<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Malaysia &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/malaysia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2020 17:05:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Malaysia &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>33 Jenazah WNI Tertahan di Malaysia Akhirnya bisa Dipulangkan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-28041/33-jenazah-wni-tertahan-di-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2020 11:12:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[WNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-28041/33-jenazah-wni-tertahan-di-malaysia</guid>

					<description><![CDATA[KUALA LUMPUR, CILACAP.INFO &#8211; Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerbangan akibat pandemi COVID-19 segera diterbangkan ke sejumlah daerah tujuan di Tanah Air.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerbangan akibat pandemi COVID-19 segera diterbangkan ke sejumlah daerah tujuan di Tanah Air.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, berkat bantuan semua pihak jenazah sudah bisa diterbangkan,&#8221; ujar Sekretaris Ikatan Keluarga Madura (IKMA) di Malaysia Jamal Al Fateh ketika dihubungi di Kuala Lumpur, Jumat (19/6).</p>
<p>Jamal mengatakan semua jenazah akan diterbangkan ke Jakarta, setelah itu baru dikirimkan ke daerah tujuan masing-masing.</p>
<p>Berdasarkan data IKMA untuk penerbangan (19/6) daerah tujuan Jakarta satu jenazah, Lampung satu jenazah, Jawa Timur masing-masing Bangkalan dua jenazah, Sampang dua jenazah, Pamekasan satu jenazah, Surabaya satu jenazah, dan Situbondo satu jenazah.</p>
<p>Sedangkan untuk penerbangan (20/6) ada empat jenazah dikirim ke Surabaya, (21/6) lima jenazah dikirim ke Jakarta, (23/6) lima jenazah dikirim ke Surabaya, (25/6) lima jenazah dikirim ke Jakarta, dan pada (27/6) lima jenazah diterbangkan ke Surabaya.</p>
<p>&#8220;Jadwal yang sudah fix tanggal 19 dan 20 Juni, yang lain akan tunggu konfirmasi dari maskapai, jadi terbang atau batal sehari sebelum penerbangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat dialog yang diprakarsai Home Singapura menegaskan pihaknya akan segera mengurus pemulangan 33 jenazah WNI yang saat ini masih tertahan di Kuala Lumpur, Malaysia.</p>
<p>Benny mengemukakan hal itu saat menjawab pengaduan dari pengurus Jamal Al Fateh dalam diskusi virtual tersebut.</p>
<p>Dia mengatakan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI), baik yang sakit maupun dideportasi masuk kategori PMI bermasalah yang secara otomatis penanganannya dalam kendali penuh BP2MI yang harus diantar hingga ke daerah asal. (Antara)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah Pilu Rohimah di Malaysia, Daun Ubi jadi Penghidupan bersama 2 Anaknya</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-24888/kisah-pilu-rohimah-di-malaysia-daun-ubi-jadi-penghidupan-bersama-2-anaknya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2020 23:14:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-24888/kisah-pilu-rohimah-di-malaysia-daun-ubi-jadi-penghidupan-bersama-2-anaknya</guid>

					<description><![CDATA[KUALA LUMPUR, CILACAP.INFO &#8211; Kisah tak mengenakan dan penuh pilu datang dari negri jiran Malaysia. Rohimah (32) wanita asal Cilacap terpaksa harus memakan dedaunan seperti Daun Ubi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kisah tak mengenakan dan penuh pilu datang dari negri jiran Malaysia. Rohimah (32) wanita asal Cilacap terpaksa harus memakan dedaunan seperti Daun Ubi.</p>
<p>Daun-daun ubi itu ia petik dan dimakan bersama kedua anaknya lantaran ia kesulitan untuk mencari bahan kebutuhan.</p>
<p>Sementara itu, Siti Rohimah hanya bertiga dengan dua anaknya, karena suaminya telah pulang ke indonesia semenjak ditangkap. Karena hal itu juga maka suaminya tak bisa kembali lagi ke Malaysia.</p>
<p>Seperti yang dilansir Antaranews, Semenjak Malaysia memberlakukan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP), Rohimah yang menempati rumah kontrakan di Bukit Serdang Malaysia teratamat kepayahan.</p>
<p>Pasalnya penerapan itu diberlakukan oleh Malaysia sejak 18 Maret sampai dengan 14 April 2020.</p>
<p>Kondisi tersebut akhirnya diketahui oleh relawan, mereka kemudian mengunjungi bilik (rumah) yang dihuni Rohimah.</p>
<p>Tatkala Relawan datang ia pun teramat senang menangis penuh haru menyambut kedatangan mereka.</p>
<p>Ketua Partai Gerindra Malaysia, Darsil Abdul Muis mengatakan. Dirinya mendatangi Rohimah di Bukit Serdang dengan diantar oleh Bapak Sugi (relawan).</p>
<p>&#8220;Saat kami datang bersama para relawan, yang tergabung dari kami (gerindra), Pasomaja (Persatuan Malaysia Jawa), Persatuan Indonesia (PI), kami disambut baik oleh Ibu rohimah.&#8221; Kata dia.</p>
<p>Ia menerangkan terkait kondisi rohimah, Ibu 2 anak itu sebetulnya bekerja di restaurant dengan pekerjaan mencuci piring. Namun dikarenakan malaysia PKP (Lockdown) karena pandemi Corona, Ibu rohimah harus menghidupi dirinya dan kedua anaknya.</p>
<p>&#8220;ibu rahimah sangat senang, ketika kami datang dan memberikan sembako berupa beras, minyak goreng, mie instan dan telur. Kami disambut dengan isak tangis. Ibu rohimah sangat berterimakasih atas pemberian tersebut.&#8221; Kata Darsik. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Seorang TKI Asal Kerinci Jambi Meninggal Tertimpa Pohon</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-18744/seorang-tki-asal-kerinci-jambi-meninggal-tertimpa-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 01:07:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-18744/seorang-tki-asal-kerinci-jambi-meninggal-tertimpa-pohon</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Nasib nahas dialami seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Desa Hiang Tinggi, Kecamatan Sitinjau Laut, Kerinci, Jambi bernama Nuraisah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nasib nahas dialami seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Desa Hiang Tinggi, Kecamatan Sitinjau Laut, Kerinci, Jambi bernama Nuraisah.</p>
<p>Terkait hal itu, Ketua Kerinci Bersatu Malaysia, Madya Akmal membenarkan bahwa adanya TKI asal Kerinci yang meninggal karena tertimpa pohon.</p>
<p>&#8220;Korban saat kejadian berjalan sedari tempat kerjaannya yang saat itu tengah hujan dengan intensitas lumayan deras disertai angin kencang. Seketika pohon yang korban lalui itu roboh dan menimpa korban.&#8221; Ucap Akmal.</p>
<p>Kejadian ini juga membuat akmal turut berduka atas musibah yang menimpa TKI asal Kerinci tersebut. &#8220;Kami turut berduka atas musibah ini dan kami saat ini berusaha untuk menghubungi pihak keluarga korban. Setelah ada keputusan dari pihak keluarga korban, apakah akan dibawa ke indonesia atau dimakamkan di Malaysia, kami masih menunggu keputusan dari keluarga korban.&#8221; Kata akmal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>TKW Berusia 23 Tahun Diperkosa Majikan di Malaysia</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-16782/tkw-berusia-23-tahun-diperkosa-majikan-di-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2019 10:32:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-16782/tkw-berusia-23-tahun-diperkosa-majikan-di-malaysia</guid>

					<description><![CDATA[Kuala Lumpur, CILACAP.INFO &#8211; Kabar tak sedap datang dari Malaysia. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja sebagai PRT diperkosa Majikan yang juga Anggota Legislatif di negara bagian perak malaysia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kabar tak sedap datang dari Malaysia. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja sebagai PRT diperkosa Majikan yang juga Anggota Legislatif di negara bagian perak malaysia.</p>
<p>Aksi bejat itu dilakukan oleh Paul Yong, seorang anggota legislatif di Negara Bagian Perak di rumahnya di daerah Meru.</p>
<p>Paul Young yang meruda paksa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berusia 23 tahun itupun akhirnya di laporkan ke kepolisian jelapang.</p>
<p>Kepolisian sempat menahan majikan dan anggota legislatif bejat nan cabul pada 9 Juli 2019 bulan kemarin. Polisi juga langsung memeriksa terduga pelaku dan juga pelapor.</p>
<p>Pada kesempataan itu kepolisian menginterogasi pelaku dan pelapor serta melakukan serangkaian pemeriksaan medis. Namun Penyidik kemudian membebaskan Yong dengan jaminan.</p>
<p>Kepala Kepolisian Perak, Datuk Razarudin Husain mengatakan. Sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami masih menyelidiki kasus ini, dan setelah selesai, berkas perkara akan kami serahkan kepada Kantor Kejaksaan Negara Bagian,&#8221; katanya Jumat (16/8/2019) dikutip dari malay mail.</p>
<p>Lebih lanjut, ia juga berharap, bahwa Penyelidikan bisa selesai dalam minggu-minggu ini.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Penyelidikan bisa selesai pada pekan ini sebelum diajukan kepada jaksa,&#8221; lanjut Husain saat konferensi pers.</p>
<p>Yong dijerat dengan Pasal 376 tentang pemerkosaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Malaysia. Jika terbukti bersalah, Ketua Komite Urusan non-Islam, Perkampungan, dan Perumahan itu terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan dicambuk.</p>
<p>Sedangkan TKW yang menjadi korban pemerkosaan tersebut, kini masih ditampung di shelter KBRI. Dia tidak bisa pulang ke indonesia, masih menunggu sampai penyelidikan selesai.</p>
<p>Hal di atas dikatakan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Joedha Nugraha. </p>
<p>&#8220;Pihak pemerintah RI, hingga sampai saat ini masih menunggu perkembangan kasus tersebut karena statusnya masih dalam penyelidikan kepolisian Malaysia. Jadi belum ada laporan atau perkembangan dari kepolisian malaysia sampaikan kepada kita,&#8221; kata Joedha dalam jumpa pers.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
