<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kementan &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/kementan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jul 2024 09:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Kementan &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Kadispertan Cilacap: 133 Rubuha Baru di Cilacap Terpasang untuk Atasi Hama Tikus</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-61290/kadispertan-cilacap-133-rubuha-baru-di-cilacap-terpasang-untuk-atasi-hama-tikus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Imam Hamidi Antassalam]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 09:03:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Rubuha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-61290/kadispertan-cilacap-133-rubuha-baru-di-cilacap-terpasang-untuk-atasi-hama-tikus</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Tikus sawah atau Ratus agentiventer merupakan hama yang sangat menakutkan bagi para petani. Hewan pengerat ini mematahkan semangat dan harapan para petani untuk memanen padinya, karena dapat menurunkan tingkat produksi padi 40 &#8211; 70 persen. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tikus sawah atau Ratus agentiventer merupakan hama yang sangat menakutkan bagi para petani. Hewan pengerat ini mematahkan semangat dan harapan para petani untuk memanen padinya, karena dapat menurunkan tingkat produksi padi 40 &#8211; 70 persen. </p>
<p>Bahkan &#8216;kenakalan tikus&#8217; berimbas mengancam negara ini pada kelangkaan pangan nasional. </p>
<p>Maka tindakan preventif sebagai upaya pengendalian hama tikus sawah menjadi perhatian khusus dengan bantuan burung hantu (Tyto Alba) sebagai predator alami hama tikus sawah. </p>
<p>Tyto Alba jenis Serak Jawa yang dikenal juga dengan nama Burung Hantu Barn adalah hewan nocturnal yang sangat setia dengan pasangan serta tempat tinggalnya. </p>
<p>Burung Hantu ini pun tak bisa bisa membuat sarang sendiri, mereka bersarang di lubang-lubang pohon besar atau di rumah-rumah kosong yang jauh dari lokasi persawahan.</p>
<p>Agar mereka dapat bersarang di dekat persawahan, maka dibuatkanlah sarang sederhana dari bambu dan kotak kayu bekas di tengah persawahan, yang dikenal dengan nama RUBUHA (Rumah Burung Hantu).</p>
<p>Maka Fungsi utama Rubuha yaitu supaya ada upaya konservasi burung hantu sehingga melalui rumah yang disediakan itu ada proses perkembangbiakan. Anakan burung hantu bisa dikembangbiakan dan burung hantu (Tyto Alba) populasinya terjaga.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Kabupaten Cilacap Susilan menyampaikan sejumlah 133 bangunan baru Rumah Burung Hantu (Rubuha) terpasang secara massal pada Sabtu, (13/07/2024)</p>
<p>&#8220;Rubuha dimulai bangun sejak tahun 2015. Sejak bangunan awal (Exsisting) sejumlah 709 Rubuha telah berdiri. Maka jika ditambahkan dengan Rubuha yang baru 133 maka sejumlah 842 Rubuha ada di Kabupaten Cilacap dan itu tersebar di 24 Kecamatan.&#8221; terangnya saat dikonfirmasi Cilacap.Info Sabtu, (13/07/2024)</p>
<p>Secara rinci disampaikan bahwa pertama dari bantuan Dispertan Propinsi Jateng pada 2015, lalu 2017 ada bantuan dari APBD yang sekarang pada rusak tiang, masih rencana dibuat lagi rubuhannya.</p>
<p>&#8220;Adapun yang rusak sebanyak 264 Rubuha, sementara yang dalam kondisi baik 578 Rubuha.&#8221;
Menurutnya Agar Rubuha kuat dan tidak mudah roboh, tiang harus terbuat dari Besi besar dan pondasi cor beton sehingga tidak mudah roboh di tanah persawahan yang lembek.</p>
<p>Lebih lanjut Kadispertan Cilacap Susilan Bin Danoeri Eka D yang juga Demisioner Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Cilacap masa khidmat 2018-2024 mengungkapkan kondisi tersebut masih sangat jauh dari ideal di banding dengan luasnya areal sawah di Kabupaten Cilacap yang mencapai 66 ribu Ha lebih.</p>
<p>Dia menambahkan bahwa membuatkan sarang sang predator tikus sawah seperti Rumah Burung Hantu (Rubuha) ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Bagaimana membuat Rubuha yang efektif dan mau ditempati.</p>
<p>Tiang harus terbuat dari beton dengan pondasi cakar ayam sehingga tidak mudah roboh di tanah persawahan yang lembek. Tingginya 4 meter dari permukaan tanah untuk memudahkan Serak Jawa mengintai dan membawa pulang hasil buruannya dengan mudah.</p>
<p>Tyto Alba adalah satwa malam yang istirahat pada siang hari. Kandangnya pun dibuat dari kayu dilapisi kawat streaming kemudian dilapisi semen, agar tidak panas di siang hari.</p>
<p>Pintu masuknya pun harus menghadap ke utara atau selatan, sehingga menghalangi sinar matahari masuk. Satwa ini tidak senang kena sinar matahari.</p>
<p>&#8220;Agar terhindar dari gangguan manusia dan kebisingan, penempatan Rubuha juga harus strategis di tengah sawah dengan jarak antara satu dengan yang lainnya antara 50-75 meter sehingga daerah teritorial perburuannya terbagi rata,&#8221; katanya.</p>
<p>Di Desa Maos Kidul, ada 70 Rubuha menjadi sarang bagi 140 ekor Serak Jawa guna mengamankan teritorial persawahan dari serangan gerombolan tikus.</p>
<p>Seekor Serak jawa mampu mengawal lebih kurang 3 hektare sawah, ini berarti kurang lebih 300 hektare sawah dapat terbebas dari serangan tikus.</p>
<p>Setelah dua kali musim panen, Desa Maos Kidul merupakan merupakan desa yang mempunyai produktivitas padi tertinggi di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Terakhir dia berharap dengan banyaknya populasi burung hantu (tyto alba) populasi tikus bisa dikendalikan dan burung hantu bisa jadi sahabat petani yang baik </p>
<p>&#8220;Tyto Alba tidak untuk diburu apalagi dikerdilkan biarkan hidup si Tyto Alba dengan nyaman. Maka produksi padi bisa melimpah.&#8221; terangnya.</p>
<p>Persawahnnya aman dari serangan hama tikus. Tentu saja salah satu penyebabnya adalah  adanya Rubuha dalam jumlah yang ideal di areal persawahan tersebut. (IHA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/13/ilustrasi-Rubuha.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi Rubuha]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/07/13/ilustrasi-Rubuha-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi Rubuha]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mantap, Kementan dan Kemendes PDTT Perkuat Lumbung Pangan Masyarakat di Wilayah Tertinggal</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-31579/mantap-kementan-dan-kemendes-pdtt-perkuat-lumbung-pangan-masyarakat-di-wilayah-tertinggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2020 21:03:49 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbung Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-31579/mantap-kementan-dan-kemendes-pdtt-perkuat-lumbung-pangan-masyarakat-di-wilayah-tertinggal</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Sebagai salah satu langkah strategis dalam upaya memenuhi penyediaan pangan bagi masyarakat desa, terutama dalam menghadapi dampak pandemi covid-19, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sepakat memperkuat Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Sebagai salah satu langkah strategis dalam upaya memenuhi penyediaan pangan bagi masyarakat desa, terutama dalam menghadapi dampak pandemi covid-19, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sepakat memperkuat Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes).</p>
<p>Hal ini diwujudkan melalui kesepakatan Perjanjian Kerja Bersama Penguatan LPMDes yang ditandatangani oleh Agung Hendriadi, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan dan Samsul Widodo, Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT di Jakarta, pada Rabu (19/8/2020). </p>
<p>Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Sekjen Kementan Momon Rusmono dalam rangkaian Pencanangan Gerakan Diversikasi Pangan</p>
<p>Ditemui usai penandatanganan, Agung Hendriadi menyatakan bahwa upaya Penguatan LPMDes ditujukan untuk memperkuat cadangan pangan masyarakat desa dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional guna mengantisipasi terjadinya krisis/kerawanan pangan, gangguan produksi, bencana alam dan khususnya pada masa keadaan darurat, yaitu dampak pandemi covid-19. </p>
<p>&#8220;Keberadaan lumbung pangan di masa pandemi saat ini cukup krusial dalam meningkatkan penyediaan dan akses masyarakat terhadap pangan, terutama di wilayah perdesaan&#8221;, ujarnya. Untuk itu, fungsi lumbung diperkuat tidak lagi hanya berbasis kelompok namun berbasis desa. </p>
<p>&#8220;LPMDes nantinya tidak hanya dikelola oleh Gapoktan tetapi bisa menjadi salah satu unit usaha dari BUMDes&#8221;, jelas Agung. Dalam hal ini, Kementan menggandeng Kemendes dan PDTT untuk mensinergikan peran BUMDes/BUMDesma dalam pengelolaan LPMDes.</p>
<p>Kerja sama Penguatan LPMDes tersebut dilaksanakan melibatkan 3 (tiga) Direktorat Jenderal yang ada di Kemendes dan PDTT, yaitu Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Ditjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP).</p>
<p>Penguatan LPMDes akan diprioritaskan pada 38.700 desa yang tersebar di 240 Kabupaten non sentra produksi, yaitu wilayah dengan kebutuhan konsumsi beras penduduk melebihi potensi produksi setempat.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kementan-dan-Kemende-PDTT-Sepakat-Perkuat-Lumbung-Pangan-Masyarakat-Desa.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kementan dan Kemende PDTT Sepakat Perkuat Lumbung Pangan Masyarakat Desa]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kementan-dan-Kemende-PDTT-Sepakat-Perkuat-Lumbung-Pangan-Masyarakat-Desa-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kementan dan Kemende PDTT Sepakat Perkuat Lumbung Pangan Masyarakat Desa]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sempat Bersengketa, Indonesia Masih jadi anggota WTO</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-19574/sempat-bersengketa-indonesia-masih-jadi-anggota-wto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 11:17:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-19574/sempat-bersengketa-indonesia-masih-jadi-anggota-wto</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Sempat bersengketa dalam sejumlah rekomendasi World Trade Organization (WTO). Pemerintah tetap optimistis keanggotaan di dalam organisasi tersebut tetap akan menguntungkan Indonesia dalam perdagangan internasional. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sempat bersengketa dalam sejumlah rekomendasi World Trade Organization (WTO). Pemerintah tetap optimistis keanggotaan di dalam organisasi tersebut tetap akan menguntungkan Indonesia dalam perdagangan internasional. </p>
<p>Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pertanian (Kementan) Ade Candaria menyebutkan. Manfaat menjadi anggota WTO lebih besar dibandingkan tidak terlibat sama sekali.</p>
<p>&#8220;Dengan menjadi anggota, kita mendapatkan perlindungan dari praktik-praktik perdagangan yang tidak fair, seperti dumping dan diskriminasi kebijakan.&#8221; sebut Ade, Senin (18/2019) sore.</p>
<p>Aspek lain yang menjadi pertimbangan Indonesia untuk menjadi anggota WTO adalah kebijakan Presiden yang saat ini sedang berupaya mengakselerasi ekspor dan meningkatkan investasi di segala bidang.</p>
<p>&#8220;Bergabung dengan WTO akan memudahkan kita untuk membangun jaringan perdagangan dengan negara-negara anggota lainnya.&#8221; sebut Ade. </p>
<p>WTO merupakan satu-satunya organisasi internasional yang mengatur perdagangan internasional. WTO saat ini terdiri dari 154 negara anggota</p>
<p>Terbentuk sejak tahun 1995, WTO berjalan berdasarkan serangkaian perjanjian yang dinegosiasikan dan disepakati oleh sejumlah besar negara di dunia dan diratifikasi melalui parlemen. Tujuan dari perjanjian-perjanjian WTO adalah untuk membantu produsen barang dan jasa, eksportir, dan importir dalam melakukan kegiatannya.</p>
<p>Ade mengakui Indonesia masih belum secara optimal memanfaatkan hak sebagai anggota WTO untuk mendorong ekspor produk domestik ke pasar dunia.</p>
<p>&#8220;Masih banyak instrumen kebijakan yang apabila dimanfaatkan dengan baik, akan memberikan manfaat yang besar terhadap kebijakan ekspor Indonesia, khususnya sektor pertanian.&#8221; ujarnya.</p>
<p>Secara terpisah Kepala Biro Humas Dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andarii mengatakan. &#8220;Sesuai arahan Pak Menteri, peningkatan kinerja ekspor dapat dilakukan melalui penerapan teknologi dan sistem jaminan mutu di seluruh rantai produksi. Yakni melalui penerapan standardisasi produk hasil pertanian dari hulu ke hilir.&#8221; Pungkas Kuntoro.</p>
<p>Menurutnya, akses pasar yang baik bagi produk pertanian akan terbuka bila hubungan kerja sama saling menguntungkan antar negara terbangun baik. Serta memenuhi asas ekivalensi dalam aturan sanitary and phitosanitary (SPS). (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>DPR dan Kementerian Pertanian Setujui Subsidi Pertanian</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-19571/dpr-dan-kementerian-pertanian-setujui-subsidi-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 11:02:19 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-19571/dpr-dan-kementerian-pertanian-setujui-subsidi-pertanian</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Komisi IV DPR RI menerima usulan perubahan komposisi pagu anggaran tahun 2020 pada lingkup Kementerian Pertanian (Kementan). Selain itu, DPR juga menerima penjelasan usulan alokasi anggaran subsidi pupuk sebesar 7,94 juta ton.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Komisi IV DPR RI menerima usulan perubahan komposisi pagu anggaran tahun 2020 pada lingkup Kementerian Pertanian (Kementan). Selain itu, DPR juga menerima penjelasan usulan alokasi anggaran subsidi pupuk sebesar 7,94 juta ton.</p>
<p>&#8220;Menerima usulan subsidi pupuk dengan rincian pupuk urea sebanyak 3, 27 juta ton atau setara dengan Rp11, 34 triliun. kemudian SP-36 sebanyak 500 ribu ton atau setara dengan Rp1, 65 triliun, ZA sebanyak 750 ribu ton atau setara dengan Rp1,34 triliun.&#8221; ujar Ketua Komisi IV, Sudin dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pertanian, kemarin Senin malam (18).</p>
<p>Sudin menjelaskan, subsidi itu juga meliputi pupuk buatan NPK sebanyak 2,70 juta ton atau setara dengan Rp 11,12 triliun. Serta pupuk organik atau kompos dengan kualitas tertentu yang jumlahnya setara dengan Rp1,14 triliun.</p>
<p>Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengaku akan melakukan kajian yang mendalam terkait semua usulan dan masukan dari DPR. &#8220;Secara teknis Tentu saya coba mengkaji apa yang menjadi berbagai masukan dari forum rapat kerja ini, termasuk masalah pupuk.&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Syahrul, Kementan juga akan memperkuat produksi pangan melalui konsolidasi dengan berbagai lembaga dan kementerian lain. Serta melakukan kajiannya secara komprehensif.</p>
<p>&#8220;Semuanya akan saya siapkan dengan baik dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya kami di Kementan. Namun juga barangkali dari pakar perguruan tinggi secara bersama mementingkan kepentingan rakyat.&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk diketahui, Kementan sendiri sudah menetapkan target produksi Padi sebanyak 59,15 juta ton. Kemudian produksi jagung sebanyak 30,35 juta ton, kedelai 1,12 juta ton, bawang merah 1,52 juta ton dan cabai 2,57 juta ton.</p>
<p>Di samping itu, ada juga target meningkatkan bawang putih 0,08 juta ton, daging sapi atau kerbau 0,45 juta ton, tebu 2,46 juta ton. Dan juga kelapa 2,91 juta ton, kakao 0,65 juta ton, kopi 0,76 juta ton dan target karet sebanyak 3,59 juta ton.</p>
<p><H2>Benih Saprodi</h2>
<p>&#8220;Kami juga sudah menyiapkan benih, saprodi, alsintan dan peralatan lain untuk mengantisipasi El-Nino tahun 2020. Kemudian meningkatkan bio diesel dari B20 ke B30. Selanjutnya melakukan sosialisasi dan bantuan benih, juga membentuk kelompok petani peduli api.&#8221; tukasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
