<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kapal Hilang &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/kapal-hilang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Mar 2024 15:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Kapal Hilang &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 asal Pemalang Masih Belum Ditemukan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58474/10-abk-kapal-kilat-maju-jaya-7-asal-pemalang-masih-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Mar 2024 12:31:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ABK]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58474/10-abk-kapal-kilat-maju-jaya-7-asal-pemalang-masih-belum-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 yang berasal dari Kabupaten Pemalang Jawa Tengah hingga Selasa, 19 Maret 2024 masih belum ditemukan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7 yang berasal dari Kabupaten Pemalang Jawa Tengah hingga Selasa, 19 Maret 2024 masih belum ditemukan.</p>
<p>Sebelumnya dikabarkan, Kapal yang membawa kesepuluh ABK tersebut sempat berlayar bersama tiga kapal lainnya, namun dikarenakan terjadi badai pada saat itu, sehingga tiga kapal menepi.</p>
<p>Sementara itu Kapal Kilat Maju Jaya-7 tidak diketahui keberadaanya dan hilang kontak di perairan Cilacap atau di perairan Samudra Hindia.</p>
<p>Pihak perusahaan kemudian mengabarkan perihal tersebut pada Rabu (13/03) sekitar pukul 15.00 WIB ke Kantor Basarnas Cilacap.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa dalam keterangannya menyebut, Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan melakukan penyisiran disejumlah tempat.</p>
<p>&#8220;Kami hingga Selasa hari ini masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 10 ABK Kapal Kilat Maju Jaya-7, namun masih belum membuahkan hasil.&#8221; Ujarnya.</p>
<p>Adah mengatakan terdapat faktor juga yang mempengaruhi pencarian tersebut terkendala, yakni cuaca yang tidak menentu, area pencarian yang luas dan keterbatasan Alut untuk mencapai lokasi.</p>
<p>&#8220;Meski terdapat kendala, Kami tetap melanjutkan upaya pencarian dan penyisiran dengan menambah luas area melalui e-broadcast yang dilakukan oleh BCC dan melakukan koordinasi kepada JRCC Australia melalui BCC.&#8221; Terangnya.</p>
<p>Menurutnya, upaya pada Selasa (19/03) yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB yaitu membagi Tim Rescuer menjadi 5 SRU, yang mana SRU 1 Melakukan penyisiran di permukaan air dengan RIB 06 sejauh 10 NM dari PLTU Karangkandri ke arah LKP dengan Heading 179°.</p>
<p>Sedangkan SRU 2 Melakukan penyisiran darat menggunakan ATV sejauh 10 KM dari Pantai Teluk Penyu ke Pantai Menganti.</p>
<p>SRU 3 Melakukan penyisiran darat menggunakan rescue trail sejauh 25 KM dari Pantai Petanahan, Pantai Setrojenar, Pantai Mliwis dan Pantai Laguna Lembuhpurwo dan pemantauan udara dengan menggunakan Drone Thermal.</p>
<p>SRU 4 Melakukan penyisiran darat menggunakan 2 Unit rescue trail USS Congot sejauh 10 KM dari Pantai Jatimalang, Pantai Jatikontal, Pantai Congot dan Pantai Glagah Indah.</p>
<p>&#8220;Dan SRU 5 Melakukan Penyisiran dari Pantai Tebing Parangndog hingga Pantai Baron, Kab.Gunung Kidul, dengan jarak 25 km.&#8221; Paparnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/19/Tim-SAR-Gabungan-Laukukan-Pemantauan-Kapal-Kilat-Maju-Jaya-7-di-sejumlah-Perairan-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim SAR Gabungan Laukukan Pemantauan Kapal Kilat Maju Jaya 7 di sejumlah Perairan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/19/Tim-SAR-Gabungan-Laukukan-Pemantauan-Kapal-Kilat-Maju-Jaya-7-di-sejumlah-Perairan-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim SAR Gabungan Laukukan Pemantauan Kapal Kilat Maju Jaya 7 di sejumlah Perairan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kapal Nelayan dengan 10 ABK Hilang Kontak di Samudra Hindia</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58455/kapal-nelayan-dengan-10-abk-hilang-kontak-di-samudra-hindia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 16:23:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58455/kapal-nelayan-dengan-10-abk-hilang-kontak-di-samudra-hindia</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Kapal nelayan berisikan 10 Anak Buah Kapal (ABK) hilang kontak di Samudra Hindia, dan saat ini tengah dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kapal nelayan berisikan 10 Anak Buah Kapal (ABK) hilang kontak di Samudra Hindia, dan saat ini tengah dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa dalam keterangannya mengatakan, pihaknya telah memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan pencarian terhadap Kapal Kiat Maju Jaya-7 yang membawa 10 ABK tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami telah melakukan upaya pencarian terhadap Kapal Nelayan yang berisikan 10 ABK tersebut dengan menerjunkan sejumlah personel dengan membagi 3 RSU dan dengan dilengkapi peralatan pendukung.&#8221; Kata Adah, Sabtu (16/03/2024).</p>
<p>Adah menjelaskan terkait informasi hilangnya Kapal tersebut bermula dari pihak perusahaan Kapal Nelayan pada Rabu (13/03) sekitar pukul 15.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Informasi Hilangnya Kapal Kiat Maju Jaya-7 itu bermula adanya laporan dari pihak perusahaan pemilik Kapal Nelayan tersebut.&#8221; Kata Adah.</p>
<p>Adapun dalam keterangan yang didapatkan pihak Basarnas Cilacap, awalnya 4 kapal melaju secara beriringan, namun karena cuaca buruk keempat kapal tersebut kembali ke Dermaga Cimiring Cilacap.</p>
<p>Ketika keempat kapal tersebut melakukan perjalanan kembali, di tengah perjalanan terdapat badai, sehingga tiga dari keempat kapal tersebut bersandar ke Dermaga Pacitan menunggu badai reda.</p>
<p>Berdasarkan data ketiga kapal tersebut, yakni 1. Kapal Makmur Jaya-20 dengan Nahkoda Sumaryo, 2. Kapal Makin Jaya-2 Nahkoda Raino, 3. Kapal Maju Jaya-28 Nahkoda Tarmuji.</p>
<p>Sedangkan satu Kapal Kiat Maju Jaya-7 yang dinahkodai oleh Waidin hingga saat ini tidak bisa dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya.</p>
<p>Dalam Kapal Kiat Maju Jaya-7 yang terdiri dari 10 ABK yang berasal dari Pemalang itu di antaranya: Waidin (39), Ahmad Mutajar (24) Pemalang, Angga Trio (21), Gunawan (22), Heri Setiaji (27), Ichya Umidin (23), M Ripto (25), Syarifuddin (25), Waroji (41), dan Zaenal (29).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/16/Basarnas-Cilacap-lakukan-pencarian-kapal-nelayan-yang-hilang-kontak-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Basarnas Cilacap lakukan pencarian kapal nelayan yang hilang kontak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/16/Basarnas-Cilacap-lakukan-pencarian-kapal-nelayan-yang-hilang-kontak-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Basarnas Cilacap lakukan pencarian kapal nelayan yang hilang kontak]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
