<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kesugihan &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/kesugihan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 13:59:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Kesugihan &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Satresnarkoba Polresta Cilacap Tangkap Pengedar Ganja di Kesugihan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-96642/satresnarkoba-polresta-cilacap-tangkap-pengedar-ganja-di-kesugihan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 12:52:24 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Satresnarkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-96642/satresnarkoba-polresta-cilacap-tangkap-pengedar-ganja-di-kesugihan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Satuan Reserse Narkoba Polresta Cilacap berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Satuan Reserse Narkoba Polresta Cilacap berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Jumat (10/07), polisi mengamankan seorang pria berinisial SS (44) beserta barang bukti berupa narkotika jenis ganja seberat 192 gram, dan ribuan obat terlarang lainnya.</p>
<p>Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya peredaran narkotika di wilayah Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan.</p>
<p>&#8220;Menindaklanjuti informasi tersebut, Satresnarkoba Polresta Cilacap segera melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku. Setelah memastikan identitas dan lokasi yang bersangkutan, petugas langsung melakukan penindakan,&#8221; ungkap Ipda Galih Soecahyo dalam pesan tertulisnya, Kamis, 16 Juli 2026.</p>
<p>Sekitar pukul 10.40 WIB, petugas mengamankan tersangka di rumahnya yang beralamat di Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket besar berisi ganja dengan berat total 192 gram, dua lempeng obat psikotropika jenis Atarax Alprazolam sebanyak 20 butir, serta 13.360 butir obat jenis Heximer yang disimpan di dalam rumah.</p>
<p>Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa telepon genggam, kemasan paket pengiriman barang, pakaian, serta barang lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa ganja tersebut diperoleh dengan cara membeli dari seseorang berinisial SN yang berada di Jakarta seharga Rp2,6 juta dan dikirim melalui jasa ekspedisi ke alamat rumahnya.</p>
<p>Sementara obat daftar G dan obat psikotropika tersebut diakui merupakan titipan dari rekannya.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan pengakuan tersangka, narkotika jenis ganja tersebut rencananya akan digunakan sendiri. Namun demikian, penyidik masih terus mendalami asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Ipda Galih menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polresta Cilacap dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika maupun obat-obatan berbahaya di wilayah Kabupaten Cilacap.</p>
<p>&#8220;Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional sebagai upaya bersama dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ipda Galih juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus tersebut berhasil diungkap.</p>
<p>&#8220;Kami mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang mengarah pada penyalahgunaan atau peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,&#8221; ujar Ipda Galih.</p>
<p>Saat ini tersangka SS beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Cilacap guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/16/1000799474.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pengedar ganja dan obat terlarang di Kesugihan ditangkap Satresnarkoba Polresta Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/16/1000799474-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pengedar ganja dan obat terlarang di Kesugihan ditangkap Satresnarkoba Polresta Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Kesugihan Cilacap Terbakar</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95229/korsleting-listrik-sebuah-rumah-di-kesugihan-cilacap-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:45:30 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Damkar Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95229/korsleting-listrik-sebuah-rumah-di-kesugihan-cilacap-terbakar</guid>

					<description><![CDATA[‎CILACAP.INFO &#8211; Sebuah rumah milik Akhmad Komarudin di Jalan Mliwis RT 003 RW 10 Dusun Kelang Desa Menganti Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap terbakar Rabu, 01 Juli 2026 pukul 16:00 WIB.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>‎<a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sebuah rumah milik Akhmad Komarudin di Jalan Mliwis RT 003 RW 10 Dusun Kelang Desa Menganti Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap terbakar Rabu, 01 Juli 2026 pukul 16:00 WIB.</p>
<p>Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan, mulanya pihaknya mendapatkan laporan dari perangkat desa setempat bahwa terjadi kebakaran di wilayahnya.</p>
<p>&#8220;Mendapat laporan adanya kebakaran tersebut, petugas pos damkar Cilacap bergegas menuju lokasi dengan dilengkapi peralatan pendukung, dan mobil pemadam ke lokasi,&#8221; tutur Gatot, Kamis, 02 Juli 2026.</p>
<p>Adapun kejadian bermula diketahui oleh tetangga Korban yakni Ibu Eni (35), yang mana saksi mengetahyi bahwa terjadi korsleting listrik dari instalasi sambungan.</p>
<p>&#8220;Menurut keterangan saksi, bahwa ia mengetahui hal tersebut karena melihat ada kepulan asap yang berada di area dapur rumah pak Akhmad. Lalu kemudian Warga sekitar mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya,&#8221; terang Gatot.</p>
<p>Sementara itu itu tiba di lokasi petugas pos Damkar Cilacap segera melakukan pemadaman dan pendinginan dengan menghabiskan 6000 liter air.</p>
<p>&#8220;Dalam kejadian ini, kerugian korban ditaksit Kurang Lebih 15 juta rupiah,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/02/1000785639-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[petugas Pos Damkar Cilacap tengah melakukan pemadaman api di sebuah rumah di Menganti, Kesugihan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/02/1000785639-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[petugas Pos Damkar Cilacap tengah melakukan pemadaman api di sebuah rumah di Menganti, Kesugihan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Korban Terakhir di Pantai Menganti Kisik Cilacap Ditemukan Pagi Buta</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93034/korban-terakhir-di-pantai-menganti-kisik-cilacap-ditemukan-pagi-buta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 03:33:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Menganti]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93034/korban-terakhir-di-pantai-menganti-kisik-cilacap-ditemukan-pagi-buta</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Pagi-pagi buta di hari Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 05.45 WIB, seorang remaja asal Kesugihan korban terakhir yang terseret ombak di Pantai Menganti Kisik Cilacap akhirnya ditemukan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pagi-pagi buta di hari Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 05.45 WIB, seorang remaja asal Kesugihan korban terakhir yang terseret ombak di Pantai Menganti Kisik Cilacap akhirnya ditemukan.</p>
<p>Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia oleh seorang penjaga Pantai Lengkong Cilacap, pada titik koordinat 7°41&#8217;36. 4&#8243;S 109°03&#8217;59. 1&#8243;E, sekitar 1,6 kilometer ke arah barat dari lokasi awal kejadian.</p>
<p>Diketahui, kejadian tragis ini terjadi pada Kamis (04/06/2026) sekitar pukul 15.30 WIB ketika enam remaja asyik bermain di Pantai, namun terbawa ombak laut.</p>
<p>Dari enam orang tersebut, empat berhasil selamat, sedangkan dua lainnya hilang dan menjadi target utama pencarian oleh Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Empat orang yang berhasil selamat adalah Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15). Korban bernama Wisnu (14) ditemukan telah meninggal pada hari kedua pencarian, yaitu pada Jumat (05/06) pukul 20.30 WIB.</p>
<p>Sedangkan pada pukul 05.45 WIB, korban terakhir yang bernama Adiansyah Putra Setiawan ditemukan oleh penjaga Pantai Lengkong dalam keadaan meninggal dunia. </p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wajdi menyampaikan, adanya laporan mengenai penemuan korban terakhir tersebut, tim diberangkatkan ke lokasi.</p>
<p>&#8220;Usai ditemukan korban terkahir, jenazah dievakuasi dan diserahkan ke keluarganya, dan dengan penemuan korban terakhir ini, pengajuan penutupan Operasi SAR secara resmi dilakukan dan seluruh pihak yang terlibat akan kembali ke unit mereka masing-masing,&#8221; tutur Fajar.</p>
<p>Dengan ditemukannya korban terakhir, maka semua individu yang hilang telah berhasil ditemukan.</p>
<p>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada semua unsur SAR gabungan, nelayan, relawan, serta masyarakat yang telah membantu selama proses pencarian,&#8221; kata Fajar Wajdi, Koordinator Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Operasi SAR melibatkan berbagai unsur dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Polairud Cilacap, Polsek Kesugihan, Koramil Kesugihan, LANAL Cilacap, SAR Arnavat, Bagana Cilacap, Tim Aksi Cepat (TAC) Cilacap, SAR MTA, BAZNAS, serta warga dan nelayan yang ada di sekitar.</p>
<p>Selama pelaksanaan operasi SAR, cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan dan cukup mendukung untuk proses pencarian.</p>
<p>Dengan selesainya operasi ini, seluruh tahapan pencarian terhadap korban yang terbawa ombak di Pantai Menganti Kisik Kabupaten Cilacap dinyatakan telah selesai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/06/1000754859-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim SAR Gabungan evakuasi korban tenggelam di pagi-pagi buta pada hari Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 05.45 WIB]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/06/1000754859-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim SAR Gabungan evakuasi korban tenggelam di pagi-pagi buta pada hari Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 05.45 WIB]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jumat Malam 1 Remaja Hanyut di Pantai Menganti Kisik Cilacap Ditemukan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93027/jumat-malam-1-remaja-hanyut-di-pantai-menganti-kisik-cilacap-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 16:49:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Menganti]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93027/jumat-malam-1-remaja-hanyut-di-pantai-menganti-kisik-cilacap-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Operasi SAR di H+2 yang sempat diistirahatkan dan hendak dilanjutkan pada keesokan harinya lantaran korban tenggelam di Pantai Menganti Kisik Cilacap masih nihil hingga sore, ternyata pada Jumat, 05 Juni 2026 malam akhirnya 1 Remaja yang hanyut ditemukan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Operasi SAR di H+2 yang sempat diistirahatkan dan hendak dilanjutkan pada keesokan harinya lantaran korban tenggelam di Pantai Menganti Kisik Cilacap masih nihil hingga sore, ternyata pada Jumat, 05 Juni 2026 malam akhirnya 1 Remaja yang hanyut ditemukan.</p>
<p>Adapun korban yang berhasil ditemukan yakni Wisnu (14) warga Kesugihan, ia ditemukan sekira pukul 20.30 WIB oleh nelayan sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, Muhamad Abdullah menerangkan, penemuan korban pertama yang tenggelam di Pantai Manganti Kisik berada di titik koordinat 7°41&#8217;33. L48&#8243;S, 109°05&#8217;07.64&#8243;E, sekitar 500 meter ke timur dari lokasi peristiwa.</p>
<p>&#8220;Jadi mulanya, penemuan korban pertama ini ditemukan oleh nelayan setempat pada pukul 20.30 WIB, usai mendapat laporan tersebut sejumlah tim ditugaskan kembali ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya jenazah akan dibawa ke RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut,&#8221; jelas M. Abdullah.</p>
<p>Dengan ditemukannya Wisnu, jumlah korban yang sudah ditemukan menjadi lima orang, terdiri dari empat yang selamat dan satu yang meninggal. Sementara itu, satu korban lainnya, yaitu Adiansyah Putra Setiawan, masih dalam pencarian.</p>
<p>Dalam pelaksanaan operasi pencarian hari kedua ini, Tim SAR Gabungan melaksanakan kegiatan penyisiran di sekitar tempat kejadian serta di perairan yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban.</p>
<p>Usaha pencarian melibatkan berbagai elemen SAR dengan dukungan peralatan dan personel yang ada.</p>
<p>Kondisi cuaca di area pencarian dilaporkan berawan dan masih mendukung pelaksanaan operasi SAR di lapangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/05/1000754480-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Wisnu (14) remaja asal Kesugihan yang tenggelam di Pantai Menganti Kisik Cilacap ditemukan pukul 20.30 WIB.]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/05/1000754480-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Wisnu (14) remaja asal Kesugihan yang tenggelam di Pantai Menganti Kisik Cilacap ditemukan pukul 20.30 WIB.]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>H+2 Dua Remaja Hanyut di Pantai Menganti Kisik Cilacap Belum Ditemukan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93019/h2-dua-remaja-hanyut-di-pantai-menganti-kisik-cilacap-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 15:35:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Menganti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93019/h2-dua-remaja-hanyut-di-pantai-menganti-kisik-cilacap-belum-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Dua remaja asal Kesugihan yang hanyut terseret ombak pantai Menganti Kisik Cilacap masih belum ditemukan pada H+2 operasi SAR pada hari Jumat, 05 Juni 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dua remaja asal Kesugihan yang hanyut terseret ombak pantai Menganti Kisik Cilacap masih belum ditemukan pada H+2 operasi SAR pada hari Jumat, 05 Juni 2026.</p>
<p>Adapun pencarian di hari kedua ini, tim SAR gabungan melaksanakan rapat pada pukul 07.00 WIB, Jumat (05/06) dan membagi anggota menjadi tiga unit pencarian (Search and Rescue Unit, SRU).</p>
<p>Yang mana SRU 1 melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah timur dan barat sejauh lebih kurang 2 kilometer menggunakan kendaraan trail serta memantau udara dengan drone thermal.</p>
<p>Berikutnya, SRU 2 melakukan penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan cakupan area sekitar 3 nautical mile.</p>
<p>Sedangkan SRU 3 menggunakan Landing Craft Rubber (LCR) dengan cakupan area sekitar 1 nautical mile.</p>
<p>Dalam proses pencarian ini, lada pukul 12.00 WIB, dua korban yang tenggelam masih belum ditemukan.</p>
<p>Sehingga operasi dihentikan sementara untuk istirahat dan akan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB sesuai rencana.</p>
<p>Hingga pukul 17.00 WIB, pencarian kedua korban belum memberikan hasil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari pada hari Sabtu (06/06/2026) mulai pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Diketahui, peristiwa nahas yang menimpa sejumlah remaja asal kecamatan Kesugihan ini terjadi pada hari Rabu (04/06) sekitar pukul 15.30 WIB berdasarkan informasi dari Daslam.</p>
<p>Dalam insiden itu, enam remaja terseret ombak saat berada di area pantai. Empat orang berhasil diselamatkan, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian.</p>
<p>Korban yang berhasil diselamatkan terdiri dari Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15). Sementara itu, dua korban yang masih dicari adalah Adiansyah Putra Setiawan (16) dan Wisnu (14).</p>
<p>Keenamam remaja tersebut diketahui berasal dari wilayah yang sama, yakni merupakan warga dari Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah dan merupakan pelajar SMP.</p>
<p>&#8220;Tim SAR gabungan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencari dengan memperluas area penyisiran baik di atas darat maupun di perairan, namun hingga sore hari belum ada hasil dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya,&#8221; titur Fajar Wajdi, Koordinator Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan dan cukup mendukung pelaksanaan operasi SAR di lapangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/05/1000754162-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tim SAR Gabungan melakukan rapat di H+2 pencarian dua remaja tenggelam di Pantai Menganti Kisik Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/05/1000754162-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tim SAR Gabungan melakukan rapat di H+2 pencarian dua remaja tenggelam di Pantai Menganti Kisik Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>6 Remaja Kesugihan Terseret Ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-92895/6-remaja-kesugihan-terseret-ombak-pantai-menganti-kisik-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 15:30:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-92895/6-remaja-kesugihan-terseret-ombak-pantai-menganti-kisik-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tragis nian, niat main di pantai bersama teman, 6 remaja berusia 14-15 tahunan terseret ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap, Jawa Tengah, Kamis, 04 Juni 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tragis nian, niat main di pantai bersama teman, 6 remaja berusia 14-15 tahunan terseret ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap, Jawa Tengah, Kamis, 04 Juni 2026.</p>
<p>Dari keenam remaja tersebut, empat berhasil selamat, namun dua orang lainnya hilang terseret ombak pantai dan sedang dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, Muhamad Abdullah, Tim Koordinator SAR Cilacap Fajar Wajdi menerangkan, ihwal informasi kejadian ini diterima pihaknya dari Daslam pada pukul 15.30 WIB.</p>
<p>Menurut laporan, enam remaja yang sedang beraktivitas di pantai terseret oleh arus laut. Empat di antaranya berhasil diselamatkan, sedang dua lainnya masih dalam pencarian.</p>
<p>Adapun Korban yang berhasil diselamatkan adalah Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15).</p>
<p>Sementara itu, dua korban yang masih dalam pencarian adalah Adi (14), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan dan Wisnu (14), warga Desa Kuripan Lor, Kecamatan Kesugihan.</p>
<p>&#8220;Menanggapi laporan itu, kami bergegas mengirimkan satu tim penyelamat ke lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 15.55 WIB dan segera melakukan penilaian situasi, berkoordinasi dengan tim gabungan, dan melakukan pencarian,&#8221; tutur Fajar Wajdi.</p>
<p>Namun hingga pukul 20.00 WIB, pencarian terhadap kedua korban tersebut belum memberikan hasil. Operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari Jumat, 5 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Dalam pelaksanaan operasi ini, tim SAR didukung dengan berbagai peralatan, antara lain satu unit Rescue Car Carrier, satu set peralatan air, satu unit LCR, satu set peralatan medis, dan empat set alat komunikasi.</p>
<p>&#8220;Pencarian terhadap dua korban yang masih hilang akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan dan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di lokasi,&#8221; ungkap Fajar Wajdi dari Basarnas Cilacap.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/04/1000752513-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[6 Remaja Kesugihan Terseret Ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap (dok. Basarnas)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/04/1000752513-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[6 Remaja Kesugihan Terseret Ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap (dok. Basarnas)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN UMP Kelompok 114 Desa Slarang Kembangkan BULELON dan BonLe</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-79756/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 19:50:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[UMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-79756/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; 18 Agustus 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kelompok 114 yang ditempatkan di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, melaksanakan program inovasi ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dua program unggulan: BULELON (Budidaya Lele dalam Galon) dan BonLe (Abon Lele).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 18 Agustus 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kelompok 114 yang ditempatkan di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, melaksanakan program inovasi ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dua program unggulan: <strong>BULELON</strong> (Budidaya Lele dalam Galon) dan <strong>BonLe</strong> (Abon Lele).</p>
<p>Program inovasi ini hadir sebagai jawaban atas tantangan keterbatasan lahan serta kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal. Mahasiswa KKN UMP Desa Slarang berupaya mengedukasi masyarakat bahwa pemanfaatan sumber daya yang sederhana dapat memberikan manfaat ganda, baik dalam aspek pangan maupun ekonomi.</p>
<p>BULELON merupakan metode budidaya lele dengan memanfaatkan galon bekas yang telah dimodifikasi. Galon berkapasitas 20 liter ini dapat menampung sekitar 9 ekor benih lele ukuran kecil.</p>
<p>Dengan perawatan yang baik, lele dapat dipanen dalam waktu 2,5 hingga 3 bulan dengan bobot rata-rata 200–250 gram per ekor. Galon juga dilengkapi saluran pembuangan yang mempermudah proses pengurasan air, sehingga lebih efisien dan praktis bagi masyarakat.</p>
<p>Selain menghasilkan ikan, bagian atas galon dimanfaatkan untuk sistem hidroponik sederhana. Masyarakat dapat menanam sayuran seperti kangkung, bayam, atau sawi, yang bisa dipanen setiap 2–3 minggu sekali.</p>
<p>Kombinasi ini menghadirkan konsep <em>aquaponik mini</em> yang cocok diterapkan di lahan sempit, baik di pedesaan maupun perkotaan.</p>
<p>Penanggung Jawab Proker Unggulan BULELON, Demas, menjelaskan bahwa BULELON merupakan inovasi sederhana yang dirancang agar bisa diaplikasikan oleh masyarakat luas.</p>
<p><em>&#8220;BULELON sangat cocok diterapkan di desa maupun di perkotaan dengan lahan terbatas. Harapannya, masyarakat bisa mempraktikkan langsung metode ini untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menambah penghasilan keluarga,&#8221;</em> ungkapnya.</p>
<p>Selain fokus pada budidaya lele, mahasiswa KKN UMP Desa Slarang juga memberikan pelatihan pengolahan hasil panen lele menjadi produk bernilai jual tinggi. Melalui pelatihan tersebut lahirlah produk abon lele yang diberi nama BonLe.</p>
<p>Dalam pelatihan, masyarakat tidak hanya diajarkan cara mengolah daging lele menjadi abon, tetapi juga teknik pengemasan modern sehingga produk siap dipasarkan.</p>
<img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full" title="WhatsApp Image 2025 09 01 at 02 17 01 (1) (1) (1)" src="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/01/WhatsApp-Image-2025-09-01-at-02.17.01-1-1-1.jpeg" alt="Sinergi Inovasi dan Pemberdayaan demi Wujudkan Ketahanan Pangan serta Ekonomi Kreatif Desa Slarang" width="1200" height="728" /><p class="image-caption">Sinergi Inovasi dan Pemberdayaan demi Wujudkan Ketahanan Pangan serta Ekonomi Kreatif Desa Slarang: Mahasiswa KKN UMP Kelompok 114 Desa Slarang Kembangkan BULELON (Budidaya Lele dalam Galon) dan BonLe (Abon Lele)</p>
<p>Secara teknis, 1 kilogram lele segar dapat menghasilkan sekitar 300–400 gram BonLe. Produk ini memiliki daya simpan hingga 2 bulan jika dikemas dengan baik menggunakan kemasan kedap udara.</p>
<p>Pelatihan pengemasan yang diberikan mahasiswa KKN diharapkan mampu membantu warga menghasilkan produk olahan yang higienis, menarik, dan bernilai jual lebih tinggi.</p>
<p>Bagi masyarakat Desa Slarang, pelatihan ini merupakan pengalaman baru. Sebelum adanya program ini, warga belum pernah melihat maupun merasakan abon lele, bahkan tidak mengetahui proses produksinya. Kehadiran BonLe membuka wawasan bahwa ikan lele memiliki potensi lebih besar jika diolah dengan inovasi yang tepat.</p>
<p>Salah satu peserta pelatihan, Bu Yati, mengaku sangat antusias dengan adanya program BonLe. <em>&#8220;Kami baru tahu ternyata lele bisa dijadikan abon. Rasanya enak, tahan lama, dan kemasannya juga menarik. Kalau dipasarkan, saya yakin bisa menjadi usaha baru bagi warga,&#8221;</em> ujarnya.</p>
<p>Kepala Dusun Winong, Desa Slarang, Pak Rasikun, turut memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN UMP. <em>&#8220;Inovasi BULELON dan pelatihan BonLe ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. </em><em>Selain memanfaatkan lahan sempit, warga juga mendapat keterampilan baru untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil ternak lele. Kami berharap program ini bisa berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berwirausaha,&#8221;</em> ucapnya.</p>
<p>Melalui kedua program unggulan ini, mahasiswa KKN UMP kelompok 114 tidak hanya menghadirkan teknologi tepat guna, tetapi juga memberikan bekal keterampilan kewirausahaan bagi masyarakat.</p>
<p>Kombinasi antara budidaya inovatif BULELON dan produk olahan BonLe diharapkan dapat menjadi icon baru Desa Slarang dalam bidang ketahanan pangan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.</p>
<p>Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN UMP menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat.</p>
<p>Sinergi antara ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan yang dilakukan di Desa Slarang menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/01/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[mahasiswa kkn ump kelompok 114 desa slarang kembangkan bulelon dan bonle]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/01/mahasiswa-kkn-ump-kelompok-114-desa-slarang-kembangkan-bulelon-dan-bonle-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[mahasiswa kkn ump kelompok 114 desa slarang kembangkan bulelon dan bonle]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>6 Pemuda Mabuk di Cilacap Diciduk Polisi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-65084/6-pemuda-mabuk-di-cilacap-diciduk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 12:22:00 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kapolresta Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-65084/6-pemuda-mabuk-di-cilacap-diciduk-polisi</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Polsek Kesugihan Polresta Cilacap amankan 6 pemuda mabuk mabukan di jalan Ternak Dusun Nusatengah Desa Menganti Kecamatan Kesugihan Kab Cilacap, Minggu 6 Oktober 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Polsek Kesugihan Polresta Cilacap amankan 6 pemuda mabuk mabukan di jalan Ternak Dusun Nusatengah Desa Menganti Kecamatan Kesugihan Kab Cilacap, Minggu 6 Oktober 2024.</p>
<p>Kapolresta Cilacap Kombes Pol Ruruh Wicaksono melalui Kasi Humas Ipda Galih Soecahyo menjelaskan, ke enam pemuda tersebut diamankan ketika personel Polsek Kesugihan sedang melaksanakan patroli dalam rangka razia penyakit masyarakat di wilayah hukum Polsek Kesugihan.</p>
<p>&#8220;Melihat keenam pemuda tersebut sedang mabuk2an di tempat umum, Polisi langsung mengamankan ke enam pemuda tersebut&#8221; ujar Kasi Humas saat dimintai keterangan pada Senin 7 Oktober 2024.</p>
<p>Keenam pemuda tersebut diamankan ke Polsek Kesugihan untuk diberi pembinaan dan membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya</p>
<p>Aksi mabuk-mabukan seperti ini menurutnya, berpotensi menimbulkan terjadinya tindakan kriminal. Langkah yang tepat masyarakat melaporkan ke kami sehingga kami dapat dengan cepat mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Kami mengimbau masyarakat, agar bisa melaporkan kejadian yang mengganggu kamtibmas melalui layanan call center 110 Polresta Cilacap, yang siap melayani pengaduan masyarakat selama 24 jam. &#8220;Pelapor jangan khawatir identitasnya kami lindungi,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/07/polsek-kesugihan-polresta-cilacap-ciduk-6-pemuda-mabuk-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[polsek kesugihan polresta cilacap ciduk 6 pemuda mabuk]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/07/polsek-kesugihan-polresta-cilacap-ciduk-6-pemuda-mabuk-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[polsek kesugihan polresta cilacap ciduk 6 pemuda mabuk]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Diduga Geng Motor, Puluhan Remaja di Cilacap Diamankan Polisi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-65081/diduga-geng-motor-puluhan-remaja-di-cilacap-diamankan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 12:18:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Geng Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-65081/diduga-geng-motor-puluhan-remaja-di-cilacap-diamankan-polisi</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Polsek Kesugihan Polresta Cilacap berhasil mengamankan 16 remaja yang diduga anggota geng motor yang kerap meresahkan masyarakat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Polsek Kesugihan Polresta Cilacap berhasil mengamankan 16 remaja yang diduga anggota geng motor yang kerap meresahkan masyarakat.</p>
<p>Kejadian bermula pada Jumat, 04 Oktober 2024 sekitar pukul 23.50 wib ketika polisi mendapat laporan dari warga ada segrombolan anak muda kurang lebih 40 orang mengendarai sepeda motor melewati jalan Dusun Semampir Desa Slarang Kecamatan Kesugihan Kab Cilacap.</p>
<p>&#8220;Secara tiba tiba salah satu remaja tersebut melempar botol kaca kepada warga yang sedang duduk di depan rumah, warga yang tak trima mengejar kelompok remaja tersebut dan berhasil mengamankan beberapa anak&#8221; ujar Kasi Humas Ipda Galih Soecahyo, Senin 7 Oktober 2024.</p>
<p>Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan remaja yang berhasil diamankan berjumlah 16 orang dimana 4 orang berasal dari Purbalingga, 3 orang dari Banjarnegara, 7 orang dari Purwokerto, 2 orang dari Sampang Cilacap.</p>
<p>Polisi juga mengamankan barangbukti berupa 10 kendaraan bermotor dan 14 unit handphone dengan beberapa merk.</p>
<p>Atas kejadian itu, siangnya polisi memanggil setiap orang tua dari remaja tersebut untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan pergaulan anak. Agar tidak terulang lagi kejadian serupa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/07/polresta-cilacap-amankan-remaja-yang-diduga-anggota-geng-motor-beserta-barang-bukti-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[polresta cilacap amankan remaja yang diduga anggota geng motor beserta barang bukti]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/07/polresta-cilacap-amankan-remaja-yang-diduga-anggota-geng-motor-beserta-barang-bukti-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[polresta cilacap amankan remaja yang diduga anggota geng motor beserta barang bukti]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Baru Kenalan dan Diancam Disantet, Wanita di Kesugihan Rugi Belasan Juta</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-62764/baru-kenalan-dan-diancam-disantet-wanita-di-kesugihan-rugi-belasan-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2024 14:08:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kesugihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-62764/baru-kenalan-dan-diancam-disantet-wanita-di-kesugihan-rugi-belasan-juta</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Seorang wanita di Cilacap menjadi korban penipuan oleh Pria berinisial AW yang dikenalnya melalui aplikasi Whatshapp. Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp15,4 juta.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seorang wanita di Cilacap menjadi korban penipuan oleh Pria berinisial AW yang dikenalnya melalui aplikasi Whatshapp. Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp15,4 juta.</p>
<p>Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo menjelaskan kejadian tersebut berawal saat korban berkenalan dengan AW melalui aplikasi Whatshapp.</p>
<p>Lebih lanjut, setelah berkenalan AW mengajak bertemu korban di salah satu minimarket di Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap.</p>
<p>&#8220;Saat bertemu, korban tiba tiba langsung diancam oleh AW akan menyantet kedua anaknya ke ahli spiritual yang bernama Muji, AW lalu memberikan nomor Whatshapp MUJI ke korban (tersangka AW mengaku juga sebagai saudara MUJI),&#8221; ujar Galih Selasa, 13 Agustus 2024.</p>
<p>Setelah itu korban berkomunikasi dengan MUJI, dan Muji menyampaikan ke korban agar menyerahkan uang sebesar Rp 6 juta rupiah kepada AW untuk membatalkan santet yang akan dikirimkan ke dua anaknya.</p>
<p>Pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024 korban kembali bertemu dengan AW untuk menyerahkan uang sebesar 6 juta tersebut, namun AW mengatakan bahwa uang untuk membatalkan santet kepada kedua anaknya masih kurang 9,4 juta.</p>
<p>&#8220;Merasa takut, besoknya korban langsung memberikan uang sebesar 9,4 juta rupiah kepada AW, namun AW masih tetap mengancam dan meminta uang kepada korban&#8221; Tambah Galih.</p>
<p>Merasa tertipu, korban pun langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Kesugihan Polresta Cilacap. Dan pada Hari Sabtu tanggal 10 Agustus 2024 pelaku berhasil di bekuk Unit Sat reskrim Polsek Kesugihan Polresta Cilacap.</p>
<p>Galih mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang marak terjadi melalui media sosial. Warga juga diminta untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/08/14/1000187489-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pelaku Pemerasan kepada Wanita di Kesugihan ditangkap Polresta Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/08/14/1000187489-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Pelaku Pemerasan kepada Wanita di Kesugihan ditangkap Polresta Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
