<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Nelayan &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/nelayan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Apr 2024 18:33:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Nelayan &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Dihantam Ombak, 5 Orang Nelayan Terlempar ke Pinggir Karang 1 Hilang</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59092/dihantam-ombak-5-orang-nelayan-terlempar-ke-pinggir-karang-1-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 17:06:16 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59092/dihantam-ombak-5-orang-nelayan-terlempar-ke-pinggir-karang-1-hilang</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; 5 (lima) orang nelayan asal Cilacap menjadi korban keganasan Ombak Laut Selatan dan terpental jatuh di pinggir karang. Dalam kejadian ini 1 nelayan hilang dan 4 orang lainnya berhasil selamat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 5 (lima) orang nelayan asal Cilacap menjadi korban keganasan Ombak Laut Selatan dan terpental jatuh di pinggir karang. Dalam kejadian ini 1 nelayan hilang dan 4 orang lainnya berhasil selamat.</p>
<p>&#8220;Informasi kejadian tersebut diterima oleh Basarnas Kantor SAR Cilacap pada Senin, 29 April 2024 sore dan kejadian tepatnya terjadi di Perairan Selatan Nusakambangan Kabupaten Cilacap.&#8221; Kata Adah Sudarsa selaku Kepala Kantor SAR Cilacap.</p>
<p>Adah menerangkan menganai kronologi itu bemula bahwa menurut informasi, pada pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB korban Bersama 2 orang rekannya berangkat dari dermaga Kaliyasa Sentolo Kawat.</p>
<p>&#8220;Jadi pada pukul 08.00 WIB, Perahu dalam keadaan terbalik terhantam ombak. Sekitar 30 menit berselang, korban masih berpegangan ke perahu oleh rekannya, namun Korban kembali terhempas ombak.&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Sementara itu, 4 Korban lainnya terlempar ke pinggir karang dan selamat. selanjutnya keempat korban melaporkan kejadian tersebut ke Satuan Pol Airud.</p>
<p>Adapun identitas korban belum ditemukan bernama Hadi Mustofa (41) asal Sidakaya, Cilacap. Sementara empat lainnya selamat diantaranya Gembira Harahap (54) asal Sidakaya, Rizki Andri Arizal (30) asal Sidakaya, Saryono (49) asal Sidakaya, dan Anton (39) asal Purwareja.</p>
<p>Sementara upaya yang telah dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Cilacap, TNI AL Cilacap, Satuan Pol Airud Cilacap, keluarga dan masyarakat sekitar adalah dengan berkoordinasi dengan unsur terkait, keluarga, dan korban selamat serta melakukan penyisiran di permukaan air dengan Rigid Inflatable Boat (RIB) 06 milik Basarnas di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Namun hingga pukul 19.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali pencarian pada Selasa, 30 Aoril 2024 pukul 07.00 WIB.&#8221; Tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/04/30/Basarnas-Cilacap-sisir-lokasi-nelayan-jatuh-dari-kapal-dihantam-ombak.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Basarnas Cilacap sisir lokasi nelayan jatuh dari kapal dihantam ombak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/04/30/Basarnas-Cilacap-sisir-lokasi-nelayan-jatuh-dari-kapal-dihantam-ombak-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Basarnas Cilacap sisir lokasi nelayan jatuh dari kapal dihantam ombak]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Basarnas Cilacap Nyatakan Kapal Kilat Maju Jaya-7 beserta 10 ABK Hilang</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58536/basarnas-cilacap-nyatakan-kapal-kilat-maju-jaya-7-beserta-10-abk-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 17:59:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ABK]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Lakalaut]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58536/basarnas-cilacap-nyatakan-kapal-kilat-maju-jaya-7-beserta-10-abk-hilang</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; 7 hari pencarian 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 yang hilang tidak kunjung ditemukan, Basarnas Cilacap tutup operasi pencarian dan nyatakan hilang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 7 hari pencarian 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 yang hilang tidak kunjung ditemukan, Basarnas Cilacap tutup operasi pencarian dan nyatakan hilang.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa dalam keterangannya menyampaikan, bahwa pencarian terhadap 10 ABK asal Pemalang ditutup merupakan standar dan prosedur operasional.</p>
<p>&#8220;Jadi berdasarkan prosedur operasional kami yakni maksimal dilakukan pencarian selama tujuh hari. Namun setelah dilakukan upaya pencarian secara maksimal selama tujuh hari tidak membuahkan hasil, maka operasi SAR dinyatakan ditutup.&#8221; Terang Adah, Kamis (21/03/2024).</p>
<p>Adah menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan telah berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian, dan pada Kamis, 21 Maret 2024 Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran tepian Pantai Cilacap hingga sampai Pantai Purworejo dengan dibagi menjadi 3 SRU.</p>
<p>SRU 1 melakukan penyisiran darat menggunakan Rescue Trail sejauh 10 KM dari Pantai Teluk Penyu sampai dengan Pantai Menganti.</p>
<p>Sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran di tepian Pantai Lembuhpurwo sampai dengan Pantai Jetis sejauh 25 KM dengan rescue trail dan dibantu drone thermal untuk melihat dari ketinggian.</p>
<p>Dan SRU 3 melakukan penyisiran darat dari USS Congot sejauh 10 KM sampai dengan Pantai Glagah Indah.</p>
<p>&#8220;Adapun upaya yang dilakukan Tim SAR Gabungan pada hari ketujuh, yakni melakukan pemantauan ke arah laut baik dari tepian pantai maupun dari ketinggian bukit yang ada di sepanjang pantai selatan. Selain itu Tim SAR Gabungan menerbangkan Drone Thermal ke arah laut untuk membantu secara visual apabila diketemukannya tanda-tanda terdapat Kapal Kilat Maju Jaya-7.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Adah menyampaikan bahwa selama pencarian tersebut Tim SAR Gabungan juga telah menginformasikan kepada para Nelayan, masyarakat dan Potensi SAR mengenai kecelakaan kapal tersebut. Yakni apabila mengetahui atau melihat keberadaan kapal tersebut agar menginformasikan kepada Tim SAR Gabungan.</p>
<p>&#8220;Upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan sudah semaksimal mungkin sampai hari ketujuh baik diperairan maupun di tepian Pantai Cilacap hingga Purworejo. Tetapi kapal dan 10 ABK masih belum diketemukan dan dinyatakan HILANG ma ka secara resmi Operasi SAR dinyatakan dintutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kekesatuannya masing-masing.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/22/img_1711043794504.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[proses pencarian hari ke-7 ke-10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/22/img_1711043794504-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[proses pencarian hari ke-7 ke-10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 asal Pemalang Masih Belum Ditemukan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58474/10-abk-kapal-kilat-maju-jaya-7-asal-pemalang-masih-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Mar 2024 12:31:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ABK]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58474/10-abk-kapal-kilat-maju-jaya-7-asal-pemalang-masih-belum-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 yang berasal dari Kabupaten Pemalang Jawa Tengah hingga Selasa, 19 Maret 2024 masih belum ditemukan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 yang berasal dari Kabupaten Pemalang Jawa Tengah hingga Selasa, 19 Maret 2024 masih belum ditemukan.</p>
<p>Sebelumnya dikabarkan, Kapal yang membawa kesepuluh ABK tersebut sempat berlayar bersama tiga kapal lainnya, namun dikarenakan terjadi badai pada saat itu, sehingga tiga kapal menepi.</p>
<p>Sementara itu Kapal Kilat Maju Jaya-7 tidak diketahui keberadaanya dan hilang kontak di perairan Cilacap atau di perairan Samudra Hindia.</p>
<p>Pihak perusahaan kemudian mengabarkan perihal tersebut pada Rabu (13/03) sekitar pukul 15.00 WIB ke Kantor Basarnas Cilacap.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa dalam keterangannya menyebut, Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan melakukan penyisiran disejumlah tempat.</p>
<p>&#8220;Kami hingga Selasa hari ini masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7, namun masih belum membuahkan hasil.&#8221; Ujarnya.</p>
<p>Adah mengatakan terdapat faktor juga yang mempengaruhi pencarian tersebut terkendala, yakni cuaca yang tidak menentu, area pencarian yang luas dan keterbatasan Alut untuk mencapai lokasi.</p>
<p>&#8220;Meski terdapat kendala, Kami tetap melanjutkan upaya pencarian dan penyisiran dengan menambah luas area melalui e-broadcast yang dilakukan oleh BCC dan melakukan koordinasi kepada JRCC Australia melalui BCC.&#8221; Terangnya.</p>
<p>Menurutnya, upaya pada Selasa (19/03) yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB yaitu membagi Tim Rescuer menjadi 5 SRU, yang mana SRU 1 Melakukan penyisiran di permukaan air dengan RIB 06 sejauh 10 NM dari PLTU Karangkandri ke arah LKP dengan Heading 179°.</p>
<p>Sedangkan SRU 2 Melakukan penyisiran darat menggunakan ATV sejauh 10 KM dari Pantai Teluk Penyu ke Pantai Menganti.</p>
<p>SRU 3 Melakukan penyisiran darat menggunakan rescue trail sejauh 25 KM dari Pantai Petanahan, Pantai Setrojenar, Pantai Mliwis dan Pantai Laguna Lembuhpurwo dan pemantauan udara dengan menggunakan Drone Thermal.</p>
<p>SRU 4 Melakukan penyisiran darat menggunakan 2 Unit rescue trail USS Congot sejauh 10 KM dari Pantai Jatimalang, Pantai Jatikontal, Pantai Congot dan Pantai Glagah Indah.</p>
<p>&#8220;Dan SRU 5 Melakukan Penyisiran dari Pantai Tebing Parangndog hingga Pantai Baron, Kab.Gunung Kidul, dengan jarak 25 km.&#8221; Paparnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/19/Tim-SAR-Gabungan-Laukukan-Pemantauan-Kapal-Kilat-Maju-Jaya-7-di-sejumlah-Perairan.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim SAR Gabungan Laukukan Pemantauan Kapal Kilat Maju Jaya 7 di sejumlah Perairan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/19/Tim-SAR-Gabungan-Laukukan-Pemantauan-Kapal-Kilat-Maju-Jaya-7-di-sejumlah-Perairan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim SAR Gabungan Laukukan Pemantauan Kapal Kilat Maju Jaya 7 di sejumlah Perairan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kapal Nelayan dengan 10 ABK Hilang Kontak di Samudra Hindia</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58455/kapal-nelayan-dengan-10-abk-hilang-kontak-di-samudra-hindia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 16:23:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58455/kapal-nelayan-dengan-10-abk-hilang-kontak-di-samudra-hindia</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Kapal nelayan berisikan 10 Anak Buah Kapal (ABK) hilang kontak di Samudra Hindia, dan saat ini tengah dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kapal nelayan berisikan 10 Anak Buah Kapal (ABK) hilang kontak di Samudra Hindia, dan saat ini tengah dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa dalam keterangannya mengatakan, pihaknya telah memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan pencarian terhadap Kapal Kiat Maju Jaya-7 yang membawa 10 ABK tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami telah melakukan upaya pencarian terhadap Kapal Nelayan yang berisikan 10 ABK tersebut dengan menerjunkan sejumlah personel dengan membagi 3 RSU dan dengan dilengkapi peralatan pendukung.&#8221; Kata Adah, Sabtu (16/03/2024).</p>
<p>Adah menjelaskan terkait informasi hilangnya Kapal tersebut bermula dari pihak perusahaan Kapal Nelayan pada Rabu (13/03) sekitar pukul 15.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Informasi Hilangnya Kapal Kiat Maju Jaya-7 itu bermula adanya laporan dari pihak perusahaan pemilik Kapal Nelayan tersebut.&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Adapun dalam keterangan yang didapatkan pihak Basarnas Cilacap, awalnya 4 kapal melaju secara beriringan, namun karena cuaca buruk keempat kapal tersebut kembali ke Dermaga Cimiring Cilacap.</p>
<p>Ketika keempat kapal tersebut melakukan perjalanan kembali, di tengah perjalanan terdapat badai, sehingga tiga dari keempat kapal tersebut bersandar ke Dermaga Pacitan menunggu badai reda.</p>
<p>Berdasarkan data ketiga kapal tersebut, yakni 1. Kapal Makmur Jaya-20 dengan Nahkoda Sumaryo, 2. Kapal Makin Jaya-2 Nahkoda Raino, 3. Kapal Maju Jaya-28 Nahkoda Tarmuji.</p>
<p>Sedangkan satu Kapal Kiat Maju Jaya-7 yang dinahkodai oleh Waidin hingga saat ini tidak bisa dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya.</p>
<p>Dalam Kapal Kiat Maju Jaya-7 yang terdiri dari 10 ABK yang berasal dari Pemalang itu di antaranya: Waidin (39), Ahmad Mutajar (24) Pemalang, Angga Trio (21), Gunawan (22), Heri Setiaji (27), Ichya Umidin (23), M Ripto (25), Syarifuddin (25), Waroji (41), dan Zaenal (29).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/16/Basarnas-Cilacap-lakukan-pencarian-kapal-nelayan-yang-hilang-kontak.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Basarnas Cilacap lakukan pencarian kapal nelayan yang hilang kontak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/16/Basarnas-Cilacap-lakukan-pencarian-kapal-nelayan-yang-hilang-kontak-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Basarnas Cilacap lakukan pencarian kapal nelayan yang hilang kontak]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cari Ikan di Dermaga Sodong Nusakambangan, Nelayan Tenggelam</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58319/cari-ikan-di-dermaga-sodong-nusakambangan-nelayan-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2024 02:44:07 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusakambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58319/cari-ikan-di-dermaga-sodong-nusakambangan-nelayan-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Nelayan asal Jalan Sirkaya No 50 RT 005 RW 009 Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap terjatuh dari perahu dan tenggelam saat mencari ikan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nelayan asal Jalan Sirkaya No 50 RT 005 RW 009 Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap terjatuh dari perahu dan tenggelam saat mencari ikan.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan Korban adalah Sugito berusia 50 tahun yang merupakan seorang warga asal Cilacap Selatan.</p>
<p>&#8220;Terkait informasi bahwa ada seorang nelayan yang terjatuh dan tenggelam di Dermaga Sodong Nusakambangan, kami dari Basarnas Cilacap telah menerjunkan sejumlah personel dengan dilengkapi peralatan pendukung pencarian.&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Sementara hingga kini, sejumlah unsur Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Cilacap, Polairud Cilacap, SAR MTA, Nelayan, dan Masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap nelayan tersebut. </p>
<p>&#8220;Adapun peralatan utama yang digunakan diantaranya Rescue Car Carrier, Rubber Boat, Underwater Search Device, Peralatan SAR Air, Perlengkapan Medis, Drone Thermal, dan Alat Komunikasi.&#8221; Tambahnya.</p>
<p>Sedang informasi yang diterima dari Polairud, bahwa kronologi dan pelaporan adanya Nelayan yang terjatuh dari perahu dan tenggelam, bermula dari seorang yang tengah pemancing.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi yang kami terima dari Polairud Cilacap, seorang nelayan tersebut saat itu sedang mencari ikan di Dermaga Sodong Nusakambangan pada Senin (04/03) pukul 12.41 WIB. Namun korban terjatuh dan tenggelam pada pukul 15.30 WIB dan hanya tinggal perahu saja, sehingga diketahui oleh pemancing. Kemudian melaporkan ke pihak terkait.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/05/Basarnas-Cilacap-melakukan-proses-pencarian-nelayan-tenggelam-di-Dermaga-Sodong-Nusakambangan.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Basarnas Cilacap melakukan proses pencarian nelayan tenggelam di Dermaga Sodong Nusakambangan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/05/Basarnas-Cilacap-melakukan-proses-pencarian-nelayan-tenggelam-di-Dermaga-Sodong-Nusakambangan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Basarnas Cilacap melakukan proses pencarian nelayan tenggelam di Dermaga Sodong Nusakambangan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Korban Kedua Kapal Terbalik di Glempangpasir Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-57216/korban-kedua-kapal-terbalik-di-glempangpasir-ditemukan-tersangkut-jaring-nelayan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Dec 2023 17:56:26 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adipala]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-57216/korban-kedua-kapal-terbalik-di-glempangpasir-ditemukan-tersangkut-jaring-nelayan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Pada hari kedua pencarian terhadap nelayan yang jatuh ke laut akibat perahu terbalik di Pantai Glempangpasir Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap akhirnya korban ke-2 ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu, 20 Desember 2023 pagi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pada hari kedua pencarian terhadap nelayan yang jatuh ke laut akibat perahu terbalik di Pantai Glempangpasir Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap akhirnya korban ke-2 ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu, 20 Desember 2023 pagi.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan, saat melakukan penyisiran di atas permukaan air, Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi dari nelayan sekitar bahwa ditemukan adanya jenazah yang tersangkut jaring nelayan. Adapun lokasi penemuan itu berada di sekitar Perairan Sodong dengan jarak 2 KM ke arah timur dari lokasi kejadian. </p>
<p>&#8220;Selanjutnya pada pukul 12.20 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban bernama Nurohman (31) dalam keadaan meninggal dunia. Korban selanjutnya di bawa ke RSUD Cilacap untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.&#8221; Terang Adah.</p>
<p>Diketahui jenazah tersebut merupakan korban kedua dari kecelakaan kapal terbalik di Pantai Glempangpasir bernama Nurohman (31) asal Desa Bandengan RT 01 RW 01 Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.</p>
<p>Sedangkan korban pertama yang juga ditemukan meninggal dunia pada Selasa, 19 Desember 2023 bernama Karyoto (42), warga asal Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Adapun unsur SAR yang terlibat di antaranya: Basarnas Kantor SAR Cilacap, SAR MTA, SAR Arnavat, Relawan Sentolo Kawat, Bagana, HNSI, keluarga dan masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Dengan telah ditemukannya kedua korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR dapat kembali ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.&#8221; Pungkas Adah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/21/korban-kedua-perahu-terbalik-di-perairan-glempangpasir-berhasil-dievakuasi.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[korban kedua perahu terbalik di perairan glempangpasir berhasil dievakuasi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/21/korban-kedua-perahu-terbalik-di-perairan-glempangpasir-berhasil-dievakuasi-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[korban kedua perahu terbalik di perairan glempangpasir berhasil dievakuasi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kapal Terbalik 2 Nelayan Terjatuh di Perairan Pantai Glempang Pasir Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-57208/kapal-terbalik-2-nelayan-terjatuh-di-perairan-pantai-glempang-pasir-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2023 19:21:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adipala]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-57208/kapal-terbalik-2-nelayan-terjatuh-di-perairan-pantai-glempang-pasir-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap (KPP) mendapatkan informasi terkait adanya Kecelakaan Kapal 2 orang nelayan yang terjatuh dari perahu di Perairan Pantai Glempang Pasir Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap (KPP) mendapatkan informasi terkait adanya Kecelakaan Kapal 2 orang nelayan yang terjatuh dari perahu di Perairan Pantai Glempang Pasir Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. </p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa menerangkan, kabar tersebut diberitahukan bermula pada Selasa, 19 Desember 2023 oleh warga yang sedang menjaring ikan di tepian pantai Glempang Pasir. Lantas pada saat itu Ia curiga melihat adanya perahu yang berada di pecahan ombak.</p>
<p>Saat disoroti dengan lampu senter oleh warga terlihat 2 orang sedang bergantungan di pinggiran perahu, saat di terjang ombak kembali 2 orang korban hilang. Warga sempat melakukan pencarian di tepian pantai namun belum berhasil, akhirnya saksi menghubungi Basarnas Cilacap untuk melakukan pencarian korban.</p>
<p>&#8220;Pada pukul 23.20 WIB, TIM SAR Gabungan berhasil menemukan korban pertama atas nama Karyoto (42) warga Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap dalam keadaan meninggal dunia terapung di permukaan air sekitaran lokasi kejadian. Jasad korban kemudian dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Adipala 2 untuk mendapatkan penanganan. Selanjutnya TIM SAR Gabungan melanjutkan pencarian korban kedua di tepian pantai dan pemantauan menggunakan Drone Thermal untuk menemukan korban.&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Sementara itu Korban yang lainnya kata Adah Sudrsa masih dalam pencarian yakni atas nama Nurohman (31) warga Desa Bandengan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon</p>
<p>&#8220;Dalam pencarian ini, kami memberangkatkan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian terhadap korban. Namun hingga pukul 23.50 WIB pencarian korban kedua masih NIHIL, sehingga TIM SAR Gabungan menghentikan Operasi Pencarian dan akan dilanjutkan kembali pada besok pagi, Rabu (20/12) pukul 07.00 WIB.&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Adapun dalam pencarian tersebut, alut yang digunakan di antaranya 1 Unit Rescue Car Type 2, 1 Unit Rescue Carrier, 1 Unit Perahu Karet, 3 Set Palsar Air Lengkap, 1 Set Aqua Eye, 3 Set Alkom, 1 Set Drone Mavic 3 Thermal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/20/satu-korban-perahu-terbalik-di-glempang-pasir-berhasil-dievakuasi-tim-sar-gabungan.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[satu korban perahu terbalik di glempang pasir berhasil dievakuasi tim sar gabungan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/20/satu-korban-perahu-terbalik-di-glempang-pasir-berhasil-dievakuasi-tim-sar-gabungan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[satu korban perahu terbalik di glempang pasir berhasil dievakuasi tim sar gabungan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Total 3 ABK Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Compreng di Perairan Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-56307/total-3-abk-meninggal-dalam-kecelakaan-kapal-compreng-di-perairan-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 11:42:01 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-56307/total-3-abk-meninggal-dalam-kecelakaan-kapal-compreng-di-perairan-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Total Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal dunia dalam kejadian nahas perahu terbalik di Perairan Wagir Indah Adipala Rabu (18/10) pagi kemarin berjumlah 3 orang. Dalam kejadian itu, 6 orang lainnya dinyatakan selamat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Total Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal dunia dalam kejadian nahas perahu terbalik di Perairan Wagir Indah Adipala Rabu (18/10) pagi kemarin berjumlah 3 orang. Dalam kejadian itu, 6 orang lainnya dinyatakan selamat.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan, Korban ketiga yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yakni Edi Suwaryo (55) asal Brebes.</p>
<p>&#8220;Adapun dua korban lainnya yang telah ditemukan pada Rabu kemarin, awal ditemukan Korban bernama Slamet (62) asal Brebes, kemudian Korban kedua Alfin Rastoni B Darmo (60) asal Brebes pada pukul 15.00 WIB.&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Terkait penemuan Korban terkahir yang hilang di Pantai Wagir Indah yakni Kamis (19/10) pukul 00.30 dini hari berjarak 3.23 Km dari lokasi kejadian ke arah timur.</p>
<p>&#8220;Penemuan tersebut diketahui oleh Tim SAR Gabungan dimana jasad korban diketahui dalam posisi terdampar di sekitar Pantai Widarapayung Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap,&#8221; Terang Adah. </p>
<p>Ditemukannya Korban terakhir yakni Edi Suwaryo, jasad korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan, untuk selanjutnya jenazah Korban dibawa ke Puskesmas Binangun untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Dalam proses pencarian dan evakuasi, unsur SAR yang terlibat di antaranya Basarnas Kantor SAR Cilacap, Polairud Cilacap, Koramil Binangun, Polsek Binangun, TNI AL Logending, HNSI Cilacap, Cilacap Rescue, SAR Arnavat, NU Cilacap, Rapi Cilacap, Keluarga dan Masyarakat sekitar. </p>
<p>&#8220;Dengan telah ditemukannya para Korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup. Dengan ucapan terima kasih, seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing&#8221;, Pungkas Adah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/19/Tim-Sar-Gabungan-temukan-Jasad-Korban-ketiga-kecelakaan-kapal-compreng-di-Widarapayung-Binangun.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim Sar Gabungan temukan Jasad Korban ketiga kecelakaan kapal compreng di Widarapayung Binangun]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/19/Tim-Sar-Gabungan-temukan-Jasad-Korban-ketiga-kecelakaan-kapal-compreng-di-Widarapayung-Binangun-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim Sar Gabungan temukan Jasad Korban ketiga kecelakaan kapal compreng di Widarapayung Binangun]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kapal Compreng Terbalik, 1 Orang asal Brebes Meninggal 2 Hilang 6 Selamat</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-56290/kapal-compreng-terbalik-1-orang-asal-brebes-meninggal-2-hilang-6-selamat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 15:26:26 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-56290/kapal-compreng-terbalik-1-orang-asal-brebes-meninggal-2-hilang-6-selamat</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Kapal Compreng yang dinaiki 9 ABK (Anak Buah Kapal) terbalik di Perairan Cilacap pada Rabu, 18 Oktober 2023 pagi tadi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kapal Compreng yang dinaiki 9 ABK (Anak Buah Kapal) terbalik di Perairan Cilacap pada Rabu, 18 Oktober 2023 pagi tadi.</p>
<p>Kejadian ini mengakibatkan 1 orang dinyatakan meninggal dunia, 2 orang hilang dan masih dalam pencarian, 6 orang lainnya selamat. </p>
<p>Kabasarnas Cilacap Adah Sudarsa menerangkan, pihaknya telah menerima informasi adanya kecelakaan kapal jenis compreng bernama Tri Laksana di Perairan Cilacap Rabu, pagi tadi.</p>
<p>Lokasi kejadian tepatnya berada di Pantai Wagir Indah Desa Welahan Wetan Kecamatan Adipala Kabupaten Adipala Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. </p>
<p>&#8220;Kecelakaan Kapal Tri Laksana itu terjadi pada Rabu sekira pukul 07.30 WIB, dimana Kapal tersebut ditumpangi oleh 9 orang. Dari kesembilan orang itu, 1 meninggal dunia, 2 hilang dan sedang dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan, 6 lainnya selamat,&#8221; Terang Adah Sudarsa. </p>
<p>Sementara itu terkait identitas kesembilan Korban, yang selamat di antaranya Farid (31) asal Brebes, Arjun (22) asal Brebes, Tusmin (60) asal Brebes, Dul Rohim (55) asal Brebes, Roni (32) asal Cilacap, Musa (65) asal Cilacap.</p>
<p>Korban yang meninggal dunia pada kecelakan Kapal tersebut bernama Slamet (62) asal Brebes. &#8220;Untuk dua orang lainnya yang bernama Edi Suwaryo (55) asal Brebes dan Alfin Rastoni B Darmo (60) asal Brebes hilang dan sedang dalam pencarian oleh Tim Rescue dan dengan dilengkapi peralatan SAR di air,&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Adah Sudarsa menceritakan kronologi kecalakaan Kapal tersebut, yakni bermula pada Pukul 07.30 WIB, dimana saat itu kesembilan orang sedang berusaha menarik jaring ikan di sekitar Pantai Wagir Indah.</p>
<p>&#8220;Dugaan sementara dari yang kami peroleh yakni kapal tidak kuat saat mereka menarik jaring. Kemudian Kapal Compreng tersebut kehilangan keseimbangan hingga terbalik dan terbawa arus sampai ke tepi pantai,&#8221; Terangnya.</p>
<p>Adah mengatakan bahwa Tim SAR Gabungan telah berupaya melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan LCR di sekitar lokasi kejadian dan menarik jaring milik kapal tersebut.</p>
<p>&#8220;Yang dikhawatirkan Korban tersangkut pada jaring sehingga Kami melakukan upaya penarikan Jaring. Selain itu Tim SAR Gabungan juga melakukan penyisiran darat di sekitar lokasi kejadian.&#8221; Kata Adah menjelaskan.</p>
<p>Adapun sekitar pukul 15.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali dapat mengevakuasi 1 korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia atas nama Alfin Rastoni B Darmo (60) asal Brebes.</p>
<p>&#8220;Penemuan Korban yang meninggal kedua ini, akibat korban tersangkut jaring nelayan di sebelah timur, lokasi kejadian sekitar 800 Km. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa menuju Puskesmas Adipala II untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/18/basarnas-dan-warga-saat-melakukan-evakuasi-kapal-compreng-di-pantai-wagir-indah.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[basarnas dan warga saat melakukan evakuasi kapal compreng di pantai wagir indah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/18/basarnas-dan-warga-saat-melakukan-evakuasi-kapal-compreng-di-pantai-wagir-indah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[basarnas dan warga saat melakukan evakuasi kapal compreng di pantai wagir indah]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jasad Nelayan Pencari Ubur-Ubur Ditemukan Mengambang di Pantai Lengkong Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-56262/jasad-nelayan-pencari-ubur-ubur-ditemukan-mengambang-di-pantai-lengkong-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2023 10:26:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Lengkong]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-56262/jasad-nelayan-pencari-ubur-ubur-ditemukan-mengambang-di-pantai-lengkong-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; 7 hari pencarian tidak membuahkan hasil, Basarnas Cilacap sempat tutup Operasi SAR terhadap seorang nelayan pencari ubur-ubur yang hilang di Pantai Bunton, Adipala. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 7 hari pencarian tidak membuahkan hasil, Basarnas Cilacap sempat tutup Operasi SAR terhadap seorang nelayan pencari ubur-ubur yang hilang di Pantai Bunton, Adipala. </p>
<p>Namun di hari esoknya paska penutupan operasi SAR tersebut, Jasad Nelayan bernama Marto Miardi (61) ditemukan dalam keadaan mengapung di Perairan Lengkong.</p>
<p>Basarnas Kantor SAR Cilacap yang menerima informasi dari Potensi SAR terkait adanya penemuan jenazah di Perairan Lengkong pada Senin (16/20) pagi tadi kemudian bergegas menerjukan personel dengan dilengkapi peralatan pendukung guna evakuasi.</p>
<p>Dalam hal ini Basarnas Cilacap berkoordinasi dengan unsur terkait di wilayah Perairan Lengkong. Selanjutnya pada pukul 09.30 WIB jenazah tersebut dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan. Untuk selanjutnya Jasad tersebut dibawa ke RSUD Cilacap guna melakukan identifikasi.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan uji forensik oleh petugas berwenang, jenazah tersebut teridentifikasi merupakan Nelayan Pencari ubur-ubur yang hilang sembilan hari yang lalu.&#8221; Ungkap Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa.</p>
<p>Diketahui identitas Nelayan tersebut yakni bernama Marto Miardi (61) asal Desa Lengkong RT 02 RW 13 Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Adapun kronologi Nelayan itu hilang yakni pada saat ia berangkat mencari ubur-ubur Minggu (08/10). Namun pada Senin (09/10) pagi, ditemukan sebuah kapal milik Korban di sekitar Pantai Bunton.</p>
<p>Saat ditemukan, Kapal dalam keadaan pecah dan tidak dijumpai adanya mesin di Kapal tersebut.</p>
<p>Mendapat informasi demikian, kemudian dilakukan pencarian selama tujuh hari oleh Tim SAR Gabungan hingga Minggu (15/10) kemarin.</p>
<p>&#8220;Kendati tidak membuahkan hasil dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda korban. Maka di hari ketujuh operasi SAR dinyatakan ditutup. Namun keesokan harinya yakni pada pagi hari tadi kami mendapat informasi adanya sesosok tubuh yang mengambang di perairan Lengkong, sehingga unsur Sar diterjunkan kembali.&#8221; Terang Adah.</p>
<p>Usai dievakuasi dan diidentifikasi melalui uji forensik, Jasad tersebut benar adalah Nelayan Pencari Ubur-ubur yang hilang di Pantai Bunton.</p>
<p>&#8220;Dengan telah dievakuasinya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih.&#8221; Tutup Adah Sudarsa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/16/Jasad-Nelayan-Pencari-Ubur-Ubur-ditemukan-di-Perairan-Lengkong-Cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Jasad Nelayan Pencari Ubur Ubur ditemukan di Perairan Lengkong Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/16/Jasad-Nelayan-Pencari-Ubur-Ubur-ditemukan-di-Perairan-Lengkong-Cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Jasad Nelayan Pencari Ubur Ubur ditemukan di Perairan Lengkong Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
