<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Pakistan &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/pakistan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2020 13:35:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Pakistan &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Media India Sebut Jamaah Tabligh Pakistan Penyebab Covid-19</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-24968/media-india-sebut-jamaah-tabligh-pakistan-penyebab-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 22:48:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaah Tabligh]]></category>
		<category><![CDATA[Pakistan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-24968/media-india-sebut-jamaah-tabligh-pakistan-penyebab-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[NEW DELHI,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Bukan media india jika tidak menyebar isu hangat seputar negara tetangganya yakni pakistan. Setelah sebelumnya mengatakan bahwa orang-orang pakistan dan termasuk tentaranya fundamentalis, kini media india menyebut jamaah tabligh penyebab covid-19.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NEW DELHI, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bukan media india jika tidak menyebar isu hangat seputar negara tetangganya yakni pakistan. Setelah sebelumnya mengatakan bahwa orang-orang pakistan dan termasuk tentaranya fundamentalis, kini media india menyebut jamaah tabligh penyebab covid-19.</p>
<p>Negara dengan jumlah ahli IT tertinggi itu tampaknya bisa membahayakan, seperti halnya dalam membuat propaganda melalui ranah media online.</p>
<p>Tak hanya itu, dengan pemberitaan tendensius semacam itu dapat merusak hubungan antara sesama negara asia selatan itu.</p>
<p>Diketahui, pakistan sebelum menjadi negara sendiri dulunya masih ikut dengan India yang kemudian menjadi negara sendiri.</p>
<p>Pakistan merupakan negara dengan jumlah penduduknya yakni mayoritas muslim, di negara tersebut ada dua aliran islam. Yakni Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama&#8217;ah) dengan berpegang pada mazhab Imam Hanafi dan juga Aliran Syi&#8217;ah.</p>
<p>Terkait Jama&#8217;ah Tabligh penyebab Covid-19 hal itu dikatan oleh Manish Tewari seorang politikus india. Bahkan ia menyebut jika para anggota jemaah tabligh selain penyebab coronavirus juga mengatakan bahwa mereka adalah sumber kerusakan.</p>
<p>Uniknya media india mengutip politikus india tersebut dan di publish di kanal news india, Bahkan salah menyebutkan tahun.</p>
<p>Padahal media berita apalagi media yang terbilang bukan media kecil seharusnya datanya akurat. Namun malah menuliskan tahun 2004.</p>
<p>Tidak hanya itu, isu fundamentalis dan pakistan akan menyerang india juga mencuat di sebuah laman media india beberapa waktu lalu.</p>
<p>Begini Tulisan yang dikutip Dari Media India</p>
<p>Ceritanya politikus india, Tewari mentweet sebuah video dari saluran Pakistan. Dalam unggahanya itu yakni menampilkan wawancara dengan Yasmin Rashid, Badan Kesehatan di provinsi Punjab di Pakistan.</p>
<p>Rashid mengatakan bahwa kasus di provinsi pakistan adalah dari Jamaah Tabligh. Dia mengatakan bahwa dari total kasus positif COVID-19 tahun 2004, dengan 1314 kasus adalah dari kelompok tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pakistan Tidak Menutup Masjid Selama Pencegahan Corona Dituduh Fundamentalis</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-24410/pakistan-tidak-menutup-masjid-selama-pencegahan-corona-dituduh-fundamentalis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2020 01:14:58 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pakistan]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-24410/pakistan-tidak-menutup-masjid-selama-pencegahan-corona-dituduh-fundamentalis</guid>

					<description><![CDATA[ISLAMABAD,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Negara mayoritas muslim seperti Arab Saudi dan Iran melalui pemerintahnya telah melarang warganya untuk beribadah di masjid-masjid.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>ISLAMABAD, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Negara mayoritas muslim seperti Arab Saudi dan Iran melalui pemerintahnya telah melarang warganya untuk beribadah di masjid-masjid.</p>
<p>Hal itu guna mencegah dan meminimalisir penyebaran covid-19, namun lain halnya negara pakistan.</p>
<p>Ketika banyak negara islam melarang kegiatan atau aktifitas ibadah di dalam masjid, pakistan justru tidak menutupnya.</p>
<p>Padahal di negara tersebut telah ada 1.200 kasus dengan 11 orang meninggal dunia.</p>
<p>Adapun tentara pakistan tidak bisa berbuat banyak karena tak ingin membuat warga pakistan marah.</p>
<p>Namun karena hal ini, sejumlah media di india mengatakan bahwa militer atau tentara pakistan pro kaum fundamentalis dan menentang kepemerintahan pakistan di bawah kepemimpinan Imran.</p>
<p>Pasalnya kaum fundamentalis itu akan dikerakahkan dan disiapkan di camp-camp mereka untuk menyerang india dan menguasai kasmir.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Paratha, Makanan Pakistan yang Rasanya Mia-Mia</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-23947/paratha-makanan-pakistan-yang-rasanya-mia-mia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2020 11:50:49 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Pakistan]]></category>
		<category><![CDATA[Paratha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-23947/paratha-makanan-pakistan-yang-rasanya-mia-mia</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Pakistan merupakan negara di asia selatan yang masyarakatnya menyukai makanan dari gandum. Gandum sendiri merupakan sejenis beras (tumbuhan sejenis padi) yang digiling halus menjadi tepung, ini merupakan makanan pokok selain nasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pakistan merupakan negara di asia selatan yang masyarakatnya menyukai makanan dari gandum. Gandum sendiri merupakan sejenis beras (tumbuhan sejenis padi) yang digiling halus menjadi tepung, ini merupakan makanan pokok selain nasi.</p>
<p>Menilik makanan di negara pakistan yang terbuat dari gandum yakni salah satunya paratha.</p>
<p>Paratha adalah makanan yang menyerupai dengan chapati dan bentuknya bulat. Dalam proses pembuatan paratha terbilang tidak sebentar.</p>
<p>Untuk membuat paratha yaitu gandum dicampur air secukupnya dan diamkan semalaman di dalam wadah dan ditutup.</p>
<p>Berbeda dengan Chapati yang langsung di bulatkan dengan alat, Paratha harus dibuat memanjang dengan menggulungnya dan kemudian dibulatkan.</p>
<p>Baru setelah itu dibulatkan dengan alat seperti kayu, kemudian paratha ditaruh di sebuah besi yang bulat dan diapikan.</p>
<p>Setelah matang, bentuk paratha akan terlihat yakni memutar seperti obat nyamuk di tengah-tengah sedangkan chapati tidak, inilah yang membedakan.</p>
<p>Paratha cocok dimakan bersama dengan Chicken Masala atau Beef Masala atau daging Sapi dan Kari Ayam, bisa juga dengan ikan sarden.</p>
<p>Kriuk gurih Paratha sangat terasa di dalam mulut ketika digigit dan apabila memakan satu porsi di sebuah restaurant pakistan tak cukup hanya pesan satu porsi.</p>
<p>Apabila berkunjung ke arab saudi baik saat umrah ataupun berhaji, di sana banyak terdapat restaurant ala pakistan dan india, seperti paratha ada.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>400 Lebih Jurnalis dalam Pawai Simbolik di Pakistan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-17040/400-lebih-jurnalis-dalam-pawai-simbolik-di-pakistan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 09:42:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Pakistan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-17040/400-lebih-jurnalis-dalam-pawai-simbolik-di-pakistan</guid>

					<description><![CDATA[PAKISTAN,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Lebih dari empat ratus jurnalis dari berbagai bagian Pakistan telah tiba di Muzaffarabad. Hal itu dilakukan untuk ambil bagian dalam &#8220;pawai simbolik&#8221; menuju Garis Kontrol (LoC) pada hari Sabtu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAKISTAN, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Lebih dari empat ratus jurnalis dari berbagai bagian Pakistan telah tiba di Muzaffarabad. Hal itu dilakukan untuk ambil bagian dalam &#8220;pawai simbolik&#8221; menuju Garis Kontrol (LoC) pada hari Sabtu.</p>
<p>Pawai yang diselenggarakan oleh Central Union of Journalists (CUJ), yakni sebuah badan regional untuk masalah Kashmir yang sedang berlangsung. Hal itu muncul setelah pemerintah India membatalkan Pasal 370 Konstitusi yang memberikan status khusus kepada Jammu dan Kashmir dan juga membagi negara menjadi dua. Wilayah Serikat.</p>
<p>Reli akan meninggalkan Muzaffarabad pada Sabtu pagi untuk Chakothi, 58 km dari Muzaffarabad.</p>
<p>Seorang pejabat kantor CUJ, Abdul Hakim Kashmiri mengatakan: &#8220;Apa yang menjadi penyebab kekhawatiran kami adalah blokade komunikasi. Hal tersebut tidak tertandingi Bahkan telah menyegel semua sumber informasi,&#8221; katanya dilansir dari news24online .</p>
<p>&#8220;Sehingga situasi ini memaksa kami untuk melakukan sesuatu untuk menarik perhatian komunitas dunia pada umumnya, dan persaudaraan media pada khususnya,&#8221; katanya kepada Dawn news.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
