<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Konvergensi Media &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/konvergensi-media/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 10:16:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Konvergensi Media &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>KPID Jateng Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Radio dan Televisi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-94440/kpid-jateng-dorong-peningkatan-kapasitas-sdm-radio-dan-televisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Assep Pratama Hidayah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 14:16:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Konvergensi Media]]></category>
		<category><![CDATA[KPID Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Penyiaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-94440/kpid-jateng-dorong-peningkatan-kapasitas-sdm-radio-dan-televisi</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS, CILACAP.INFO &#8211; Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyiaran dengan mengangkat tema “Strategi Berjaya Lembaga Penyiaran di Era Kekinian” pada Rabu, 24/06/2026 bertempat di Aston Purwokerto Hotel &#38; Convention Center.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUMAS</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyiaran dengan mengangkat tema “Strategi Berjaya Lembaga Penyiaran di Era Kekinian” pada Rabu, 24/06/2026 bertempat di Aston Purwokerto Hotel &amp; Convention Center.</p>
<p>Kegiatan diikuti oleh insan penyiaran televisi dan radio di wilayah Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Brebes bertujuan agar SDM penyiaran terus berinovasi dalam mengikuti arus perkembangan teknologi dengan konvergensi media.</p>
<p>Konvergensi media adalah penggabungan atau integrasi antara media tradisional seperti radio dan televisi dengan media digital seperti internet, media sosial, dan platfrom online lainnya.</p>
<p>Konvergensi media penting dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensinya di masyarakat di tengah maraknya media baru yang bermunculan.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPID Jawa Tengah Muhammad Aulia Assyahiddin, Komisioner KPID Jawa Tengah bidang isi siaran Anas Syahirul Alim, dan Komisioner KPID Jawa Tengah bidang kelembagaan Hendrik SP Hutabarat.</p>
<p>KPID Jawa Tengah menghadirkan narasumber Prof. Dr. Suliyanto, S. E., MM selaku akademisi Universitas Jenderal Soedirman dan Dicky Hendro Wicaksono, S. T. selaku station manager Solo Radio.</p>
<p>Ketua KPID Jawa Tengah, Muhammad Aulia Assyahidin dalam sambutannya mengomentari hasil survei yang ia baca bahwa pendengar radio hanya mereka yang mengendarai mobil saja, namun kenyatannya banyak dari mereka yang tidak mengendarai mobil masih mendengarkan radio.</p>
<p>“Walaupun angka hasil survei tersebut hanya di 5 kota besar, kami meyakini pasti diluar masih banyak mereka yang tidak tersurvei, secara usia memang pendengar radio diusia 35 tahun ke atas itu betul, tapi kalau survei mengatakan hanya mereka yang mengendarai mobil, banyak dari mereka yang tidak mengendarai mobil tidak masuk survei, kenyataannya mereka mendengarkan radio bahkan 24 jam,”ungkapnya.</p>
<p>“Kami menghadirkan acara ini untuk sama-sama saling bahu membahu menyemangati situasi yang sedang krisis ini, kami mengundang narasumber dari luar dan dalam untuk membuat teman-teman sama dengan kita untuk bersama mendiagnosa dan merumuskan apa yang bisa terjadi,” tambahnya.</p>
<p>Sesi pertama kegiatan diisi oleh Komisioner KPID Jateng Bidang Kelembagaan Hendrik SP Hutabarat memaparkan materi adaptasi SDM dan transformasi multiplatform lembaga penyiaran.</p>
<p>Dalam pemaparannya ia menyampaikan banyak terkait tema tersebut yakni karakteristik penyiaran, perubahan perilaku audiens, tantangan persaingan di era digital, kompetensi SDM masa kini.</p>
<p>Memasuki sesi kedua, pemaparan materi teknik digital marketing di era kekinian oleh Prof. Dr. Suliyanto, S. E., MM.</p>
<p>Di awal pemaparan materi, ia menyampaikan transformasi marketing media penyiaran. Menurutnya, kondisi sekarang terjadi pergeseran konsumsi media karena perkembangan teknologi salah satunya siaran radio bisa ditonton.</p>
<p>Dalam konteks penyiaran konvensional, perkembangan teknologi digital jangan dianggap sebagai ancaman, namun sebagai sarana untuk pemasaran.</p>
<p>&#8220;Kita jangan sampai melawan teknologi, jangan sampai seperti ini saja, pesaing kita sekarang bukan sesama radio, namun pesaing substitusinya, kalau tidak melihat pesaing jauhnya, dalam teori pemasaran terkena penyakit miopia marketing,&#8221; tegas Suliyanto.</p>
<p>Pada sesi ketiga, Dicky Hendro Wicaksono memaparkan materi strategi berjaya dan bertahan lembaga penyiaran.</p>
<p>Mulai dari evolusi radio siaran, pentingnya ekspansi, dukungan infrastruktur penunjang, dan strategi penjualan.</p>
<p>Diakhir sesi, diadakan ruang bagi peserta untuk tanya jawab dan berbagi permasalahan yang dihadapi terkait tema tersebut yang tentunya mendapat jawaban dan solusi dari narasumber. (Asep)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/26/1000779665-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[​KPID Jateng Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Insan Penyiaran TV dan Radio (Foto Asep)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/26/1000779665-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[​KPID Jateng Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Insan Penyiaran TV dan Radio (Foto Asep)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Konvergensi Media Penyiaran Agar Tetap Eksis dan Jangkau Pasar Lebih Luas</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-74368/konvergensi-media-penyiaran-agar-tetap-eksis-dan-jangkau-pasar-lebih-luas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Assep Pratama Hidayah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 08:47:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Konvergensi Media]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-74368/konvergensi-media-penyiaran-agar-tetap-eksis-dan-jangkau-pasar-lebih-luas</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS, CILACAP.INFO &#8211; Seiring kecanggihan teknologi dan kemudahan akses informasi menyebabkan perubahan pola perilaku dan kebutuhan masyarakat. Akses informasi bisa didapatkan melalui satu sentuhan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seiring kecanggihan teknologi dan kemudahan akses informasi menyebabkan perubahan pola perilaku dan kebutuhan masyarakat. Akses informasi bisa didapatkan melalui satu sentuhan.</p>
<p>Berbeda dengan era dahulu, masyarakat harus putar knop yang ada di radio dan televisi. Jika ingin mengetahui informasi terbaru masyarakat rela menunggu jadwal siaran berita di waktu tertentu.</p>
<p>Adanya internet menjadi kemudahan bagi pengguna dalam mengakses berita dan informasi yang bisa dibaca dan didengar dimana saja tanpa kenal waktu.</p>
<p>Pada April 2025, berdasarkan data dari datareportal.com menunjukkan tren bahwa alasan utama menggunakan internet adalah untuk mencari informasi yang menempati peringkat pertama yakni 60,9 %. Berada di urutan ketiga untuk melihat video dan televisi yakni 54,0% dan berada di urutan ke enam untuk mendengarkan musik yakni 46,3%.</p>
<p>Di urutan kedua untuk tetap terhubung dengan keluarga atau teman yakni 58,6%. Berada di urutan keempat untuk tetap mengikuti perkembangan berita yakni 53,2% dan di urutan kelima yakni untuk mencari cara melakukan sesuatu yakni 49,5%.</p>
<p>Berdasarkan data Diskominfo dalam hasil studi perilaku masyarakat terhadap jasa penyiaran radio dan televisi dan ekspektasi terhadap kelanjutan digitalisasi penyiaran bulan November 2024 menunjukkan kebiasaan mendengarkan radio dalam setahun terakhir, generasi X (lahir tahun 1965-1979) berada di urutan pertama yakni 24,1%, generasi milenial (lahir tahun 1980-1994) berada di urutan kedua yakni 22,5%, dan generasi Z (lahir tahun 1995-2009) di urutan ketiga yakni 16,1%.</p>
<p>Generasi X berada di urutan pertama karena memang dalam rentang tahun tersebut sedang boomingnya penyiaran radio dan televisi. Generasi milenial pada saat itu mengalami transisi teknologi, sehingga saat ini masih ada gen milenial yang selalu mendengarkan radio dan menonton televisi meskipun hanya sebatas hiburan di waktu senggang maupun kerja.</p>
<p>Konvergensi media adalah penggabungan atau integrasi antara media tradisional seperti radio dan televisi dengan media digital seperti internet, media sosial, dan platfrom online lainnya.</p>
<p>Konvergensi media penting dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensinya di masyarakat di tengah maraknya media baru yang bermunculan.</p>
<p>Kehadiran internet bagi radio dan televisi akan menjadi lawan jika media penyiaran tidak bisa menyesuaikan dan mengikuti perkembangannya. Internet akan menjadi kawan jika media penyiaran menggabungkan kelebihan radio dan televisi ke dalam platform yang terhubung ke internet.</p>
<p>Hal itu dijelaskan Budhi Widi Astuti, S.I. Kom., M.A., CPS, CDS selaku akademisi ilmu komunikasi UKSW Salatiga saat memberikan pemaparan materi ekspansi digital strategi menjangkau pasar yang lebih luas dalam kegiatan bertajuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyiaran yang diselenggarakan KPID Jawa Tengah pada Selasa, 29/04/2025 di Hotel Aston Purwokerto.</p>
<p>Acara tersebut dihadiri insan media penyiaran radio dan televisi yang ada di Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Brebes.</p>
<p>Budhi Widi Astuti yang akrab disapa Wilsa mengatakan dengan konvergensi media akan memberikan dampak bagi media penyiaran radio dan televisi karena akan memperluas jangkauan audiens, meningkatkan interaksi dan keterlibatan audiens, dan mempertahankan eksistensinya.</p>
<p>Wilsa menjelaskan bahwa langkah untuk mengintegrasikan media adalah dengan penerapan multichannel, multimedia, dan multiplatform. Dengan ketiga langkah tersebut konvergensi media penyiaran akan maksimal.</p>
<p>Ia juga menyampaikan meskipun konvergensi media mempunyai kelebihan, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pemilik jasa penyiaran. Ia menyebut diperlukan sumber daya manusia yang harus siap berubah, beradaptasi, dan memanfaatkan platform dalam integrasi media.</p>
<p>Tidak hanya itu sumber dana dibutuhkan maksimal guna kkeberhasilan mengintegrasikan media penyiaran. Disisi lain kata dia, perlunya meyakinkan calon pengiklan atau klien bahwa pasang iklan di radio maupun televisi masih berdampak positif.</p>
<p>Diakhir, manajer stasiun Radio Elisa FM Salatiga tersebut berpesan kepada insan media penyiaran radio dan televisi bahwa manajemen jasa media penyiaran harus beradaptasi, harus berani bersaing untuk meraih pasar audiens yang lebih luas.</p>
<p>Ia juga menambahkan jasa penyiaran juga harus berani investasi untuk mendukung konvergensi media serta mengutamakan konten yang sehat dan berkualitas. (Asep)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/05/03/Budhi-Widi-Astuti-akademisi-ilmu-komunikasi-UKSW-Salatiga-saat-memberikan-materi-pada-Selasa-29-April-2025.Foto-Asep-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Budhi Widi Astuti akademisi ilmu komunikasi UKSW Salatiga saat memberikan materi pada Selasa 29 April 2025 (Foto Asep)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/05/03/Budhi-Widi-Astuti-akademisi-ilmu-komunikasi-UKSW-Salatiga-saat-memberikan-materi-pada-Selasa-29-April-2025.Foto-Asep-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Budhi Widi Astuti akademisi ilmu komunikasi UKSW Salatiga saat memberikan materi pada Selasa 29 April 2025 (Foto Asep)]]></media:description>
													<media:copyright>Assep Pratama Hidayah</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
