareja. </p>
<p>&#8220;Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu dalam penyemprotan ini. Dengan adanya kerja sama seperti ini, kami berharap hasil panen padi tahun ini petani tidak mengalami kerugian,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Penyemprotan ini diharapkan dapat meminimalisir kerusakan yang disebabkan oleh hama wereng dan memastikan produksi padi di Desa Sidamulya tetap optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian. (ss)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/22/kendalikan-hama-wereng-babinsa-koramil-wanareja-bantu-petani-dalam-penyemprotan-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[kendalikan hama wereng babinsa koramil wanareja bantu petani dalam penyemprotan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/22/kendalikan-hama-wereng-babinsa-koramil-wanareja-bantu-petani-dalam-penyemprotan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[kendalikan hama wereng babinsa koramil wanareja bantu petani dalam penyemprotan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
